Bosku Cintaku, Drama Perkantoran Penuh Intrik Hadir di Vision+ dengan Format Microdrama
Jum'at, 26 September 2025 - 15:50 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Gavin juga menyoroti format microdrama yang digunakan dalam Bosku Cintaku. Menurutnya, konsep ini membawa inovasi baru bagi penonton Indonesia. Sebab, masyarakat Indonesia sudah tersihir oleh microdrama asal China.
"Itu kayak inovasi yang baru ya. Dari China lah ya, ini beracun. Jadi untuk sekarang, orang-orang itu nggak perlu download-download aplikasi-aplikasi yang gimana-gimana dulu," ucapnya.
Bagi Gavin, kemudahan mengakses tontonan lewat media sosial membuat drama ini bisa menjangkau lebih banyak orang.
"Udah bisa nonton film yang bagus gitu kan. Kita buka sosial media aja, langsung bisa muncul drama-drama singkat ini. Terus nggak perlu ke bioskop lagi, udah bisa nonton dari HP aja," katanya.
Selain itu, format vertikal dianggap lebih sesuai dengan kebiasaan masyarakat saat ini. Mengingat saat ini ponsel pintar tak pernah lepas dari genggaman masyarakat Indonesia di kehidupan sehari-hari.
"Karena ini sistemnya kan vertical, jadi lebih nyaman. Orang kan sekarang nge-scroll-nge-scroll itu kayak dulu cuma main sosial media, sekarang udah bisa sambil nonton film. Jadi, ini inovasi yang oke banget, harus kita perbaiki terus biar jadi sebuah inovasi yang lebih bagus," kata Gavin.
Baca Juga: Nonton Microdrama Luka sang Penguasa, Drama Aksi Penuh Darah, Pengkhianatan, dan Balas Dendam di VISION+
"Itu kayak inovasi yang baru ya. Dari China lah ya, ini beracun. Jadi untuk sekarang, orang-orang itu nggak perlu download-download aplikasi-aplikasi yang gimana-gimana dulu," ucapnya.
Bagi Gavin, kemudahan mengakses tontonan lewat media sosial membuat drama ini bisa menjangkau lebih banyak orang.
"Udah bisa nonton film yang bagus gitu kan. Kita buka sosial media aja, langsung bisa muncul drama-drama singkat ini. Terus nggak perlu ke bioskop lagi, udah bisa nonton dari HP aja," katanya.
Selain itu, format vertikal dianggap lebih sesuai dengan kebiasaan masyarakat saat ini. Mengingat saat ini ponsel pintar tak pernah lepas dari genggaman masyarakat Indonesia di kehidupan sehari-hari.
"Karena ini sistemnya kan vertical, jadi lebih nyaman. Orang kan sekarang nge-scroll-nge-scroll itu kayak dulu cuma main sosial media, sekarang udah bisa sambil nonton film. Jadi, ini inovasi yang oke banget, harus kita perbaiki terus biar jadi sebuah inovasi yang lebih bagus," kata Gavin.
Baca Juga: Nonton Microdrama Luka sang Penguasa, Drama Aksi Penuh Darah, Pengkhianatan, dan Balas Dendam di VISION+
Lihat Juga :