Diana Jo Masuk Deretan The Alpha Under 40 2025, Sosok Muda dengan Pengaruh Besar
Jum'at, 14 November 2025 - 14:20 WIB
loading...
HighEnd Magazine kembali memberikan apresiasi kepada figur-figur muda berprestasi melalui ajang The Alpha Under 40 2025 di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - HighEnd Magazine kembali memberikan apresiasi kepada figur-figur muda berprestasi melalui ajang "The Alpha Under 40 2025", yang digelar di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (12/11). Sebanyak 16 tokoh dari berbagai bidang menerima penghargaan tersebut, termasuk model dan pengusaha muda Diana Joyo Rachmatien (Diana Jo).
Acara ini dihadiri para penerima penghargaan dan Executive Chairwoman MNC Group Liliana Tanoesoedibjo, yang menyerahkan langsung plakat serta bunga kepada masing-masing nominasi.
Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “Creating Next Generation Leaders”, menegaskan harapan agar para figur muda mampu menjadi teladan dan motor penggerak generasi berikutnya.
Editor-in-Chief HighEnd Magazine Lysia Jessica mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada anak muda yang menunjukkan kreativitas serta kontribusi signifikan di bidang masing-masing.
“Ajang ini menjadi wadah untuk menunjukkan bahwa generasi muda mampu memberi inspirasi bagi anak-anak muda Indonesia lainnya,” ujarnya.
Selain Diana Jo, sejumlah penerima penghargaan lainnya adalah Angga Yunanda, Lyodra Ginting, Refal Hady, Greysia Polii, Shandy Aulia, Vanya Gotama, Vivi Mar’i Zubedi, Xaviera Putri, Alyssa Daguise, Anneth Delliecia, Arnenta Aulia, Yuli Yuwono, Samuel Christ, Viknes Waren, dan Bubah Alfian.
Profil Diana Jo
Diana Jo, kelahiran Jakarta, 8 Juni 1995, dikenal publik setelah meraih gelar Miss Favorite Miss Indonesia 2014. Ia menempuh pendidikan di Gandhi Memorial International School dan meraih gelar Bachelor of Economics dari University of New South Wales (UNSW) pada 2016.
Sebelum terlibat dalam bisnis properti bersama suaminya, pengusaha muda Nico Purnomo Po, Diana aktif di dunia mode melalui usaha garmen keluarga dan berbagai kegiatan fashion internasional. Saat menempuh pendidikan di Australia, ia berperan dalam acara Indonesian Night Market 2014 serta menggelar Kebaya Fashion Show di UNSW, yang ditonton lebih dari 10.000 pengunjung.
Terbaru Diana menjabat sebagai CEO dari perusahaan tekstil ternama PT Golden Flower Tbk.,
HighEnd menilai rekam jejak tersebut menjadikan Diana sebagai salah satu figur muda yang relevan untuk menerima penghargaan tahun ini.
Acara penyerahan penghargaan ditutup dengan penegasan bahwa generasi muda usia 20–40 tahun merupakan kelompok produktif yang diharapkan mampu menjadi pemimpin masa depan Indonesia.
Acara ini dihadiri para penerima penghargaan dan Executive Chairwoman MNC Group Liliana Tanoesoedibjo, yang menyerahkan langsung plakat serta bunga kepada masing-masing nominasi.
Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “Creating Next Generation Leaders”, menegaskan harapan agar para figur muda mampu menjadi teladan dan motor penggerak generasi berikutnya.
Editor-in-Chief HighEnd Magazine Lysia Jessica mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada anak muda yang menunjukkan kreativitas serta kontribusi signifikan di bidang masing-masing.
“Ajang ini menjadi wadah untuk menunjukkan bahwa generasi muda mampu memberi inspirasi bagi anak-anak muda Indonesia lainnya,” ujarnya.
Selain Diana Jo, sejumlah penerima penghargaan lainnya adalah Angga Yunanda, Lyodra Ginting, Refal Hady, Greysia Polii, Shandy Aulia, Vanya Gotama, Vivi Mar’i Zubedi, Xaviera Putri, Alyssa Daguise, Anneth Delliecia, Arnenta Aulia, Yuli Yuwono, Samuel Christ, Viknes Waren, dan Bubah Alfian.
Profil Diana Jo
Diana Jo, kelahiran Jakarta, 8 Juni 1995, dikenal publik setelah meraih gelar Miss Favorite Miss Indonesia 2014. Ia menempuh pendidikan di Gandhi Memorial International School dan meraih gelar Bachelor of Economics dari University of New South Wales (UNSW) pada 2016.
Sebelum terlibat dalam bisnis properti bersama suaminya, pengusaha muda Nico Purnomo Po, Diana aktif di dunia mode melalui usaha garmen keluarga dan berbagai kegiatan fashion internasional. Saat menempuh pendidikan di Australia, ia berperan dalam acara Indonesian Night Market 2014 serta menggelar Kebaya Fashion Show di UNSW, yang ditonton lebih dari 10.000 pengunjung.
Terbaru Diana menjabat sebagai CEO dari perusahaan tekstil ternama PT Golden Flower Tbk.,
HighEnd menilai rekam jejak tersebut menjadikan Diana sebagai salah satu figur muda yang relevan untuk menerima penghargaan tahun ini.
Acara penyerahan penghargaan ditutup dengan penegasan bahwa generasi muda usia 20–40 tahun merupakan kelompok produktif yang diharapkan mampu menjadi pemimpin masa depan Indonesia.
(dra)
Lihat Juga :