Harapan untuk Pasien, RSCM Hadirkan Layanan Transplantasi Ginjal Sesuai Protokol Kebiasaan Baru
Minggu, 13 September 2020 - 08:58 WIB
loading...
A
A
A
"Departemen Urologi FKUI-RSCM melakukan beberapa penelitian sebagai upaya mengetahui dampak pandemi terhadap kegiatan pelayanan dan pendidikan. Hasil penelitian tersebut menjadi dasar kebijakan program kerja Departemen Urologi. Diharapkan, di era pandemi COVID-19, Departemen Urologi FKUIRSCM mampu terus berkontribusi dalam menciptakan penelitian kedokteran yang aplikatif dan inovatif, terutama perihal dampak COVID-19 terhadap sistem urogenital,” papar dr. Irfan.
Hingga Juni 2020, angka transplantasi ginjal secara kumulatif di pusat-pusat transplantasi ginjal di 12 kota se-Indonesia mencapai 913 prosedur. Bila dibandingkan dengan data tahun 2017, terdapat peningkatan sebesar 284 prosedur yang dicapai dalam 3 tahun terakhir. Hal ini menandakan prosedur transplantasi ginjal sudah diterima oleh masyarakat Indonesia sebagai terapi penyakit ginjal tahap akhir, selain metode cuci darah (hemodialisis atau peritoneal dialysis).
"Salah satu faktor yang mendukung fakta ini adalah tingkat keberhasilan transplantasi ginjal di Indonesia yang cukup komparatif dengan negara-negara maju," ujar Dr. dr. Nur Rasyid, SpU (K), Pokja Transplantasi Ginjal RSCM. (Baca Juga: Lindungi Penderita Demensia dari Covid-19 )
Berdasarkan studi Wang dan kawan-kawan, angka kesintasan (survival rate) organ donor pasien transplantasi ginjal oleh donor hidup dalam 1 tahun di Amerika Serikat, Kanada, New Zealand, dan Eropa lebih dari 95%. Sementara di Indonesia, berdasarkan penelitian yang dilakukan di RSCM, angka kesintasan organ donor dalam 1 tahun pascatransplantasi adalah
92%, dan 3 tahun pascatransplantasi 90,6%.
Secara umum, transplantasi ginjal merupakan metode terbaik. Dengan adanya ginjal sehat yang didapat dari donor, maka fungsi ginjal untuk pengeluaran zat sisa, racun, maupun cairan menjadi normal. Kualitas hidup pasien pun dapat meningkat dan bisa beraktivitas normal seperti sebelum mengalami penyakit ginjal.
Hingga Juni 2020, angka transplantasi ginjal secara kumulatif di pusat-pusat transplantasi ginjal di 12 kota se-Indonesia mencapai 913 prosedur. Bila dibandingkan dengan data tahun 2017, terdapat peningkatan sebesar 284 prosedur yang dicapai dalam 3 tahun terakhir. Hal ini menandakan prosedur transplantasi ginjal sudah diterima oleh masyarakat Indonesia sebagai terapi penyakit ginjal tahap akhir, selain metode cuci darah (hemodialisis atau peritoneal dialysis).
"Salah satu faktor yang mendukung fakta ini adalah tingkat keberhasilan transplantasi ginjal di Indonesia yang cukup komparatif dengan negara-negara maju," ujar Dr. dr. Nur Rasyid, SpU (K), Pokja Transplantasi Ginjal RSCM. (Baca Juga: Lindungi Penderita Demensia dari Covid-19 )
Berdasarkan studi Wang dan kawan-kawan, angka kesintasan (survival rate) organ donor pasien transplantasi ginjal oleh donor hidup dalam 1 tahun di Amerika Serikat, Kanada, New Zealand, dan Eropa lebih dari 95%. Sementara di Indonesia, berdasarkan penelitian yang dilakukan di RSCM, angka kesintasan organ donor dalam 1 tahun pascatransplantasi adalah
92%, dan 3 tahun pascatransplantasi 90,6%.
Secara umum, transplantasi ginjal merupakan metode terbaik. Dengan adanya ginjal sehat yang didapat dari donor, maka fungsi ginjal untuk pengeluaran zat sisa, racun, maupun cairan menjadi normal. Kualitas hidup pasien pun dapat meningkat dan bisa beraktivitas normal seperti sebelum mengalami penyakit ginjal.
(tsa)
Lihat Juga :