4 Alasan Bandara Subang Bisa Jadi Pilihan Cerdas saat Terbang ke Kuala Lumpur
Kamis, 18 September 2025 - 14:20 WIB
loading...
Bandara Kuala Lumpur International Airport masih menjadi pintu kedatangan udara utama bagi wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Kuala Lumpur, Malaysia. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Selama ini, Bandara Kuala Lumpur International Airport atau KLIA masih menjadi pintu kedatangan udara utama bagi sebagian besar wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Kuala Lumpur, Malaysia. Belum banyak yang mengetahui bahwa ada pilihan rute lain yang menawarkan akses lebih dekat ke pusat kota, yakni Bandara Sultan Abdul Aziz Shah, Subang. Selain lokasinya yang strategis, bandara ini juga memiliki nilai lebih lainnya seperti yang telah dirangkum oleh AirAsia MOVE kali ini.
Berbicara tentang liburan ke ibukota Malaysia, aplikasi AirAsia MOVE menghadirkan promo spesial untuk maskapai TransNusa. Nikmati diskon Rp200 ribu hingga akhir September 2025 untuk penerbangan ke Kuala Lumpur, melalui Bandara Subang (SZB) atau KLIA (KUL), sudah termasuk bagasi gratis 20 kg. Gunakan kode promo TRANSNUSA200 sebelum menyelesaikan transaksi.
Country Head MOVE Indonesia, Arbi Wienandar menjelaskan, “Arus perjalanan antara Indonesia dan Malaysia terus menunjukkan tren yang tinggi, baik untuk tujuan bisnis maupun wisata. Di samping bandara KLIA, banyak yang belum menyadari Bandara Subang juga bisa menjadi opsi pintu kedatangan yang strategis ke pusat kota Kuala Lumpur. Dengan promo eksklusif penerbangan TransNusa, kami ingin menghadirkan perspektif baru bagi para business traveler dan wisatawan yang mengutamakan produktivitas selama perjalanan.”
Sementara itu, Direktur Utama TransNusa, Bayu Sutanto turut menanggapi positif terkait inisiatif program stimulus dari AirAsia MOVE ini. “TransNusa selalu berkomitmen menghadirkan pilihan perjalanan yang lebih fleksibel dan nyaman bagi para penumpang. Kehadiran opsi penerbangan menuju Bandara Subang menjadi nilai tambah, khususnya bagi mereka yang memprioritaskan efisiensi waktu. Melalui kolaborasi bersama AirAsia MOVE, kami berharap semakin banyak masyarakat Indonesia dapat menikmati pengalaman terbang yang praktis, hemat, sekaligus menyenangkan bersama TransNusa.”
Sebelumnya, data pariwisata Malaysia periode Januari–April 2025 mencatat Indonesia sebagai negara asal wisatawan internasional terbesar kedua, dengan kunjungan mencapai lebih dari 1,4 juta orang. Secara keseluruhan, bandara KLIA dan KLIA2 masih menjadi pintu masuk udara utama di antara bandara lainnya.
Berbicara tentang liburan ke ibukota Malaysia, aplikasi AirAsia MOVE menghadirkan promo spesial untuk maskapai TransNusa. Nikmati diskon Rp200 ribu hingga akhir September 2025 untuk penerbangan ke Kuala Lumpur, melalui Bandara Subang (SZB) atau KLIA (KUL), sudah termasuk bagasi gratis 20 kg. Gunakan kode promo TRANSNUSA200 sebelum menyelesaikan transaksi.
Country Head MOVE Indonesia, Arbi Wienandar menjelaskan, “Arus perjalanan antara Indonesia dan Malaysia terus menunjukkan tren yang tinggi, baik untuk tujuan bisnis maupun wisata. Di samping bandara KLIA, banyak yang belum menyadari Bandara Subang juga bisa menjadi opsi pintu kedatangan yang strategis ke pusat kota Kuala Lumpur. Dengan promo eksklusif penerbangan TransNusa, kami ingin menghadirkan perspektif baru bagi para business traveler dan wisatawan yang mengutamakan produktivitas selama perjalanan.”
Sementara itu, Direktur Utama TransNusa, Bayu Sutanto turut menanggapi positif terkait inisiatif program stimulus dari AirAsia MOVE ini. “TransNusa selalu berkomitmen menghadirkan pilihan perjalanan yang lebih fleksibel dan nyaman bagi para penumpang. Kehadiran opsi penerbangan menuju Bandara Subang menjadi nilai tambah, khususnya bagi mereka yang memprioritaskan efisiensi waktu. Melalui kolaborasi bersama AirAsia MOVE, kami berharap semakin banyak masyarakat Indonesia dapat menikmati pengalaman terbang yang praktis, hemat, sekaligus menyenangkan bersama TransNusa.”
Sebelumnya, data pariwisata Malaysia periode Januari–April 2025 mencatat Indonesia sebagai negara asal wisatawan internasional terbesar kedua, dengan kunjungan mencapai lebih dari 1,4 juta orang. Secara keseluruhan, bandara KLIA dan KLIA2 masih menjadi pintu masuk udara utama di antara bandara lainnya.
Lihat Juga :