Kasus Perundungan Makin Marak Bikin Hana Saraswati Prihatin
Jum'at, 24 Oktober 2025 - 10:00 WIB
loading...
Hana Saraswati prihatin dengan makin banyaknya kasus perundungan. Foto/Ravie Wardani
A
A
A
JAKARTA - Kasus perundungan di Indonesia makin marak terjadi, khususnya di lingkungan sekolah. Hal tersebut pun cukup membuat aktris Hana Saraswati prihatin.
Menurut Hana, tindak perundungan kepada pelajar yang lebih lemah justru menjadi ajang para pelaku menunjukan jati diri.
"Miris ya. Enggak seharusnya hal-hal kayak gitu tuh jadi, jadi apa ya, jadi bahan bakar kalian untuk ngerasa jagoan gitu. Karena jagoan tuh bukan seperti itu," kata Hana kepada awak media di kawasan Kemang, Jakarta Selatan belum lama ini.
Baca Juga : Mengaku Turut Merundung Timothy, Calista Amore Manurung Baru Muncul dan Minta Maaf
"Jagoan tuh ketika kamu bisa berguna bagi banyak orang, itu baru jagoan," sambungnya.
Bicara kasus perundungan, Hana rupanya pernah menjadi korban atas tindakan tersebut. Namun, ia mengakui kalau perundungan yang dialami ketika masih sekolah itu tidak separah yang banyak terjadi belakangan ini.
"Bullying? Pasti, pasti pernah, pasti pernah. Cuma, balik lagi, mungkin kalau masih di taraf yang normal," bebernya.
Meski demikian, wanita 28 tahun itu tidak membenarkan hal tersebut. Ia menilai tindakan itu bisa berdampak pada psikologis korban dalam jangka panjang, terlepas dari ringan atau beratnya bentuk perundungan tersebut.
Baca Juga : Reza Gladys Ingin Buktikan Dirinya Bersalah, Nikita Mirzani: Kita Lihat Saja Endingnya
"Bullying itu enggak bagus lah, enggak ada manfaatnya juga, lebih banyak mudaratnya gitu loh," ucap dia.
Hana mengaku tak ingin lagi mengingat perundungan yang pernah ia alami itu. Seiring usianya bertambah, ia juga sudah berdamai dengan keadaan.
"Jadi ya, sekarang sudah besar, sudah bisa berdamai, sudah bisa maafin, sudah bisa doain yang terbaik juga buat mereka," pungkasnya.
Menurut Hana, tindak perundungan kepada pelajar yang lebih lemah justru menjadi ajang para pelaku menunjukan jati diri.
"Miris ya. Enggak seharusnya hal-hal kayak gitu tuh jadi, jadi apa ya, jadi bahan bakar kalian untuk ngerasa jagoan gitu. Karena jagoan tuh bukan seperti itu," kata Hana kepada awak media di kawasan Kemang, Jakarta Selatan belum lama ini.
Baca Juga : Mengaku Turut Merundung Timothy, Calista Amore Manurung Baru Muncul dan Minta Maaf
"Jagoan tuh ketika kamu bisa berguna bagi banyak orang, itu baru jagoan," sambungnya.
Bicara kasus perundungan, Hana rupanya pernah menjadi korban atas tindakan tersebut. Namun, ia mengakui kalau perundungan yang dialami ketika masih sekolah itu tidak separah yang banyak terjadi belakangan ini.
"Bullying? Pasti, pasti pernah, pasti pernah. Cuma, balik lagi, mungkin kalau masih di taraf yang normal," bebernya.
Meski demikian, wanita 28 tahun itu tidak membenarkan hal tersebut. Ia menilai tindakan itu bisa berdampak pada psikologis korban dalam jangka panjang, terlepas dari ringan atau beratnya bentuk perundungan tersebut.
Baca Juga : Reza Gladys Ingin Buktikan Dirinya Bersalah, Nikita Mirzani: Kita Lihat Saja Endingnya
"Bullying itu enggak bagus lah, enggak ada manfaatnya juga, lebih banyak mudaratnya gitu loh," ucap dia.
Hana mengaku tak ingin lagi mengingat perundungan yang pernah ia alami itu. Seiring usianya bertambah, ia juga sudah berdamai dengan keadaan.
"Jadi ya, sekarang sudah besar, sudah bisa berdamai, sudah bisa maafin, sudah bisa doain yang terbaik juga buat mereka," pungkasnya.
(wur)
Lihat Juga :