Kisah Rumah Tangga Diteror Pelet Lintrik, Luna Maya: 'Teriakan Hati Seorang Istri' yang Relate dengan Kehidupan Nyata
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 19:50 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Aktris Luna Maya dan Yasmin Napper menjalani peran baru sebagai produser eksekutif film Sosok Ketiga: Lintrik. Keduanya kompak langsung tertarik dengan jalan cerita film garapan Fajar Nugros itu.
Film terbaru Leo Pictures berjudul Sosok Ketiga: Lintrik menjanjikan sebuah kisah rumah tangga yang dibalut dengan horor mencekam, mengambil inspirasi dari fenomena mistis khas budaya lokal Indonesia. Film ini berpusat pada kisah Andin (Adinda Thomas) yang mulai merasakan keanehan dan teror dalam pernikahannya yang baru berjalan enam bulan dengan Aryo (Wafda Saifan). Kecurigaan Andin terhadap perselingkuhan suaminya kian memburuk saat kejadian ganjil berbau mistis mulai mengacaukan kehidupannya.
Sebagai produser eksekutif, Luna Maya dan Yasmin rela menggelontorkan dana pribadinya. Luna dan Yasmin yakin, film ini bakal diminati banyak orang karena ceritanya yang dekat dengan kehidupan.
"Yang menarik bagi saya adalah pada saat nonton filmnya itu terasa seperti kita ada di kehidupan mereka gitu loh. Kalau kita lihat TikTok gitu ya, gitu tiba-tiba ada yang, 'Heh, pelakor!' gitu. Itu aku kayak langsung kayak, wah, ini apa ya, teriakan dari hati seorang istri sama kayak itu yang di TikTok-TikTok gitu loh. Jadi sangat relate banget dan itu yang menarik," kata Luna Maya disela sela perilisan poster dan trailer film Sosok Ketiga: Lintrik di XXI Metropole, kemarin.
"Latar belakang dari kejadian-kejadian ini tuh it feels so natural. Bukan cuma sekadar teror yang dipaksakan. Jadi memang, memang it's so real sehingga kita ngerasa kayak di-press juga," lanjutnya.
Hal serupa dirasakan Yasmin Napper. Kekasih Giorgino Abraham ini sebenarnya sudah ditawari produser Agung Saputra untuk bergabung dalam proyek lain, tapi baru di film ini Yasmin yakin menginvestasikan uang.
Sebenarnya Mas Agung itu udah ngajakin dari 'Bila Esok Ibu Tiada', terus kemarin 'Jalan Pulang'. Tapi karena ini baru pertama kali, aku harus berhati-hati. Waktu aku ngeliat pertama kali trailernya aku kayak, 'Wow, ini keren sih!'. Selama nonton bareng Mama berdua itu filmnya seru banget dan pas filmnya selesai, Mama bilang, 'Dek, Mama feeling sih, ini bagus banget'," kaya Yasmin.
Produser Agung Saputra menegaskan bahwa film ini lebih dari sekadar menjual ketakutan sesaat. "Sosok Ketiga: Lintrik bukan sekadar film horor, tapi bagian dari eksplorasi dari Fenomena yang berbau mistis di Indonesia tentang Lintrik, Rumah Tangga, trauma, kesepian, dan rasa kehilangan yang dibalut dengan atmosfer mistis yang mencekam. Ini adalah pengalaman sinematik yang kami persembahkan dengan sepenuh hati," ujar Agung Saputra.
Film Sosok Ketiga: Lintrik membawa premis yang sangat dekat dengan isu sosial, yakni perselingkuhan, namun diperburuk dengan sentuhan ilmu hitam. Sinopsis film ini menceritakan bahwa keanehan yang dirasakan Andin (Adinda Thomas) sejak enam bulan pernikahannya ternyata berakar dari dugaan bahwa suaminya, Aryo (Wafda Saifan), memiliki Wanita Idaman Lain (WIL). Kecurigaan ini bahkan sudah dirasakan oleh Pakde Bagyo (Nugie) dan adik Andin, Amara (Adzwa Aurel), yang mewarisi ilmu karuhunan.
Dugaan Andin dan keluarganya terbukti benar saat terungkap bahwa Aryo menjalin hubungan terlarang dengan Naura (Aulia Sarah), seorang wanita kaya di kota tempat mereka tinggal. Naura inilah yang menjadi sumber masalah utama, karena ia berupaya merebut Aryo sepenuhnya dari Andin dengan menggunakan ilmu pelet Lintrik, sebuah kekuatan mistis yang dikenal berbahaya dalam budaya lokal. Penggunaan Lintrik inilah yang menyeret Andin dan keluarganya ke dalam teror gaib tak berkesudahan, mempertaruhkan nasib rumah tangga mereka.
