Rilis Poster dan Trailler, Film Riba Angkat Isu Sosial Pesugihan dan Konsekuensi Moralnya

Sabtu, 08 November 2025 - 20:52 WIB
loading...
Rilis Poster dan Trailler,...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
Rumah produksi Verona Films Riba. Film bergenre horor ini mengangkat isu sosial yang berfokus pada bahaya praktik ekonomi haram dan konsekuensi moralnya.

Salah satu pemeran utama aktor Ibrahim Risyad mengungkapkan tantangan saat bermain di film terbarunya Riba yang memerankan karakter bernama Sugi merupakan pengepul tembakau. Di tengah himpitan ekonomi, ia terpaksa harus berhutang pada rentenir dan membuatnya tercekik oleh bunga yang tinggi.

Sugi akhirnya mengambil jalan pintas, mengikuti saran temannya, Muji (Wafda Saifan), untuk melakukan pesugihan.Film Riba syuting di tiga lokasi yang berbeda. Untuk set rumah, syuting dilakukan di Pangalengan, Jawa Barat. Sementara untuk set yang membutuhkan area luar dilakukan di Klaten dan Yogyakarta.

Pria yang akrab disapa Ohim menyebut karakternya tidak ‘sejorok’ yang lainnya. “Sugi itu menurut aku memang tidak sejorok dan sekotor pemain yang lain. Kalau di trailer ada yang terbakar atau apa, Sugi itu lebih ke konflik batin yang dia rasakan. Lelah menghadapi teror di hidupnya, entah dari rentenir yang terus memberikan tekanan untuk segera bayar utang maupun di rumah sebagai kepala keluarga,” ceritanya Seusai konferensi pers perilisan poster dan trailer film Riba di Cinepolis Senayan Park, Jakarta, Selasa, (4/11),

Ohim mengungkapkan bahwa syuting yang dilakukan pada bulan puasa juga membuatnya cukup kelelahan. “Ternyata cukup melelahkan nonton trailernya. Dan proses syutingnya juga cukup melelahkan. Syutingnya setengahnya itu pas bulan puasa.“Biasanya yang disiksa itu lawan main aku, di film ini, aku juga disiksa. Cukup lelah, banyak lari, teriak. Ini kesempatan pertama kali yang aku dapatkan di film ini,” tutup Ohim.

Produser Verona Films, Titin Suryani, mengatakan pergantian judul Riba ini dilakukan untuk mempertegas pesan utama film dan memperkuat kesan horor yang tidak hanya bersifat supranatural, tetapi juga spiritual.

“Kami ingin penonton merasakan horor yang tidak hanya datang dari sosok makhluk gaib, tetapi juga dari dosa dan karma yang tak terhindarkan. Film Riba menyoroti fenomena sosial nyata yang sering terjadi pada masyarakat,” ujar Titin saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, .

Titin menambahkan, film Riba tidak hanya menyajikan ketegangan, tetapi juga menyelipkan pesan moral mengenai bahayanya terjebak dalam jeratan utang dan praktik riba.

“Lewat film ini, kami ingin mengingatkan bahwa hutang dan riba ini tentu bisa menghancurkan keharmonisan keluarga. Segala tindakan di dunia memiliki konsekuensi, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga orang di sekitar dan kehidupan setelahnya,” imbuhnya.

Adapun film Riba ini ceritanya berpusat pada sosok Rohmah (diperankan oleh Fanny Ghassani), seorang istri yang terdesak kondisi ekonomi dan mengambil keputusan fatal: “menjual anaknya” lewat media pesugihan demi memperbaiki keuangan keluarga. Namun, keputusan tersebut justru berbalik menjadi teror supranatural yang mengoyak keharmonisan rumah tangganya.

Film Riba yang disutradarai oleh Adhe Dharmastriya dan diproduseri oleh Titin Suryani dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris ternama, di antaranya Fanny Ghassani, Ibrahim Irsyad, Wafda Safian, Jajang C Noer, Emilat Morshedy, dan Kevin Danu ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Desember 2025.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Didukung BNN, Sarah...
Didukung BNN, Sarah Sechan Cegah Narkotika Masuk Dunia Anak lewat Film Maju
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Lagu-lagu Sheila On...
Lagu-lagu Sheila On 7 Jadi Jembatan Emosi di Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Amar Bank–JAFF Market...
Amar Bank–JAFF Market Dorong Film Indonesia Go Global
Film Laga-Drama “BELIEVE...
Film Laga-Drama BELIEVE – Takdir, Mimpi, Keberanian Gelar Gala Premier di Jakarta
Film Horor Selepas Tahlil...
Film Horor Selepas Tahlil Tayang 10 Juli 2025 di Bioskop
Rekomendasi
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Dituding Langgar Hak...
Dituding Langgar Hak Cipta, Syahravi Resmi Laporkan Fariz RM ke Polda Metro Jaya
Nonton Jazz Gunung 2026...
Nonton Jazz Gunung 2026 Nggak Pake Mahal, Ada Diskon Tiket 40% Pakai BRImo!
Sinopsis Prescription...
Sinopsis Prescription of Judgment di V+Short, Drama China Seru untuk Penggemar Short Drama
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved