Wanda Hamidah Akhirnya Berlayar ke Gaza: Kita Akan Mematahkan Blokade Zionis Israel

Rabu, 17 September 2025 - 16:00 WIB
loading...
Wanda Hamidah Akhirnya...
Aktris Wanda Hamidah akhirnya dapat berlayar menuju Gaza, Palestina, untuk menjalankan misi kemanusiaan. Ia berangkat dari Tunisia bersama sejumlah relawan. Foto/Instagram @wandahamidahbsa
A A A
JAKARTA - Aktris Wanda Hamidah akhirnya dapat berlayar menuju Gaza, Palestina, untuk menjalankan misi kemanusiaan. Ia berangkat dari Tunisia bersama sejumlah relawan dan aktivis lainnya dengan menggunakan kapal yang telah dipersiapkan.

Melalui sebuah video yang diunggah di Instagram, Wanda Hamidah menegaskan bahwa keberangkatan mereka ke Gaza bukanlah perjalanan biasa. Ia bersama aktivis lainnya menyadari risiko besar yang menanti, namun tetap bertekad melanjutkan perjalanan berbahaya ini.

Wanda menegaskan bahwa langkah tersebut bukan sekadar aksi simbolis. Melainkan misi nyata demi membantu rakyat Palestina yang masih terblokade oleh Israel.

Wanda Hamidah Akhirnya Berlayar ke Gaza: Kita Akan Mematahkan Blokade Zionis Israel

Foto/Instagram @wandahamidahbsa

Baca Juga: Wanda Hamidah Kesulitan Cari Kapal untuk ke Gaza, Kini Tertahan di Tunisia

Pesan Wanda Hamidah kepada Publik



Wanda tampak berdiri di pelabuhan Tunisia dengan latar sebuah kapal bercat putih yang akan digunakan untuk berlayar menuju Gaza. Kapal tersebut terlihat kokoh dengan bendera Indonesia dan Palestina yang berkibar sebagai penanda kesiapan perjalanan kemanusiaan itu.

Artis 47 tahun tersebut kemudian menyampaikan seruan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa dirinya bersama rombongan aktivis siap berlayar menuju Gaza dengan tujuan mematahkan blokade Zionis Israel sekaligus menggugah kesunyian dunia internasional atas penderitaan rakyat Palestina.

"Indonesia, kami akan berangkat ke Gaza! Untuk mematahkan blokade Zionis Israel dan untuk memecah kesunyian kalian," kata Wanda dikutip dari Instagram @wandahamidahbsa, Rabu (17/9/2025).

Tantangan di Tengah Konflik


Dalam keterangan sebelumnya, mantan anggota DPR itu memaparkan tantangan besar yang tengah ia hadapi bersama aktivis dari berbagai negara dalam misi menuju Gaza. Perjalanan mereka bersama Global Sumut Flotilla sempat terhenti di Tunisia lantaran sulit memperoleh kapal yang layak untuk menembus jalur laut berbahaya menuju Palestina.

Wanda menegaskan bahwa mencari kapal ke Gaza bukanlah perkara sederhana. Hambatan tersebut membuat rombongan harus menunggu lebih lama di Tunisia, padahal kebutuhan bantuan di Gaza semakin mendesak dari hari ke hari.

Baca Juga: Wanda Hamidah dan Ratusan Aktivis Tidur di Pelabuhan Tunisia, Misi ke Gaza Tertunda

Ia juga menekankan bahwa kapal yang dibutuhkan tidak bisa disamakan dengan transportasi laut pada umumnya. Risiko yang harus dihadapi begitu besar, sebab kapal yang digunakan berpotensi menjadi target serangan. Karena itu, tidak ada pihak yang bersedia meminjamkan kapal dengan risiko setinggi itu.

“Untuk disewa udah nggak mungkin karena risiko kapal ke Gaza akan menghadapi senjata-senjata tercanggih dari Amerika, dan senjata-senjata tercanggih. Nggak gampang nyari kapal yang kita tahu kapal itu akan menghadapi serangan-serangan biadab, zionis, Israel, plus Amerika. Sponsornya Amerika,” jelasnya.

“Siapa yang mau pinjemin kita kapal yang tahu bahwa kapal itu mungkin akan ditenggelamkan ditembak, dibom, dihancurkan. Nggak ada yang mau pinjemin. Jadi kamu bayangin kalau kamu sewa kapal aja udah nggak mungkin, ada orang yang mau nyewain kapal, mau dipakai buat apa? mau dipakai buat ke Gaza, tidak mungkin,” tambahnya.

Menurut Wanda, satu-satunya pilihan yang tersisa adalah membeli kapal sendiri. Namun, langkah tersebut juga tidak mudah karena harus melewati proses birokrasi yang panjang serta melibatkan banyak dokumen resmi yang memerlukan waktu lama untuk diselesaikan.

Selain persoalan administratif, kondisi fisik kapal yang tersedia di Tunisia juga menjadi kendala tambahan. Banyak kapal dalam keadaan rusak sehingga memerlukan perbaikan besar sebelum benar-benar bisa digunakan. Padahal, rute laut menuju Gaza harus melewati Laut Mediterania yang dikenal ganas dan penuh risiko.

Baca Juga: Wanda Hamidah Diteror Drone Israel, Rencana Berlayar ke Gaza Tertahan di Tunisa

Wanda memperkirakan, perjalanan laut dari Tunisia ke Gaza membutuhkan waktu sekitar enam hingga delapan hari sekali jalan. Jika harus pulang pergi, total durasi perjalanan bisa mencapai dua pekan. Karena itu, kapal yang benar-benar siap menjadi syarat mutlak agar tidak menimbulkan bahaya tambahan bagi para relawan.

“Jadi nggak mungkin kita mau pergi ke Gaza dengan kapal yang rusak, atau kapal yang seadanya aja. Karena perjalanan ke Gaza melalui Laut Mediterania, enam sampai delapan hari. Kamu bayangin kalau itu perjalanannya bolak-balik akan memakan waktu kurang lebih 15 hari. Jadi ini perjalanan jauh, boatnya nggak bisa asal-asalan," tuturnya.

Mantan istri Chico Hakim tersebut menggambarkan betapa berat perjuangan yang harus dihadapi para relawan bahkan sebelum sampai ke Gaza. Menurutnya, banyak orang tidak menyadari betapa kompleksnya tantangan yang mereka hadapi dalam misi kemanusiaan ini.

“Kalian nggak tahu betapa beratnya perjalanan menuju Gaza. Belum juga menuju Gaza, masih di Tunisia, ini udah berat banget, dan kalian nggak memahami betapa beratnya perjalanan ini,” tandasnya.

(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raisa Diduga Jalan Bareng...
Raisa Diduga Jalan Bareng Chef Asal Prancis di Tokyo, Netizen Bahas Finansial sang Pria
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Giorgio Antonio Minta...
Giorgio Antonio Minta Netizen Berhenti Hujat Sarwendah
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Tiara Andini dan Alshad...
Tiara Andini dan Alshad Ahmad Sama-sama di Los Angeles, Warganet Ramai Berspekulasi
Momen Celine Evangelista...
Momen Celine Evangelista Bimbing Anaknya Belajar Wudhu dan Salat Tuai Pujian Warganet
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Rekomendasi
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Berita Terkini
Kisah Unik Syifa Hadju,...
Kisah Unik Syifa Hadju, Afgan, Sheila Dara, dan Baskara di Balik Secangkir Kopi
Ditanya Gugatan Hak...
Ditanya Gugatan Hak Asuh Anak Usai Umrah, Ruben Onsu: Biar Pengacara yang Bicara
Bikin Momen Kumpul Keluarga...
Bikin Momen Kumpul Keluarga di Rumah Makin Seru dengan Inspirasi Kegiatan ala Shopee
Ruben Onsu Resmi Daftarkan...
Ruben Onsu Resmi Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak, Sidang Perdana 15 Juli 2026
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved