JIAVS 2025 Pertemukan Audiophile hingga Kreator Dunia
Jum'at, 31 Oktober 2025 - 21:20 WIB
loading...
Pameran Jakarta International Audio Video Show (JIAVS) 2025 akan mempertemukan audiophile, kreator, dan pelaku industri dari berbagai negara. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pameran Jakarta International Audio Video Show (JIAVS) 2025 akan mempertemukan audiophile, kreator, dan pelaku industri dari berbagai negara, di mana tahun ini akan berlangsung di Fairmont Jakarta pada 7-9 November 2025.
Mengusung tema “What is The Future of Sound, Analog or Digital?”, pameran ini akan memanjakan para penggemar audio-video berkualitas high-end, di mana tahun lalu sukses hadir dengan tema Bring Music Back Home dengan nama Indonesia High End Audio Club (IHEAC).
Ketua Panitia JIAVS 2025 Herman Chandra mengatakan, perubahan nama ini bukan sekadar kosmetik. Penambahan kata International merefleksikan skala dan visi baru JIAVS yang kini diikuti oleh lebih banyak peserta global.
“Kami ingin menjadikan JIAVS bukan hanya tempat untuk berbelanja perangkat audio-video, tapi juga wadah edukasi dan interaksi yang mempertemukan audiophile, kreator, dan pelaku industri dari berbagai negara. Tahun ini, kami mengajak pengunjung menjelajahi batas-batas teknologi suara, apakah masa depan ada di analog atau digital?,” kata Herman.
Tema tahun ini lahir dari realita tren yang berkembang di kalangan pecinta audio. Di satu sisi, era digital menghadirkan kemudahan dan fleksibilitas luar biasa lewat streaming berkualitas tinggi dan teknologi pemrosesan suara canggih. Namun, di sisi lain, kehangatan dan karakter alami suara analog seperti dari piringan hitam hingga amplifier tabung legendaris tetap memiliki tempat khusus di hati para audiophile.
“Justru di masa digital ini, banyak yang kembali memburu keaslian suara dari vinyl. Ada rasa nostalgia sekaligus pencarian kualitas murni yang tak tergantikan. JIAVS ingin mengakomodasi dua dunia itu dalam satu pengalaman: It’s not just about hearing, it’s about feeling,” tutur Herman.
Selama hampir dua dekade, IHEAC konsisten menggelar pameran audio-video setiap tahun. Ajang ini menjadi jembatan antara penghobi, produsen, dan distributor perangkat audio, mempererat hubungan dalam ekosistem audio high-end yang terus berkembang. Dengan format dan cakupan internasional yang baru, Jakarta International Audio Video Show 2025 siap menjadi panggung utama bagi evolusi dunia audio, tempat di mana teknologi, hobi, dan emosi berpadu dalam satu frekuensi sempurna.
Mengusung tema “What is The Future of Sound, Analog or Digital?”, pameran ini akan memanjakan para penggemar audio-video berkualitas high-end, di mana tahun lalu sukses hadir dengan tema Bring Music Back Home dengan nama Indonesia High End Audio Club (IHEAC).
Ketua Panitia JIAVS 2025 Herman Chandra mengatakan, perubahan nama ini bukan sekadar kosmetik. Penambahan kata International merefleksikan skala dan visi baru JIAVS yang kini diikuti oleh lebih banyak peserta global.
“Kami ingin menjadikan JIAVS bukan hanya tempat untuk berbelanja perangkat audio-video, tapi juga wadah edukasi dan interaksi yang mempertemukan audiophile, kreator, dan pelaku industri dari berbagai negara. Tahun ini, kami mengajak pengunjung menjelajahi batas-batas teknologi suara, apakah masa depan ada di analog atau digital?,” kata Herman.
Tema tahun ini lahir dari realita tren yang berkembang di kalangan pecinta audio. Di satu sisi, era digital menghadirkan kemudahan dan fleksibilitas luar biasa lewat streaming berkualitas tinggi dan teknologi pemrosesan suara canggih. Namun, di sisi lain, kehangatan dan karakter alami suara analog seperti dari piringan hitam hingga amplifier tabung legendaris tetap memiliki tempat khusus di hati para audiophile.
“Justru di masa digital ini, banyak yang kembali memburu keaslian suara dari vinyl. Ada rasa nostalgia sekaligus pencarian kualitas murni yang tak tergantikan. JIAVS ingin mengakomodasi dua dunia itu dalam satu pengalaman: It’s not just about hearing, it’s about feeling,” tutur Herman.
Selama hampir dua dekade, IHEAC konsisten menggelar pameran audio-video setiap tahun. Ajang ini menjadi jembatan antara penghobi, produsen, dan distributor perangkat audio, mempererat hubungan dalam ekosistem audio high-end yang terus berkembang. Dengan format dan cakupan internasional yang baru, Jakarta International Audio Video Show 2025 siap menjadi panggung utama bagi evolusi dunia audio, tempat di mana teknologi, hobi, dan emosi berpadu dalam satu frekuensi sempurna.
Lihat Juga :