Willy-Leon Dozan Berlaga di Film Dosa Terakhir, Hadirkan Adegan Penuh Aksi dan Air Mata
Senin, 13 Oktober 2025 - 10:40 WIB
loading...
A
A
A
Proses syuting “Dosa Terakhir” berlangsung hanya dalam 10 hari di Tasikmalaya, Jawa Barat, kota yang dipilih karena karakter visualnya yang urban sekaligus dramatis.
"Kami ingin membuktikan bahwa dengan disiplin, visi kuat, dan kerja tim solid, film berkualitas bisa lahir meskipun dengan waktu produksi yang singkat. Energi para pemain luar biasa, terutama Willy dan Leon yang total di adegan laga maupun drama," kata Seno Vegaz
Soal kehadiran Willy dan Leon Dozan, Seno mengatakan dua aktor tersebut merupakan dua generasi yang berbeda. "Willy Dozan adalah simbol dedikasi dan disiplin di dunia film laga. Leon mewarisi semangat itu, tapi dengan pendekatan emosional yang lebih dalam. Pertemuan mereka di satu frame bukan cuma simbol ayah dan anak tapi juga simbol dua era perfilman action Indonesia yang bersatu,” ujarnya.
Film “Dosa Terakhir” menyampaikan pesan kuat bahwa setiap dosa menuntut balasan, dan pengampunan sejati selalu datang bersama pengorbanan besar. Lewat kisah Rama dan Dali, penonton diajak merenungkan bahwa cinta dan penyesalan sering berjalan berdampingan dan tidak semua orang sempat menebus dosanya sebelum terlambat. Film ini segera tayang di bioskop, menjadi aksi penebusan terakhir seorang ayah sekaligus warisan sinema laga Indonesia yang tak terlupakan.
"Kami ingin membuktikan bahwa dengan disiplin, visi kuat, dan kerja tim solid, film berkualitas bisa lahir meskipun dengan waktu produksi yang singkat. Energi para pemain luar biasa, terutama Willy dan Leon yang total di adegan laga maupun drama," kata Seno Vegaz
Soal kehadiran Willy dan Leon Dozan, Seno mengatakan dua aktor tersebut merupakan dua generasi yang berbeda. "Willy Dozan adalah simbol dedikasi dan disiplin di dunia film laga. Leon mewarisi semangat itu, tapi dengan pendekatan emosional yang lebih dalam. Pertemuan mereka di satu frame bukan cuma simbol ayah dan anak tapi juga simbol dua era perfilman action Indonesia yang bersatu,” ujarnya.
Film “Dosa Terakhir” menyampaikan pesan kuat bahwa setiap dosa menuntut balasan, dan pengampunan sejati selalu datang bersama pengorbanan besar. Lewat kisah Rama dan Dali, penonton diajak merenungkan bahwa cinta dan penyesalan sering berjalan berdampingan dan tidak semua orang sempat menebus dosanya sebelum terlambat. Film ini segera tayang di bioskop, menjadi aksi penebusan terakhir seorang ayah sekaligus warisan sinema laga Indonesia yang tak terlupakan.
(dra)
Lihat Juga :