Pangeran Harry Berulah Lagi, Sindir William soal Kejujuran dalam Keluarga
Minggu, 21 September 2025 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Harry menekankan bahwa setiap ungkapan yang ia sampaikan kepada media memiliki tujuan untuk memberikan perspektif yang lebih seimbang terkait kehidupan pribadinya di dalam lingkaran kerajaan. Hal tersebut menjadi sorotan publik karena dinilai memperlebar jurang perbedaan dengan sang kakak yang kini berada di garis depan pewaris takhta Inggris.
“Saya tahu bahwa (berbicara) itu mengganggu sebagian orang dan itu bertentangan dengan narasi,” kata pangeran 41 tahun tersebut dilansir dari Geo TV, Minggu (21/9/2025).
Dalam wawancara dengan The Guardian, Harry menjelaskan bahwa memoarnya yang berjudul Spare dan serangkaian penampilannya di media bukanlah sekadar curahan pribadi, melainkan bentuk koreksi terhadap apa yang ia anggap sebagai narasi sepihak yang selama ini mendominasi publik.
Ia menilai, kisah yang berkembang di masyarakat hanya berpihak pada satu sudut pandang. Sehingga diperlukan klarifikasi dari dirinya sebagai pihak yang juga terlibat langsung. “Buku itu? Itu serangkaian koreksi terhadap cerita-cerita yang sudah ada. Satu sudut pandang sudah diungkapkan dan perlu dikoreksi,” jelasnya.
Baca Juga: Pangeran Harry-Meghan Markle Disebut Jelek-jelekkan William-Kate Middleton dengan Kata Kejam
Lebih lanjut, suami Meghan Markle tersebut menolak anggapan bahwa dirinya membuka aib keluarga kerajaan demi kepentingan pribadi. Ia menegaskan bahwa tindakannya dilakukan dengan pertimbangan matang dan dilandasi rasa tanggung jawab moral.
“Saya tahu bahwa (berbicara) itu mengganggu sebagian orang dan itu bertentangan dengan narasi,” kata pangeran 41 tahun tersebut dilansir dari Geo TV, Minggu (21/9/2025).
Klarifikasi Memoar Spare
Dalam wawancara dengan The Guardian, Harry menjelaskan bahwa memoarnya yang berjudul Spare dan serangkaian penampilannya di media bukanlah sekadar curahan pribadi, melainkan bentuk koreksi terhadap apa yang ia anggap sebagai narasi sepihak yang selama ini mendominasi publik.
Ia menilai, kisah yang berkembang di masyarakat hanya berpihak pada satu sudut pandang. Sehingga diperlukan klarifikasi dari dirinya sebagai pihak yang juga terlibat langsung. “Buku itu? Itu serangkaian koreksi terhadap cerita-cerita yang sudah ada. Satu sudut pandang sudah diungkapkan dan perlu dikoreksi,” jelasnya.
Baca Juga: Pangeran Harry-Meghan Markle Disebut Jelek-jelekkan William-Kate Middleton dengan Kata Kejam
Lebih lanjut, suami Meghan Markle tersebut menolak anggapan bahwa dirinya membuka aib keluarga kerajaan demi kepentingan pribadi. Ia menegaskan bahwa tindakannya dilakukan dengan pertimbangan matang dan dilandasi rasa tanggung jawab moral.
Lihat Juga :