Jelajahi Seribu Ide Rekreasi! Indonesia Outing Expo 2025 Tawarkan Solusi Outing untuk Semua Kebutuhan
Jum'at, 14 November 2025 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
Kegiatan tersebut disambut baik Gigih Gesang, Ketua Umum DPP Asosiasi Experiential Learning Indonesia (AELI). Menghadirkan AELI Pavilion, pihaknya menggandeng para anggota penyedia layanan team building yang telah terkurasi di pameran tersebut.
Kualitas sumber daya manusia (SDM) jadi kata kunci agar industri outing bisa bermanfaat. "Industri ini harus diisi orang-orang atau provider penyedia layanan yang kompeten, yang memberi layanan yang baik, sehingga pengalaman yang didapatkan itu benar-benar bisa meningkatkan kapasitas SDM-nya," ujar Gigih.
Sementara, Kabid Pendidikan dan Pelatihan DPP Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Doti Lilipaly menyambut baik event tersebut mengingat jajarannya kini berbenah untuk menerapkan tata kelola taman rekreasi berkelanjutan yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengunjung.
"Lewat acara seperti Indonesia Outing Expo ini, kami berharap bisa memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha, asosiasi, pemerintah dan tentunya masyarakat, agar industri outing dan MICE Indonesia makin solid dan kreatif," katanya.
Doti menyatakan bahwa para pelaku usaha tempat rekreasi yang bernaung di PUTRI, dengan anggota lebih dari 400 entitas saat ini, bersemangat untuk bertransformasi dari sisi pelayanan, digitalisasi, serta penerapan pariwisata hijau. Ia juga mengungkap rencana pemberian rating bagi setiap tempat rekreasi yang menjadi anggotanya dengan menggandeng pihak ketiga yang kredibel.
"Nanti kita akan memakai logo dengan bunga khas Indonesia. Misalnya dengan logo itu, ada bintang satu, bintang dua, bintang tiga. Itu akan menunjukkan tingkat keamanan dari tempat rekreasi tersebut," kata Doti.
Rencana tersebut sudah digodok sejak 1,5 tahun lalu dan akan diresmikan saat Rakernas PUTRI pada Desember 2025. Penilaian kualitas tempat rekreasi itu bermaksud mendorong pengelola tempat terus memperbaiki kualitas layanannya hingga sampai standar yang diharapkan.
Kualitas sumber daya manusia (SDM) jadi kata kunci agar industri outing bisa bermanfaat. "Industri ini harus diisi orang-orang atau provider penyedia layanan yang kompeten, yang memberi layanan yang baik, sehingga pengalaman yang didapatkan itu benar-benar bisa meningkatkan kapasitas SDM-nya," ujar Gigih.
Sementara, Kabid Pendidikan dan Pelatihan DPP Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Doti Lilipaly menyambut baik event tersebut mengingat jajarannya kini berbenah untuk menerapkan tata kelola taman rekreasi berkelanjutan yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengunjung.
"Lewat acara seperti Indonesia Outing Expo ini, kami berharap bisa memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha, asosiasi, pemerintah dan tentunya masyarakat, agar industri outing dan MICE Indonesia makin solid dan kreatif," katanya.
Doti menyatakan bahwa para pelaku usaha tempat rekreasi yang bernaung di PUTRI, dengan anggota lebih dari 400 entitas saat ini, bersemangat untuk bertransformasi dari sisi pelayanan, digitalisasi, serta penerapan pariwisata hijau. Ia juga mengungkap rencana pemberian rating bagi setiap tempat rekreasi yang menjadi anggotanya dengan menggandeng pihak ketiga yang kredibel.
"Nanti kita akan memakai logo dengan bunga khas Indonesia. Misalnya dengan logo itu, ada bintang satu, bintang dua, bintang tiga. Itu akan menunjukkan tingkat keamanan dari tempat rekreasi tersebut," kata Doti.
Rencana tersebut sudah digodok sejak 1,5 tahun lalu dan akan diresmikan saat Rakernas PUTRI pada Desember 2025. Penilaian kualitas tempat rekreasi itu bermaksud mendorong pengelola tempat terus memperbaiki kualitas layanannya hingga sampai standar yang diharapkan.
Lihat Juga :