Gemari Tematik Hadirkan Solusi Metode Berhitung Cepat Praktis, Ga Ribet Tanpa Perlu Kalkulator
Senin, 06 Oktober 2025 - 11:30 WIB
loading...
Di era digital saat ini, pendidikan matematika menghadapi berbagai tantangan, mulai dari aksesibilitas hingga minat belajar siswa. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Di era digital saat ini, pendidikan matematika menghadapi berbagai tantangan, mulai dari aksesibilitas hingga minat belajar siswa. Gemari Tematik, sebuah platform les matematika online, berupaya mengatasi hal ini dengan menekankan proses belajar yang menyenangkan dan pembentukan sikap positif terhadap pelajaran tersebut.
Platform ini membedakan diri melalui tutor berpengalaman, metode pengajaran yang interaktif, serta keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak. Selain kelas reguler, Gemari Tematik menyediakan komunitas di mana orang tua dapat mengikuti sesi parenting dan topik terkait pengembangan diri.
"Kami fokus tidak hanya pada hasil akademik, tetapi juga pada bagaimana siswa menikmati proses belajar, sehingga matematika tidak lagi terasa sebagai beban," kata Ardi Wibowo, CEO Gemari Tematik.
Ia menambahkan, "Metode kami dirancang agar menyenangkan dan terstruktur, dengan dukungan tutor yang akrab dengan siswa. Kami juga membangun hubungan dengan orang tua melalui komunitas, di mana mereka bisa berbagi pengalaman seputar pendidikan dan pengasuhan."
Untuk mendukung pembelajaran, Gemari Tematik berbagi konten edukasi, cerita kemajuan siswa, dan momen kelas melalui media sosial seperti Instagram @gemari_tematik1. Selain itu, platform ini menggelar kompetisi jarimatika untuk melatih keterampilan siswa, serta berkolaborasi dengan sekolah dalam program ekstrakurikuler hitung cepat. Detail lebih lanjut tersedia di situs gemaritematik.id.
Pendekatan online ini memungkinkan siswa dari berbagai wilayah mengakses materi berkualitas tanpa hambatan geografis. Metode pengajaran menggabungkan elemen modern seperti game digital dengan pendekatan tradisional, disesuaikan dengan kurikulum sekolah terkini.
"Kami menyesuaikan materi sesuai kebutuhan siswa, termasuk permintaan khusus. Untuk program hitung cepat, kami adaptasikan mulai dari usia pra-TK," jelas Ardi Wibowo.Teknologi memainkan peran penting dalam menyamakan akses pendidikan di seluruh Indonesia. "Kami memanfaatkan teknologi untuk memastikan setiap siswa mendapatkan pengalaman belajar yang setara," tambahnya.
Siswa di Gemari Tematik telah menunjukkan kemajuan, seperti peningkatan nilai, perbaikan peringkat kelas, dan rasa percaya diri yang lebih tinggi. Beberapa bahkan meraih prestasi di kompetisi nasional dan internasional. Metode jarimatika, yang menggunakan jari tangan untuk melatih fokus dan kecepatan, mendapat respons positif dari orang tua karena mendukung perkembangan motorik anak tanpa alat bantu.
Dalam menjaga kualitas, Gemari Tematik menerapkan proses seleksi tutor melalui microteaching dan evaluasi rutin. "Kami secara berkala melakukan diskusi dan pembaruan materi, termasuk persiapan ujian sesuai kurikulum nasional. Tutor juga dilatih dalam coaching untuk mendukung aspek mental siswa," ujar Indra Budi Setiawan, anggota tim quality analyst.
Ke depan, Gemari Tematik berencana memperluas programnya ke lebih banyak wilayah di Indonesia dan Asia melalui inisiatif baru. "Bagi kami, kenyamanan siswa dan keterlibatan orang tua tetap menjadi fokus utama, di samping pencapaian akademik," tutup Ardi Wibowo.
Platform ini membedakan diri melalui tutor berpengalaman, metode pengajaran yang interaktif, serta keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak. Selain kelas reguler, Gemari Tematik menyediakan komunitas di mana orang tua dapat mengikuti sesi parenting dan topik terkait pengembangan diri.
"Kami fokus tidak hanya pada hasil akademik, tetapi juga pada bagaimana siswa menikmati proses belajar, sehingga matematika tidak lagi terasa sebagai beban," kata Ardi Wibowo, CEO Gemari Tematik.
Ia menambahkan, "Metode kami dirancang agar menyenangkan dan terstruktur, dengan dukungan tutor yang akrab dengan siswa. Kami juga membangun hubungan dengan orang tua melalui komunitas, di mana mereka bisa berbagi pengalaman seputar pendidikan dan pengasuhan."
Untuk mendukung pembelajaran, Gemari Tematik berbagi konten edukasi, cerita kemajuan siswa, dan momen kelas melalui media sosial seperti Instagram @gemari_tematik1. Selain itu, platform ini menggelar kompetisi jarimatika untuk melatih keterampilan siswa, serta berkolaborasi dengan sekolah dalam program ekstrakurikuler hitung cepat. Detail lebih lanjut tersedia di situs gemaritematik.id.
Pendekatan online ini memungkinkan siswa dari berbagai wilayah mengakses materi berkualitas tanpa hambatan geografis. Metode pengajaran menggabungkan elemen modern seperti game digital dengan pendekatan tradisional, disesuaikan dengan kurikulum sekolah terkini.
"Kami menyesuaikan materi sesuai kebutuhan siswa, termasuk permintaan khusus. Untuk program hitung cepat, kami adaptasikan mulai dari usia pra-TK," jelas Ardi Wibowo.Teknologi memainkan peran penting dalam menyamakan akses pendidikan di seluruh Indonesia. "Kami memanfaatkan teknologi untuk memastikan setiap siswa mendapatkan pengalaman belajar yang setara," tambahnya.
Siswa di Gemari Tematik telah menunjukkan kemajuan, seperti peningkatan nilai, perbaikan peringkat kelas, dan rasa percaya diri yang lebih tinggi. Beberapa bahkan meraih prestasi di kompetisi nasional dan internasional. Metode jarimatika, yang menggunakan jari tangan untuk melatih fokus dan kecepatan, mendapat respons positif dari orang tua karena mendukung perkembangan motorik anak tanpa alat bantu.
Dalam menjaga kualitas, Gemari Tematik menerapkan proses seleksi tutor melalui microteaching dan evaluasi rutin. "Kami secara berkala melakukan diskusi dan pembaruan materi, termasuk persiapan ujian sesuai kurikulum nasional. Tutor juga dilatih dalam coaching untuk mendukung aspek mental siswa," ujar Indra Budi Setiawan, anggota tim quality analyst.
Ke depan, Gemari Tematik berencana memperluas programnya ke lebih banyak wilayah di Indonesia dan Asia melalui inisiatif baru. "Bagi kami, kenyamanan siswa dan keterlibatan orang tua tetap menjadi fokus utama, di samping pencapaian akademik," tutup Ardi Wibowo.
(dra)
Lihat Juga :