Bosku Cintaku, Drama Perkantoran Penuh Intrik Hadir di Vision+ dengan Format Microdrama
Jum'at, 26 September 2025 - 15:50 WIB
loading...
Aktris Balqiz Carolien menjadi pemeran di Bosku Cintaku Vision+ dengan format microdrama. (Foto/Fadli Ramadan)
A
A
A
JAKARTA - Industri hiburan Indonesia terus berkembang mengikuti tren konsumsi konten masyarakat. Tak hanya film layar lebar dan serial televisi, drama singkat berformat video vertikal kini juga semakin diminati.
Melihat tren tersebut, Vision+ menghadirkan drama terbaru berjudul Bosku Cintaku, yang mengisahkan kehidupan perkantoran penuh intrik, dibalut dengan kisah cinta.
Aktor Gavin Enricko yang memerankan tokoh Harley menggambarkan karakternya sebagai sosok penuh ambisi, sekaligus pemimpin yang dihormati dan disukai oleh para karyawannya.
"Aku berperan sebagai Harley. Harley ini orangnya di depan karyawannya baik. Tapi, dia punya ambisi yang sangat besar untuk merebut posisi CEO. Jadi, dia manipulatif lah. Untuk mengumpulkan pasukan, dia harus pura-pura baik dulu ke karyawan-karyawan yang baik," kata Gavin.
Baca Juga: Masih Jomblo di Umur 27, Kisah Maya Hadir Coming Soon di VISION+ Originals Still Single
Menurut Gavin, drama ini tidak hanya menampilkan kehidupan kantor biasa, namun juga menggambarkan bagaimana perebutan kekuasaan bisa terjadi dalam sebuah organisasi.
"Secara keseluruhan, ini menceritakan tentang kehidupan perkantoran. Ada sikut-sikutan lah antara pemimpin-pemimpin organisasi ini. Jadi, si Harley ini dia iri sama si pemerintah Daniel. Makanya, dia ingin merebut lagi posisi CEO ini. Tapi di balik itu ada kisah-kisah cintanya, lucu-lucunya," ujarnya.
Lebih lanjut, Gavin juga menyoroti format microdrama yang digunakan dalam Bosku Cintaku. Menurutnya, konsep ini membawa inovasi baru bagi penonton Indonesia. Sebab, masyarakat Indonesia sudah tersihir oleh microdrama asal China.
"Itu kayak inovasi yang baru ya. Dari China lah ya, ini beracun. Jadi untuk sekarang, orang-orang itu nggak perlu download-download aplikasi-aplikasi yang gimana-gimana dulu," ucapnya.
Bagi Gavin, kemudahan mengakses tontonan lewat media sosial membuat drama ini bisa menjangkau lebih banyak orang.
"Udah bisa nonton film yang bagus gitu kan. Kita buka sosial media aja, langsung bisa muncul drama-drama singkat ini. Terus nggak perlu ke bioskop lagi, udah bisa nonton dari HP aja," katanya.
Selain itu, format vertikal dianggap lebih sesuai dengan kebiasaan masyarakat saat ini. Mengingat saat ini ponsel pintar tak pernah lepas dari genggaman masyarakat Indonesia di kehidupan sehari-hari.
"Karena ini sistemnya kan vertical, jadi lebih nyaman. Orang kan sekarang nge-scroll-nge-scroll itu kayak dulu cuma main sosial media, sekarang udah bisa sambil nonton film. Jadi, ini inovasi yang oke banget, harus kita perbaiki terus biar jadi sebuah inovasi yang lebih bagus," kata Gavin.
Baca Juga: Nonton Microdrama Luka sang Penguasa, Drama Aksi Penuh Darah, Pengkhianatan, dan Balas Dendam di VISION+
Aktris Balqiz Carolien, yang memerankan karakter Riska, juga memiliki pandangan serupa. Memerankan karakter yang merupakan sosok pekerja keras yang punya beban tanggung jawab besar, memberikan tantangan tersendiri.
Riska ini tulang punggung keluarga, anaknya baik, rajin juga, tanggung jawab. Bosku Cintaku ini bercerita tentang perusahaan gitu, jadi si Riska ini tuh anak dari Bandung, dia tulang punggung keluarganya. Dia bekerja di Jakarta, terus dia itu kayak ketemu dengan pemiliknya yang emang dia sudah ngefans banget," ungkapnya.
Menurut Carolien, drama ini juga menghadirkan bumbu romansa yang segar. Sebab, sosok Riska merupakan seorang penggemar dari Harley, pemimpin perusahaan tempatnya bekerja yang juga seorang influencer.
Mengenai tren microdrama, Carolien melihatnya sebagai terobosan positif. Terlebih Vision+ merupakan platform yang cukup besar di Indonesia.
"Menurut aku (microdrama) menarik sih ya, karena lebih gampang diakses. Jadi, kayak kemana aja tuh bisa nonton, lagi nggak ada kerjaan kita bisa nonton. Kalau dulu kan kita harus nonton TV, agak repot kan, kalau sekarang jadi lebih memudahkan kita," tuturnya.
