Raja Charles III Lebih Dekat ke Pangeran Harry, Disebut Bosan dengan William
Rabu, 24 September 2025 - 13:20 WIB
loading...
A
A
A
"Bukan rahasia lagi bahwa Charles sangat merindukan putranya yang hilang, yang di masa lalu selalu menjadi anak yang periang, riang, dan nakal dibandingkan dengan William yang lebih sombong dan bergaya Hanover," kata Brown.
Klaim ini menimbulkan spekulasi baru bahwa suami Ratu Camilla tersebut berharap bisa menyambut pangeran 41 tahun itu kembali ke lingkungan kerajaan, dengan catatan sang putra tidak lagi melontarkan kritik publik terhadap keluarga.
Meski sang raja tampak membuka pintu bagi suami Meghan Markle itu, situasinya berbeda dengan William. Pangeran Wales disebut masih menyimpan kemarahan mendalam terhadap adiknya. Ia menganggap keputusan ayah dua anak itu keluar dari keluarga kerajaan pada 2020 sebagai bentuk pengkhianatan, terutama setelah wawancara kontroversial dengan Oprah Winfrey dan rilis memoar Spare pada 2023.
Selain itu, laporan juga menyebut calon Raja Inggris selanjutnya itu tersinggung dengan agenda publik putra bungsu mendiang Putri Diana itu saat berkunjung ke Inggris. Kehadiran sang pangeran dalam acara amal, termasuk perjalanan kejutan ke Ukraina, mendapat sorotan media yang dinilai bisa mengaburkan citra dan kegiatan resmi William sendiri.
"Hal ini tentu saja membuat William marah," tulis Brown, merujuk pada kejenakaan Duke of Sussex baru-baru ini.
Baca Juga: Drama Mereda, Pangeran Harry Minta Maaf ke Raja Charles III dan Akui Banyak Salah
Para staf kerajaan kini dikabarkan khawatir bahwa pihak Harry bisa memanfaatkan isyarat kecil dari Charles sebagai tanda rekonsiliasi untuk kepentingan pribadi. Istana juga menegaskan tidak ada peluang bagi pangeran tersebut untuk kembali dengan peran setengah-setengah, yakni hidup di dalam tetapi tetap mengkritik dari luar.
Klaim ini menimbulkan spekulasi baru bahwa suami Ratu Camilla tersebut berharap bisa menyambut pangeran 41 tahun itu kembali ke lingkungan kerajaan, dengan catatan sang putra tidak lagi melontarkan kritik publik terhadap keluarga.
William Masih Menyimpan Kemarahan
Meski sang raja tampak membuka pintu bagi suami Meghan Markle itu, situasinya berbeda dengan William. Pangeran Wales disebut masih menyimpan kemarahan mendalam terhadap adiknya. Ia menganggap keputusan ayah dua anak itu keluar dari keluarga kerajaan pada 2020 sebagai bentuk pengkhianatan, terutama setelah wawancara kontroversial dengan Oprah Winfrey dan rilis memoar Spare pada 2023.
Selain itu, laporan juga menyebut calon Raja Inggris selanjutnya itu tersinggung dengan agenda publik putra bungsu mendiang Putri Diana itu saat berkunjung ke Inggris. Kehadiran sang pangeran dalam acara amal, termasuk perjalanan kejutan ke Ukraina, mendapat sorotan media yang dinilai bisa mengaburkan citra dan kegiatan resmi William sendiri.
"Hal ini tentu saja membuat William marah," tulis Brown, merujuk pada kejenakaan Duke of Sussex baru-baru ini.
Baca Juga: Drama Mereda, Pangeran Harry Minta Maaf ke Raja Charles III dan Akui Banyak Salah
Kekhawatiran Istana dan Peran Harry di Masa Depan
Para staf kerajaan kini dikabarkan khawatir bahwa pihak Harry bisa memanfaatkan isyarat kecil dari Charles sebagai tanda rekonsiliasi untuk kepentingan pribadi. Istana juga menegaskan tidak ada peluang bagi pangeran tersebut untuk kembali dengan peran setengah-setengah, yakni hidup di dalam tetapi tetap mengkritik dari luar.
Lihat Juga :