MBG-Swasta di Sekolah Khusus Banten Kini Diperkuat Command Center AI YIPB, Grab-OVO
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Maya Miranda Ambarsari, Ketua Pembina YIPB, menambahkan, “Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa gotong-royong pihak swasta serta pemanfaatan teknologi dan ekosistem digital dapat didorong pemerintah untuk menunjang program-program strategis nasional di bidang gizi dan ketahanan pangan. Kehadiran inisiatif MBG Swasta ini kiranya dapat dipertimbangkan sebagai salah satu model pelengkap MBG yang telah diterapkan selama ini oleh pemerintah dan bisa direplikasi di berbagai program bantuan sosial lainnya di Indonesia. Ini adalah bentuk komitmen jangka panjang kami untuk membantu menciptakan masa depan yang lebih sehat bagi anak-anak Indonesia yang berkebutuhan khusus. Melalui pemanfaatan teknologi dan prosedur pengawasan yang terus kami evaluasi dan perketat, kami bismillah selalu berupaya memastikan proses distribusi makanan berjalan transparan, aman, dan mendukung keberlangsungan UMKM lokal dan kantin sekolah di sekitar lokasi program,” tutup Maya.
Chief Executive Officer, Grab Indonesia, Neneng Goenadi menerangkan bahwa, “Program MBG ini dirancang dengan tiga pilar utama. Pertama, pemanfaatan teknologi untuk proses yang lebih mudah dan transparan dengan membangun sistem distribusi makanan bergizi yang efisien dan real-time melalui aplikasi dan teknologi Grab. Kedua, penerapan protokol standar keamanan, kebersihan, dan gizi makanan berdasarkan rekomendasi ahli gizi dan Dinas Kesehatan setempat dengan mengacu pada standar Badan Gizi Nasional. Serta, pemanfaatan command center berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memantau secara real-time proses dan protokol penyediaan makanan. Dan pilar terakhir, pemberdayaan mitra UMKM dan kantin sekolah untuk menciptakan dampak ekonomi yang positif secara langsung di level ekonomi lokal.”
Selain pengurus YIPB, kegiatan ini turut dihadiri oleh Karaniya Dharmasaputra selaku Presiden Direktur OVO dan Kertapradana selaku Director, ID Commercial, Strategic Partnership & Multimoda, Grab Indonesia. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya YIPB dan Grab-OVO dalam mengevaluasi dan memperketat semua prosedur dan standar gizi program MBG Swasta sebagai inisiatif pihak swasta dalam mendukung program MBG pemerintah.
Chief Executive Officer, Grab Indonesia, Neneng Goenadi menerangkan bahwa, “Program MBG ini dirancang dengan tiga pilar utama. Pertama, pemanfaatan teknologi untuk proses yang lebih mudah dan transparan dengan membangun sistem distribusi makanan bergizi yang efisien dan real-time melalui aplikasi dan teknologi Grab. Kedua, penerapan protokol standar keamanan, kebersihan, dan gizi makanan berdasarkan rekomendasi ahli gizi dan Dinas Kesehatan setempat dengan mengacu pada standar Badan Gizi Nasional. Serta, pemanfaatan command center berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memantau secara real-time proses dan protokol penyediaan makanan. Dan pilar terakhir, pemberdayaan mitra UMKM dan kantin sekolah untuk menciptakan dampak ekonomi yang positif secara langsung di level ekonomi lokal.”
Selain pengurus YIPB, kegiatan ini turut dihadiri oleh Karaniya Dharmasaputra selaku Presiden Direktur OVO dan Kertapradana selaku Director, ID Commercial, Strategic Partnership & Multimoda, Grab Indonesia. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya YIPB dan Grab-OVO dalam mengevaluasi dan memperketat semua prosedur dan standar gizi program MBG Swasta sebagai inisiatif pihak swasta dalam mendukung program MBG pemerintah.
(dra)
Lihat Juga :