Kimo Stamboel Akui Alami Kesulitan dan Tantangan ketika Hadirkan Film Janur Ireng
Senin, 29 September 2025 - 19:26 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
MD Pictures kembali menghadirkan film horor terbaru berjudul Janur Ireng, yang merupakan prekuel dari film sukses Sewu Dino (2023).
Film yang disutradarai oleh Kimo Stamboel ini diadaptasi dari novel horor karya Simple Man dengan judul yang sama. Janur Ireng dipastikan akan menghadirkan pengalaman horor yang lebih mendalam dan lebih menegangkan dibandingkan pendahulunya.
Kerjasama Kimo dan MD menggarap film hasil adaptasi novel karya SimpleMan ini pun makin menunjukkan keharmonisan dan kecocokan diantara keduanya dalam menyuguhkan film horor yang menegangkan dan punya kualitas serta value dari horor lokal pada umumnya.
Meski begitu, Sutradara Kimo Stamboel mengaku semakin mendapatkan tantangan besar yang dihadapinya alam menggarap film horor Janur Ireng. Diakui Kimo, novel yang merupakan sumber dari cerita dalam film tersebut punya alur cerita luas dan kompleks.
Oleh karenanya, proses penyusunan naskah hingga visualisasi bukanlah perkara mudah.Dia bersama tim harus menyeleksi bagian-bagian penting agar cerita tetap utuh, tapi tetap bisa diterima penonton.
Film yang disutradarai oleh Kimo Stamboel ini diadaptasi dari novel horor karya Simple Man dengan judul yang sama. Janur Ireng dipastikan akan menghadirkan pengalaman horor yang lebih mendalam dan lebih menegangkan dibandingkan pendahulunya.
Kerjasama Kimo dan MD menggarap film hasil adaptasi novel karya SimpleMan ini pun makin menunjukkan keharmonisan dan kecocokan diantara keduanya dalam menyuguhkan film horor yang menegangkan dan punya kualitas serta value dari horor lokal pada umumnya.
Meski begitu, Sutradara Kimo Stamboel mengaku semakin mendapatkan tantangan besar yang dihadapinya alam menggarap film horor Janur Ireng. Diakui Kimo, novel yang merupakan sumber dari cerita dalam film tersebut punya alur cerita luas dan kompleks.
Oleh karenanya, proses penyusunan naskah hingga visualisasi bukanlah perkara mudah.Dia bersama tim harus menyeleksi bagian-bagian penting agar cerita tetap utuh, tapi tetap bisa diterima penonton.
Lihat Juga :