Pemilihan unsur Lintrik sebagai fokus mistis adalah keunggulan film ini, membedakannya dari film horor lain yang sering menggunakan entitas gaib yang lebih umum. Lintrik memberikan nuansa horor yang otentik dan terkait erat dengan kepercayaan lokal akan ilmu pelet dan perebutan kasih sayang. Film ini akan memberikan jawaban apakah Andin mampu menyelamatkan kehidupan rumah tangganya dari teror gaib dan perselingkuhan yang dibalut sihir hitam.
Penggarapan film Sosok Ketiga: Lintrik melibatkan sejumlah nama besar di industri perfilman Indonesia, menjamin kualitas produksi dan penyutradaraan yang matang. Film ini diproduseri oleh Agung Saputra, dengan executive producer yang diisi oleh dua aktris ternama, Luna Maya dan Yasmin Napper, menunjukkan adanya dukungan kuat dari talenta-talenta berpengaruh. Film ini dipercayakan kepada Fajar Nugros sebagai sutradara, dengan naskah yang ditulis oleh Fidya T Ariestya.
Kehadiran Fajar Nugros, yang dikenal memiliki track record yang baik dalam berbagai genre, memberikan harapan akan penyajian horor yang sinematik dan mendalam. Naskah yang digarap Fidya T Ariestya juga berfokus pada eksplorasi tema trauma, kesepian, dan rasa kehilangan yang dibalut dalam atmosfer mistis yang mencekam. Kombinasi ini menjadikan Sosok Ketiga: Lintrik sebagai film horor-drama yang menawarkan ketegangan psikologis yang kompleks.
Film Sosok Ketiga: Lintrik menceritakan intrik rumah tangga Andin (Adinda Thomas) dan Aryo (Wafda Saifan). Setelah menjalani pernikahan, ada perubahan sikap dalam diri Aryo. Ternyata, ia digoda perempuan bernama Andin (Aulia Sarah) yang bukan hanya memanfaatkan wajah cantik, tapi juga cara mistis, lintrik.
Awalnya, keanehan-keanehan dalam hubungan tersebut sudah dirasakan oleh Paklik Bagyo (Nugie), yang menaruh curiga pada pernikahan mereka yang terkesan terburu-buru. Firasat Paklik Bagyo diperkuat oleh Amara (Adzwa Aurel), adik Andin yang ternyata mewarisi kemampuan spiritual dari leluhurnya.
Film ini dibintangi oleh deretan aktor papan atas, termasuk Adinda Thomas, Aulia Sarah, Wafda Saifan, Atiqah Hasiholan, Nugie, Adzwa Aurel, Alifah Lubis, Saputra Kori, dan Kukuh Prasetyo Kudamai. Kehadiran para pemain ini menjamin kualitas akting yang kuat dalam membawakan karakter-karakter yang kompleks dan berjuang di bawah tekanan teror gaib dan konflik rumah tangga yang akan mulai tayang 6 November 2025
Film terbaru Leo Pictures berjudul Sosok Ketiga: Lintrik menjanjikan sebuah kisah rumah tangga yang dibalut dengan horor mencekam, mengambil inspirasi dari fenomena mistis khas budaya lokal Indonesia. Film ini berpusat pada kisah Andin (Adinda Thomas) yang mulai merasakan keanehan dan teror dalam pernikahannya yang baru berjalan enam bulan dengan Aryo (Wafda Saifan). Kecurigaan Andin terhadap perselingkuhan suaminya kian memburuk saat kejadian ganjil berbau mistis mulai mengacaukan kehidupannya.
Sebagai produser eksekutif, Luna Maya dan Yasmin rela menggelontorkan dana pribadinya. Luna dan Yasmin yakin, film ini bakal diminati banyak orang karena ceritanya yang dekat dengan kehidupan.
"Yang menarik bagi saya adalah pada saat nonton filmnya itu terasa seperti kita ada di kehidupan mereka gitu loh. Kalau kita lihat TikTok gitu ya, gitu tiba-tiba ada yang, 'Heh, pelakor!' gitu. Itu aku kayak langsung kayak, wah, ini apa ya, teriakan dari hati seorang istri sama kayak itu yang di TikTok-TikTok gitu loh. Jadi sangat relate banget dan itu yang menarik," kata Luna Maya disela sela perilisan poster dan trailer film Sosok Ketiga: Lintrik di XXI Metropole, kemarin.
"Latar belakang dari kejadian-kejadian ini tuh it feels so natural. Bukan cuma sekadar teror yang dipaksakan. Jadi memang, memang it's so real sehingga kita ngerasa kayak di-press juga," lanjutnya.
Hal serupa dirasakan Yasmin Napper. Kekasih Giorgino Abraham ini sebenarnya sudah ditawari produser Agung Saputra untuk bergabung dalam proyek lain, tapi baru di film ini Yasmin yakin menginvestasikan uang.
Sebenarnya Mas Agung itu udah ngajakin dari 'Bila Esok Ibu Tiada', terus kemarin 'Jalan Pulang'. Tapi karena ini baru pertama kali, aku harus berhati-hati. Waktu aku ngeliat pertama kali trailernya aku kayak, 'Wow, ini keren sih!'. Selama nonton bareng Mama berdua itu filmnya seru banget dan pas filmnya selesai, Mama bilang, 'Dek, Mama feeling sih, ini bagus banget'," kaya Yasmin.
