Industri K-pop Tetap Bersinar saat Pandemi
Senin, 14 September 2020 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
Sejak beberapa tahun terakhir, K-pop dan K-drama merupakan ekspor budaya paling sukses yang dilakukan Korsel. Itu menjadi komponen utama Gelombang Korea yang menyatu Asia dalam dua dekade terakhir, dan telah merambah Eropa dan Benua Amerika. Di tengah pandemi korona, ketika tidak ada konser dan jumpa bintang, Hallyu atau Gelombang Korea masih tetap bergema. (Baca juga: Wabah Corona, Bolehkah Salat memakai masker?)
SM Entertainment, salah satu agensi hiburan terbesar di Korsel, bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi Korsel, SK, juga menggelar konser langsung yang disiarkan langsung dan ditonton oleh para penggemarnya di rumah masing-masing.
“Covid-19 menjadi kesempatan baru bagi ekspansi Hallyu Korsel untuk berekspansi dan terus berkembang,” kata Kim Hun-sik, kritikus budaya pop di Seoul. “SM Entertainment telah berinvestasi dalam virtual reality. Banyak artis yang akan bergabung seperti Psy dengan Gangnam Style dan kini BTS,” imbuhnya.
Dengan menggunakan teknologi 3D mixed reality (MR), salah satu aktris SM Entertainment juga menggelar pertunjukkan langsung bagi seluruh penggemarnya di seluruh dunia. Salah satu anggota band, Choi Si-won, tampil dalam citra MR dengan panggung konser dengan ketinggian 12 meter, sebelum bergabung dengan anggota bandnya di panggung.
“Meskipun orang tidak di sana, itu seperti dia di depan mata kita, dan kita seperti benar-benar bertemu dengan orang tersebut,” kata Jeo Jin-soo, kepala 5GX Service Business Group di SK Telecom.
Festival musik KCON yang diciptakan sejak 2012 untuk mempromosikan K-pop di kalangan penggemar di AS, tahun ini seyogianya akan dilaksanakan di New York pada Juni lalu. Tapi karena pandemi, konser itu batal. Namun, konser itu berganti secara virtual dengan nama KCON:TACT, yang digelar selama tujuh hari secara daring dengan menghadirkan 33 artis K-pop. Acara itu mampu menarik lebih dari empat juta penonton. (Baca juga: PSBB Jilid II ala Anies Kantongi Dukungan Kadin)
SM Entertainment, salah satu agensi hiburan terbesar di Korsel, bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi Korsel, SK, juga menggelar konser langsung yang disiarkan langsung dan ditonton oleh para penggemarnya di rumah masing-masing.
“Covid-19 menjadi kesempatan baru bagi ekspansi Hallyu Korsel untuk berekspansi dan terus berkembang,” kata Kim Hun-sik, kritikus budaya pop di Seoul. “SM Entertainment telah berinvestasi dalam virtual reality. Banyak artis yang akan bergabung seperti Psy dengan Gangnam Style dan kini BTS,” imbuhnya.
Dengan menggunakan teknologi 3D mixed reality (MR), salah satu aktris SM Entertainment juga menggelar pertunjukkan langsung bagi seluruh penggemarnya di seluruh dunia. Salah satu anggota band, Choi Si-won, tampil dalam citra MR dengan panggung konser dengan ketinggian 12 meter, sebelum bergabung dengan anggota bandnya di panggung.
“Meskipun orang tidak di sana, itu seperti dia di depan mata kita, dan kita seperti benar-benar bertemu dengan orang tersebut,” kata Jeo Jin-soo, kepala 5GX Service Business Group di SK Telecom.
Festival musik KCON yang diciptakan sejak 2012 untuk mempromosikan K-pop di kalangan penggemar di AS, tahun ini seyogianya akan dilaksanakan di New York pada Juni lalu. Tapi karena pandemi, konser itu batal. Namun, konser itu berganti secara virtual dengan nama KCON:TACT, yang digelar selama tujuh hari secara daring dengan menghadirkan 33 artis K-pop. Acara itu mampu menarik lebih dari empat juta penonton. (Baca juga: PSBB Jilid II ala Anies Kantongi Dukungan Kadin)
Lihat Juga :