Dear Gen Z, Ini 4 Cara Paling Efektif untuk Melawan Hoaks

Selasa, 28 Oktober 2025 - 10:48 WIB
loading...
A A A
Santi melanjutkan, hoaks muncul memanfaatkan celah lemahnya sistem informasi, lambatnya arus informasi resmi, dan minimnya informasi dari pihak yang seharusnya memberi keterangan. Dalam situasi vakum seperti ini, jalur informasi diambil alih oleh produsen hoaks.

Mengapa Gen Z Perlu Diberi Prioritas

Santi menambahkan, bahwa literasi digital bagi masyarakat, khususnya pada Generasi Z (Gen Z), sangat diperlukan karena pada dasarnya seluruh anggota masyarakat membutuhkan kemampuan literasi digital. Survei Penetrasi Internet APJII 2024 mencatat Gen Z (lahir 1997–2012) merupakan kelompok pengguna internet terbesar di Indonesia, menyumbang sekitar 34,4% dari total pengguna internet.

‘’Mengingat perangkat digital sudah menjadi keseharian masyarakat, dan masyarakat sendiri sudah mulai bertransformasi menjadi masyarakat digital,’’imbuhnya.

Khusus bagi Gen Z, kemampuan literasi digital menjadi hal yang mendesak karena merekalah yang akan menjadi generasi penerus bangsa. Selain itu, Gen Z merupakan pengguna terbesar media digital saat ini. Tanpa dibekali literasi digital, mereka berisiko salah memanfaatkan informasi yang diterima dan mengalami berbagai masalah.

‘’Dunia Gen Z didominasi oleh dunia digital. Tanpa literasi digital yang memadai, mereka bisa terjebak pada perilaku yang berisiko, seperti cyberbullying, pelanggaran privasi, penipuan, dan lain-lain,’’ kata Santi.

Dampak Hoaks bagi Masyarakat


Hoaks, kata dia, juga mempengaruhi kesehatan mental. Bagaimana hoaks membuat orang tidak nyaman, merasa tidak aman, tidak bisa hidup dengan tenang, hidup dalam suasana paranoia, dan akhirnya mempengaruhi pertimbangan orang secara sehat dan rasional saat harus mengambil keputusan penting.

‘’Dari segi hubungan interpersonal, kepercayaan pada informasi dibangun oleh trust atau kepercayaan pada tokoh-tokoh yang dianggap sebagai panutan,’’ ucapnya.

‘’Bukan pada kualitas informasinya. Maka, sangat mudah opini di tengah publik diprovokasi, diputarbalikkan, di-framing, disesatkan (misleading), untuk mencapai maksud-maksud tertentu. Hal inilah yang membuat orang percaya pada hoaks karena percaya pada sumber informasinya yang menurutnya selalu benar,’’ lanjut Santi.
“Sedemikian parahnya hoaks, sehingga saya mengategorikannya bukan sekadar masalah literasi digital, atau ketertinggalan teknologi (digital), tetapi masalah peradaban yang membutuhkan kolaborasi multi-stakeholder untuk mengatasinya,” tutup Santi.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dewi Perssik Geram Usai...
Dewi Perssik Geram Usai Diisukan Meninggal Dunia, 16 Akun TikTok Terancam Dipolisikan
Geram! Keluarga Sonny...
Geram! Keluarga Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq Polisikan Akun Penyebar Hoaks Perceraian
Diisukan Punya 750 Dapur...
Diisukan Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Lapor ke Polda Metro
Ustaz Solmed Laporkan...
Ustaz Solmed Laporkan Puluhan Akun Medsos Penyebar Hoaks, Desak Pelaku Minta Maaf
Komika Soleh Solihun...
Komika Soleh Solihun Ajak Mahasiswa Berpikir Kritis dan Tak Gampang Termakan Hoaks
Dituding Usir Irish...
Dituding Usir Irish Bella, Dewi Perssik Siap Laporkan Akun Penyebar Hoaks
Komdigi Sebut Registrasi...
Komdigi Sebut Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik Sederhana dan Cepat, Begini Prosesnya
Komdigi Wajibkan Registrasi...
Komdigi Wajibkan Registrasi SIM Card Wajib Gunakan Biometrik untuk Pengguna Baru Mulai Awal Juli
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Rekomendasi
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
Berita Terkini
Jadi Atensi Publik,...
Jadi Atensi Publik, Kejaksaan Siapkan 7 Jaksa Senior Kawal Sidang Richard Lee
Bukan Sekadar Cantik,...
Bukan Sekadar Cantik, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Surabaya Tunjukkan Kualitas dan Bakat
Jessica Janie Ungkap...
Jessica Janie Ungkap Kunci Lolos Miss Indonesia 2026, Jadi Diri Sendiri dan Jangan Menyerah
Kejari Tangerang Tegaskan...
Kejari Tangerang Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Dokter Richard Lee di Lapas
Hari Kedua Audisi Miss...
Hari Kedua Audisi Miss Indonesia 2026 Membludak, Talenta Muda Surabaya Tunjukkan Pesonanya
Ruben Onsu Pertimbangkan...
Ruben Onsu Pertimbangkan Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Ini Alasannya
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved