Begini Cara Pangeran William Mempersiapkan George menjadi Raja
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 19:18 WIB
loading...
Pangeran William dan Pangeran George. Fot/InStyle
A
A
A
JAKARTA - Pangeran William saat ini udah mulai mempersiapkan dan membimbing Pangeran George menuju perannya di masa depan sebagai raja. Dalam percakapan yang menarik dengan Eugene Levy di Apple TV+, Pangeran Wales berbicara tentang bagaimana dia mulai mengadakan perubahan, belajar dari masa lalu, dan membentuk karakter putranya utuk menjadi pemimpin.
Dalam episode The Reluctant Traveler yang tayang pada 3 Oktober, William menjelaskan filosofinya tak hanya pada masa pemerintahannya, tetapi juga masa pemerintahan putranya. "Saya ingin menciptakan dunia di mana putra saya bangga dengan apa yang kami lakukan," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa visinya melampaui dirinya sendiri. "Sebuah dunia dan pekerjaan yang benar-benar berdampak positif bagi kehidupan orang-orang" ujarnya.
Baca Juga : Pangeran William Singgung Masa Lalu dengan Harry, Sebut Tak Ingin Anaknya Alami Hal yang Sama
William juga berbagi detail kecil tentang minat pribadi Pangeran George. Menurutnya, George menyukai sepak bola dan hoki. Ia juga mengungkapkan bahwa George jauh lebih kuat dalam sejarah daripada William sendiri.
Sekilas ini tidak hanya memanusiakan sang bangsawan muda, tetapi juga menyoroti keseimbangan yang dicapai William antara membesarkan anak normal dan mempersiapkannya untuk takdir yang luar biasa.
Levy kemudian bertanya apakah William akan memiliki perasaan yang sama jika putra sulungnya menjadi raja, mengingat Pangeran George berada di urutan kedua pewaris takhta setelah ayahnya.
Baca Juga : Raja Charles III Lebih Dekat ke Pangeran Harry, Disebut Bosan dengan William
"Itu pertanyaan yang menarik, dan pertanyaan yang besar. Karena ada banyak hal yang perlu dipikirkan. Tapi jelas, saya ingin menciptakan dunia di mana putra saya bangga dengan apa yang kami lakukan, dunia dan pekerjaan yang benar-benar berdampak lebih baik pada kehidupan orang-orang," kata William.
"Itu dengan syarat, saya harap kita tidak kembali ke beberapa praktik di masa lalu yang harus saya dan Harry jalani saat tumbuh dewasa dan saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk memastikan kita tidak mundur dalam situasi itu," lanjutnya.
Dalam episode The Reluctant Traveler yang tayang pada 3 Oktober, William menjelaskan filosofinya tak hanya pada masa pemerintahannya, tetapi juga masa pemerintahan putranya. "Saya ingin menciptakan dunia di mana putra saya bangga dengan apa yang kami lakukan," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa visinya melampaui dirinya sendiri. "Sebuah dunia dan pekerjaan yang benar-benar berdampak positif bagi kehidupan orang-orang" ujarnya.
Baca Juga : Pangeran William Singgung Masa Lalu dengan Harry, Sebut Tak Ingin Anaknya Alami Hal yang Sama
William juga berbagi detail kecil tentang minat pribadi Pangeran George. Menurutnya, George menyukai sepak bola dan hoki. Ia juga mengungkapkan bahwa George jauh lebih kuat dalam sejarah daripada William sendiri.
Sekilas ini tidak hanya memanusiakan sang bangsawan muda, tetapi juga menyoroti keseimbangan yang dicapai William antara membesarkan anak normal dan mempersiapkannya untuk takdir yang luar biasa.
Levy kemudian bertanya apakah William akan memiliki perasaan yang sama jika putra sulungnya menjadi raja, mengingat Pangeran George berada di urutan kedua pewaris takhta setelah ayahnya.
Baca Juga : Raja Charles III Lebih Dekat ke Pangeran Harry, Disebut Bosan dengan William
"Itu pertanyaan yang menarik, dan pertanyaan yang besar. Karena ada banyak hal yang perlu dipikirkan. Tapi jelas, saya ingin menciptakan dunia di mana putra saya bangga dengan apa yang kami lakukan, dunia dan pekerjaan yang benar-benar berdampak lebih baik pada kehidupan orang-orang," kata William.
"Itu dengan syarat, saya harap kita tidak kembali ke beberapa praktik di masa lalu yang harus saya dan Harry jalani saat tumbuh dewasa dan saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk memastikan kita tidak mundur dalam situasi itu," lanjutnya.
(wur)
Lihat Juga :