Pentingnya Transformasi Hijau di Sektor Pertambangan Melalui Inovasi dan Kolaborasi
Selasa, 07 Oktober 2025 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi publik tentang pertambangan berkelanjutan, PT Vale Indonesia Tbk bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan didukung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menggelar talkshow bertajuk “Sustainable Mining for The Future” pada 1 Oktober 2025 di Yogyakarta.
Acara ini mengusung tema “Building a Young Generation for Sustainable Mining through Innovation, Collaboration, and Good Mining Practices” sebagai bentuk ajakan bagi generasi muda untuk memahami dan berperan dalam transformasi industri ini.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Prof. Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc., Apt., Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, yang menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) di sektor pertambangan.
Forum ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk Bernardus Irmanto selaku CEO PT Vale Indonesia Tbk, Lilik Kurniawan dari Kementerian ESDM, serta Dr.Eng. Ir. Lucas Donny Setijadji dari Departemen Teknik Geologi UGM.
Dalam sesi diskusi, para narasumber menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat implementasi praktik pertambangan berkelanjutan. Pemerintah menekankan perlunya sistem informasi terbuka dan kebijakan One Map Policy untuk memastikan transparansi dan akurasi data wilayah tambang di seluruh Indonesia.
Sementara kalangan akademisi menilai bahwa penelitian dan inovasi di bidang teknologi hijau akan menjadi faktor penentu dalam mewujudkan industri yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Acara ini mengusung tema “Building a Young Generation for Sustainable Mining through Innovation, Collaboration, and Good Mining Practices” sebagai bentuk ajakan bagi generasi muda untuk memahami dan berperan dalam transformasi industri ini.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Prof. Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc., Apt., Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, yang menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) di sektor pertambangan.
Forum ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk Bernardus Irmanto selaku CEO PT Vale Indonesia Tbk, Lilik Kurniawan dari Kementerian ESDM, serta Dr.Eng. Ir. Lucas Donny Setijadji dari Departemen Teknik Geologi UGM.
Dalam sesi diskusi, para narasumber menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat implementasi praktik pertambangan berkelanjutan. Pemerintah menekankan perlunya sistem informasi terbuka dan kebijakan One Map Policy untuk memastikan transparansi dan akurasi data wilayah tambang di seluruh Indonesia.
Sementara kalangan akademisi menilai bahwa penelitian dan inovasi di bidang teknologi hijau akan menjadi faktor penentu dalam mewujudkan industri yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Lihat Juga :