Produser Agung Saputra menegaskan bahwa film ini lebih dari sekadar menjual ketakutan sesaat. "Sosok Ketiga: Lintrik bukan sekadar film horor, tapi bagian dari eksplorasi dari Fenomena yang berbau mistis di Indonesia tentang Lintrik, Rumah Tangga, trauma, kesepian, dan rasa kehilangan yang dibalut dengan atmosfer mistis yang mencekam. Ini adalah pengalaman sinematik yang kami persembahkan dengan sepenuh hati," ujar Agung Saputra.
Film Sosok Ketiga: Lintrik membawa premis yang sangat dekat dengan isu sosial, yakni perselingkuhan, namun diperburuk dengan sentuhan ilmu hitam. Sinopsis film ini menceritakan bahwa keanehan yang dirasakan Andin (Adinda Thomas) sejak enam bulan pernikahannya ternyata berakar dari dugaan bahwa suaminya, Aryo (Wafda Saifan), memiliki Wanita Idaman Lain (WIL). Kecurigaan ini bahkan sudah dirasakan oleh Pakde Bagyo (Nugie) dan adik Andin, Amara (Adzwa Aurel), yang mewarisi ilmu karuhunan.
Dugaan Andin dan keluarganya terbukti benar saat terungkap bahwa Aryo menjalin hubungan terlarang dengan Naura (Aulia Sarah), seorang wanita kaya di kota tempat mereka tinggal. Naura inilah yang menjadi sumber masalah utama, karena ia berupaya merebut Aryo sepenuhnya dari Andin dengan menggunakan ilmu pelet Lintrik, sebuah kekuatan mistis yang dikenal berbahaya dalam budaya lokal. Penggunaan Lintrik inilah yang menyeret Andin dan keluarganya ke dalam teror gaib tak berkesudahan, mempertaruhkan nasib rumah tangga mereka.
Pemilihan unsur Lintrik sebagai fokus mistis adalah keunggulan film ini, membedakannya dari film horor lain yang sering menggunakan entitas gaib yang lebih umum. Lintrik memberikan nuansa horor yang otentik dan terkait erat dengan kepercayaan lokal akan ilmu pelet dan perebutan kasih sayang. Film ini akan memberikan jawaban apakah Andin mampu menyelamatkan kehidupan rumah tangganya dari teror gaib dan perselingkuhan yang dibalut sihir hitam.
Penggarapan film Sosok Ketiga: Lintrik melibatkan sejumlah nama besar di industri perfilman Indonesia, menjamin kualitas produksi dan penyutradaraan yang matang. Film ini diproduseri oleh Agung Saputra, dengan executive producer yang diisi oleh dua aktris ternama, Luna Maya dan Yasmin Napper, menunjukkan adanya dukungan kuat dari talenta-talenta berpengaruh. Film ini dipercayakan kepada Fajar Nugros sebagai sutradara, dengan naskah yang ditulis oleh Fidya T Ariestya.
Kehadiran Fajar Nugros, yang dikenal memiliki track record yang baik dalam berbagai genre, memberikan harapan akan penyajian horor yang sinematik dan mendalam. Naskah yang digarap Fidya T Ariestya juga berfokus pada eksplorasi tema trauma, kesepian, dan rasa kehilangan yang dibalut dalam atmosfer mistis yang mencekam. Kombinasi ini menjadikan Sosok Ketiga: Lintrik sebagai film horor-drama yang menawarkan ketegangan psikologis yang kompleks.
Film Sosok Ketiga: Lintrik menceritakan intrik rumah tangga Andin (Adinda Thomas) dan Aryo (Wafda Saifan). Setelah menjalani pernikahan, ada perubahan sikap dalam diri Aryo. Ternyata, ia digoda perempuan bernama Andin (Aulia Sarah) yang bukan hanya memanfaatkan wajah cantik, tapi juga cara mistis, lintrik.
Awalnya, keanehan-keanehan dalam hubungan tersebut sudah dirasakan oleh Paklik Bagyo (Nugie), yang menaruh curiga pada pernikahan mereka yang terkesan terburu-buru. Firasat Paklik Bagyo diperkuat oleh Amara (Adzwa Aurel), adik Andin yang ternyata mewarisi kemampuan spiritual dari leluhurnya.
Film ini dibintangi oleh deretan aktor papan atas, termasuk Adinda Thomas, Aulia Sarah, Wafda Saifan, Atiqah Hasiholan, Nugie, Adzwa Aurel, Alifah Lubis, Saputra Kori, dan Kukuh Prasetyo Kudamai. Kehadiran para pemain ini menjamin kualitas akting yang kuat dalam membawakan karakter-karakter yang kompleks dan berjuang di bawah tekanan teror gaib dan konflik rumah tangga yang akan mulai tayang 6 November 2025
(unt)
Lihat Juga :