Pangeran Andrew Lepas Gelar, Pangeran William Tegas Usir dari Lingkaran Kerajaan
Senin, 20 Oktober 2025 - 12:14 WIB
loading...
Pangeran William dan Pangeran Andrew. Foto/The Independent
A
A
A
JAKARTA - Pangeran Andrew akhirnya menyerahkan seluruh gelar kehormatan dan titelnya sebagai Duke of York. Langkah ini menandai babak baru dalam skandal Epstein yang terus membayangi monarki Inggris, sekaligus mengakhiri upaya bertahan Andrew di lingkaran kerajaan.
Merespon penyerahan gelar kehormatan Pangeran Andrew, Pangeran William langsung mengambil sikap tegas. Dikutip dari Sunday Times, Pangeran Wales berusia 43 ini berencana untuk melarang Andrew mengakses semua aspek kehidupan kerajaan. Bahkan ia juga tak akan mengizinkan sang paman mendatangi acara penobatannya saat ia menjadi raja.
Baca Juga : Potret Bahagia Teuku Rassya Lamar Cleantha Islan
William disebut-sebut "diajak berkonsultasi" mengenai keputusan Andrew, untuk melepaskan gelar dan kehormatan kerajaannya, tetapi ia tidak "puas dengan hasilnya" dan berencana untuk mengambil tindakan yang lebih keras di masa mendatang.
Pangeran William secara tegas akan mengambil tindakan. Andrew akan dikecualikan dari acara kerajaan publik dan pribadi, termasuk penobatan, dan dilarang dari sebagian besar acara kenegaraan.
Sejarawan Andrew Lownie kepada ABC News mengatakan bahwa sentimen publik telah berubah, bukan hanya terhadap Andrew dan Sarah Ferguson, tapi terhadap institusi monarki itu sendiri,” ujar kepada ABC News Australia. Ia menyebut langkah ini sebagai “memotong anggota tubuh yang terinfeksi sebelum menyebar ke tubuh politik”.
Baca Juga : Taylor Swift Sumbang Rp1,6 Miliar untuk Balita Pejuang Kanker Otak
Meski kehilangan gelar Duke of York dan posisi dalam Order of the Garter, Andrew tetap menyandang gelar pangeran dan masih berada dalam garis suksesi meski jauh di urutan.
Ia juga masih tercatat sebagai salah satu Counsellors of State, meski kecil kemungkinan akan diminta menggantikan Raja dalam tugas resmi. Dengan mundurnya Andrew, monarki berharap dapat mengalihkan fokus publik ke agenda reformasi yang sedang dibangun Raja Charles dan Pangeran William.
Merespon penyerahan gelar kehormatan Pangeran Andrew, Pangeran William langsung mengambil sikap tegas. Dikutip dari Sunday Times, Pangeran Wales berusia 43 ini berencana untuk melarang Andrew mengakses semua aspek kehidupan kerajaan. Bahkan ia juga tak akan mengizinkan sang paman mendatangi acara penobatannya saat ia menjadi raja.
Baca Juga : Potret Bahagia Teuku Rassya Lamar Cleantha Islan
William disebut-sebut "diajak berkonsultasi" mengenai keputusan Andrew, untuk melepaskan gelar dan kehormatan kerajaannya, tetapi ia tidak "puas dengan hasilnya" dan berencana untuk mengambil tindakan yang lebih keras di masa mendatang.
Pangeran William secara tegas akan mengambil tindakan. Andrew akan dikecualikan dari acara kerajaan publik dan pribadi, termasuk penobatan, dan dilarang dari sebagian besar acara kenegaraan.
Sejarawan Andrew Lownie kepada ABC News mengatakan bahwa sentimen publik telah berubah, bukan hanya terhadap Andrew dan Sarah Ferguson, tapi terhadap institusi monarki itu sendiri,” ujar kepada ABC News Australia. Ia menyebut langkah ini sebagai “memotong anggota tubuh yang terinfeksi sebelum menyebar ke tubuh politik”.
Baca Juga : Taylor Swift Sumbang Rp1,6 Miliar untuk Balita Pejuang Kanker Otak
Meski kehilangan gelar Duke of York dan posisi dalam Order of the Garter, Andrew tetap menyandang gelar pangeran dan masih berada dalam garis suksesi meski jauh di urutan.
Ia juga masih tercatat sebagai salah satu Counsellors of State, meski kecil kemungkinan akan diminta menggantikan Raja dalam tugas resmi. Dengan mundurnya Andrew, monarki berharap dapat mengalihkan fokus publik ke agenda reformasi yang sedang dibangun Raja Charles dan Pangeran William.
(wur)
Lihat Juga :