Ia berharap drama ini bisa diterima luas oleh penonton Indonesia. Sebab, ini juga sesuai dengan cerita kehidupan perkantoran yang ada di Indonesia.
"Tentunya (harapannya) banyak yang nonton, banyak yang suka juga. Jadi jangan lupa Bosku Cintaku di Vision+," kata Carolien.
Melihat tren tersebut, Vision+ menghadirkan drama terbaru berjudul Bosku Cintaku, yang mengisahkan kehidupan perkantoran penuh intrik, dibalut dengan kisah cinta.
Aktor Gavin Enricko yang memerankan tokoh Harley menggambarkan karakternya sebagai sosok penuh ambisi, sekaligus pemimpin yang dihormati dan disukai oleh para karyawannya.
"Aku berperan sebagai Harley. Harley ini orangnya di depan karyawannya baik. Tapi, dia punya ambisi yang sangat besar untuk merebut posisi CEO. Jadi, dia manipulatif lah. Untuk mengumpulkan pasukan, dia harus pura-pura baik dulu ke karyawan-karyawan yang baik," kata Gavin.
Baca Juga: Masih Jomblo di Umur 27, Kisah Maya Hadir Coming Soon di VISION+ Originals Still Single
Menurut Gavin, drama ini tidak hanya menampilkan kehidupan kantor biasa, namun juga menggambarkan bagaimana perebutan kekuasaan bisa terjadi dalam sebuah organisasi.
"Secara keseluruhan, ini menceritakan tentang kehidupan perkantoran. Ada sikut-sikutan lah antara pemimpin-pemimpin organisasi ini. Jadi, si Harley ini dia iri sama si pemerintah Daniel. Makanya, dia ingin merebut lagi posisi CEO ini. Tapi di balik itu ada kisah-kisah cintanya, lucu-lucunya," ujarnya.
Lebih lanjut, Gavin juga menyoroti format microdrama yang digunakan dalam Bosku Cintaku. Menurutnya, konsep ini membawa inovasi baru bagi penonton Indonesia. Sebab, masyarakat Indonesia sudah tersihir oleh microdrama asal China.
"Itu kayak inovasi yang baru ya. Dari China lah ya, ini beracun. Jadi untuk sekarang, orang-orang itu nggak perlu download-download aplikasi-aplikasi yang gimana-gimana dulu," ucapnya.
Bagi Gavin, kemudahan mengakses tontonan lewat media sosial membuat drama ini bisa menjangkau lebih banyak orang.
"Udah bisa nonton film yang bagus gitu kan. Kita buka sosial media aja, langsung bisa muncul drama-drama singkat ini. Terus nggak perlu ke bioskop lagi, udah bisa nonton dari HP aja," katanya.
Selain itu, format vertikal dianggap lebih sesuai dengan kebiasaan masyarakat saat ini. Mengingat saat ini ponsel pintar tak pernah lepas dari genggaman masyarakat Indonesia di kehidupan sehari-hari.
"Karena ini sistemnya kan vertical, jadi lebih nyaman. Orang kan sekarang nge-scroll-nge-scroll itu kayak dulu cuma main sosial media, sekarang udah bisa sambil nonton film. Jadi, ini inovasi yang oke banget, harus kita perbaiki terus biar jadi sebuah inovasi yang lebih bagus," kata Gavin.
Baca Juga: Nonton Microdrama Luka sang Penguasa, Drama Aksi Penuh Darah, Pengkhianatan, dan Balas Dendam di VISION+
Aktris Balqiz Carolien, yang memerankan karakter Riska, juga memiliki pandangan serupa. Memerankan karakter yang merupakan sosok pekerja keras yang punya beban tanggung jawab besar, memberikan tantangan tersendiri.
Riska ini tulang punggung keluarga, anaknya baik, rajin juga, tanggung jawab. Bosku Cintaku ini bercerita tentang perusahaan gitu, jadi si Riska ini tuh anak dari Bandung, dia tulang punggung keluarganya. Dia bekerja di Jakarta, terus dia itu kayak ketemu dengan pemiliknya yang emang dia sudah ngefans banget," ungkapnya.
Menurut Carolien, drama ini juga menghadirkan bumbu romansa yang segar. Sebab, sosok Riska merupakan seorang penggemar dari Harley, pemimpin perusahaan tempatnya bekerja yang juga seorang influencer.
Mengenai tren microdrama, Carolien melihatnya sebagai terobosan positif. Terlebih Vision+ merupakan platform yang cukup besar di Indonesia.
"Menurut aku (microdrama) menarik sih ya, karena lebih gampang diakses. Jadi, kayak kemana aja tuh bisa nonton, lagi nggak ada kerjaan kita bisa nonton. Kalau dulu kan kita harus nonton TV, agak repot kan, kalau sekarang jadi lebih memudahkan kita," tuturnya.
Ia berharap drama ini bisa diterima luas oleh penonton Indonesia. Sebab, ini juga sesuai dengan cerita kehidupan perkantoran yang ada di Indonesia.
"Tentunya (harapannya) banyak yang nonton, banyak yang suka juga. Jadi jangan lupa Bosku Cintaku di Vision+," kata Carolien.
(tty)
Lihat Juga :