Diderita Ibu Raisa, Kenali Jenis dan Faktor Risiko Kanker Paru

Minggu, 26 Oktober 2025 - 08:20 WIB
loading...
Diderita Ibu Raisa,...
Raisa, ibu dan kakaknya. Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Kehidupan penyanyi Raisa masih menjadi sorotan publik. Usai kabar perceraiannya dengan Hamish Daud, kondisi kesehatan ibunda Raisa, Ria Mariaty juga jadi sorotan.

Ria Mariaty tengah berjuang melawan kanker paru yang dideritanya. Penyakit tersebut lama diidap Ria. Ibunda Raisa itu sempat membaik, namun belakangan kondisinya dikabarkan menurun usai diungkap kakak Raisa, Rinaldi Nurpratama.

Kanker paru merupakan jenis kanker yang berasal dari sel-sel di paru-paru, organ penting dalam sistem pernapasan. Ini adalah salah satu jenis kanker yang paling umum dan paling mematikan di seluruh dunia.

Baca Juga : Tes Darah Baru Ini Mampu Mendeteksi 50 Jenis Kanker Sejak Stadium Awal

Melansir Cleveland Clinic, kanker paru muncul akibat adanya pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali di jaringan paru-paru, dengan penyebab utamanya adalah merokok dan paparan zat berbahaya seperti asbes.

Kasus kanker paru di Indonesia masih menjadi momok bagi masyarakat. Penyebab utama kanker paru-paru adalah asap tembakau dari rokok, pipa, atau cerutu.

Zat berbahaya dalam asap tembakau merusak sel-sel paru-paru. Menghirup asap rokok dari orang yang merokok di sekitar juga dapat menyebabkan kanker paru-paru.

Baca Juga : Kisah Cinta Raisa dan Hamish, dari Simbol Patah Hati Nasional ke Gugatan Cerai

Jenis Kanker Paru

Kanker paru memiliki beberapa jenis. Secara umum, kanker paru terbagi menjadi dua jenis utama:

1. Kanker Paru Sel Kecil (Small Cell Lung Cancer / SCLC)

Umumnya jenis kanker ini terkait erat dengan kebiasaan merokok. Kanker paru ini tumbuh dan menyebar lebih cepat.
SCLC berasal dari sel-sel neuroendokrin kecil di paru-paru dan menyumbang sekitar 10-15% dari semua kasus kanker paru-paru. Jenis ini hampir selalu terkait dengan kebiasaan merokok.Biasanya kanker ini sudah menyebar ke organ lain saat terdeteksi, sehingga perlu diwaspadai dan pentingnya deteksi dini.

2. Kanker Paru Bukan Sel Kecil (Non-Small Cell Lung Cancer / NSCLC)

Selanjutnya ada jenis kanker paru bukan sel kecil. Jenis kanker ini biasanya akan tumbuh lebih lambat. Kanker ini juga paling umum terjadi di masyarakat sekitar 85%. Jenis kanker ini sering ditemukan pada perokok dan bukan perokok. Umumnya jenis kanker ini tumbuh di bagian luar paru-paru

Penyebab dan Faktor Risiko

Kanker paru merupakan penyakit yang kompleks dan disebabkan oleh multifaktor.

Tak hanya merokok, ada beberapa penyebab dan faktor risiko kanker paru yang perlu dipahami sebagai berikut:

Merokok (penyebab utama, 85-90% kasus)

Paparan asap rokok (perokok pasif)

Paparan zat berbahaya (asbes, radon, arsenik)

Polusi udara

Riwayat keluarga dengan kanker paru

Riwayat penyakit paru kronis (seperti PPOK)

Penyakit kanker paru ini pun masih menjadi momok bagi masyarakat Indonesia. Kanker paru-paru merupakan penyakit serius yang dapat dicegah dan diobati lebih efektif jika dideteksi sejak dini.

Menghindari faktor risiko terbesar seperti merokok merupakan langkah preventif untuk mencegah tingginya risiko terkena kanker paru. Edukasi, pencegahan, dan skrining kesehatan sangat penting untuk mengurangi angka kejadian dan kematian akibat kanker paru-paru.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkes Dante: Kanker...
Wamenkes Dante: Kanker Tiroid pada Laki-laki Berisiko Lebih Ganas dibanding Wanita
Isu Semprot Parfum di...
Isu Semprot Parfum di Leher Sebabkan Kanker dan Tiroid Ternyata Mitos, Ini Kata Dokter
Tips Sate Sehat Anti...
Tips Sate Sehat Anti Kanker ala Menkes, Cocok untuk Olahan Daging Kurban
Angka Kasus Kanker Tembus...
Angka Kasus Kanker Tembus 408 Ribu, Teknologi SPECT/CT Pertama Hadir untuk Putus Diagnosis Stadium Lanjut
Kanker Usus Besar Mulai...
Kanker Usus Besar Mulai Serang Kalangan Anak Muda, Jangan Sepelekan Gejala Ini
Perawatan Kanker Kini...
Perawatan Kanker Kini Mengarah pada Pendekatan Individual
Raisa Jadi Srikandi,...
Raisa Jadi Srikandi, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Makin Megah
Vaksin Kanker Buatan...
Vaksin Kanker Buatan Rusia Menunjukkan Hasil Awal yang Menjanjikan
Netanyahu Akui Terkena...
Netanyahu Akui Terkena Kanker Prostat setelah Tumor Ganasnya Diangkat
Rekomendasi
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Infografis
Pesona dan Kharisma...
Pesona dan Kharisma 7 Ibu Negara Tercantik di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved