Efektivitas AI Berhasil Tingkatkan Penonton Vision+ hingga 50 Persen
Kamis, 20 November 2025 - 20:46 WIB
loading...
Dalam acara Netcore Awarding Night yang digelar di Kempinski Grand Balroom Jakarta pada Kamis (20/11/2025) malam, Vision+ berhasil meraih penghargaan dari Netcore. Foto/Azis Indra.
A
A
A
JAKARTA - Head of Prouct Vision+ Febrian menyadari pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam memberikan peningkatan pengguna pada aplikasi Vision+. Dalam acara Netcore Awarding Night yang digelar di Kempinski Grand Balroom Jakarta pada Kamis (20/11/2025) malam, Vision+ berhasil meraih penghargaan dari Netcore.
Febrian menjelaskan, hal ini tentunya tidak luput dari kepemimpinan Clarissa Tanoesoedibjo sebagai Deputy CEO Vision+ yang memberikan arahan untuk memanfaatkan teknologi AI semaksimal mungkin.
Baca juga: 3 Serial Vision+ Wajib Tonton: Dari Misteri Radio Pembawa Teror hingga Kisah Cinta Komik yang Jadi Nyata!
"Jadi dengan arahan beliau, kami diharapkan dapat memanfaatkan AI semaksimal mungkin. Di sini dengan bantuan yang disediakan oleh Netcore, kami mendapatkan hasil yang luar biasa," ujar Febrian.
Vision+ bekerja sama dengan Netcore menggunakan AI untuk menarik kembali pengguna agar datang kembali menonton konten-konten yang diproduksi Vision+. Dengan adanya teknologi AI, aplikasi ini dapat memberikan konten yang tepat kepada pengguna yang tepat.
Baca juga: Las Vegas Grand Prix 2025 Siap Digelar! Ini Jadwal Streaming F1 di VISION+
Febrian menjelaskan, sejauh ini dari data yang diperoleh pihaknya, efektivitas penggunaan AI sudah mencapai 50% untuk meningkatkan pengguna di Vision+. Pengguna berhasil ditarik kembali untuk mengunjungi aplikasi dan menonton konten baru yang direkomendasikan.
"Kalau tadi kita lihat dari data yang kita punya peningkatannya bisa sampai 50% efektivitasnya. Jadi kita bisa meningkatkan pengguna kita untuk terus datang ke aplikasi dan menonton konten baru setiap saat," ujar Febrian.
Ke depannya, Vision+ berencana untuk sepenuhnya memanfaatkan penggunaan AI. Nantinya para pengguna ketika membuka aplikasi, akan mendapatkan konten yang benar-benar sesuai dengan keinginannya.
Di sini tugas AI adalah membaca minat dari perilaku penguna, sehingga akan memberikan rekomendasi sesuai kesukaan pengguna tersebut.
Febrian menjelaskan, hal ini tentunya tidak luput dari kepemimpinan Clarissa Tanoesoedibjo sebagai Deputy CEO Vision+ yang memberikan arahan untuk memanfaatkan teknologi AI semaksimal mungkin.
Baca juga: 3 Serial Vision+ Wajib Tonton: Dari Misteri Radio Pembawa Teror hingga Kisah Cinta Komik yang Jadi Nyata!
"Jadi dengan arahan beliau, kami diharapkan dapat memanfaatkan AI semaksimal mungkin. Di sini dengan bantuan yang disediakan oleh Netcore, kami mendapatkan hasil yang luar biasa," ujar Febrian.
Vision+ bekerja sama dengan Netcore menggunakan AI untuk menarik kembali pengguna agar datang kembali menonton konten-konten yang diproduksi Vision+. Dengan adanya teknologi AI, aplikasi ini dapat memberikan konten yang tepat kepada pengguna yang tepat.
Baca juga: Las Vegas Grand Prix 2025 Siap Digelar! Ini Jadwal Streaming F1 di VISION+
Febrian menjelaskan, sejauh ini dari data yang diperoleh pihaknya, efektivitas penggunaan AI sudah mencapai 50% untuk meningkatkan pengguna di Vision+. Pengguna berhasil ditarik kembali untuk mengunjungi aplikasi dan menonton konten baru yang direkomendasikan.
"Kalau tadi kita lihat dari data yang kita punya peningkatannya bisa sampai 50% efektivitasnya. Jadi kita bisa meningkatkan pengguna kita untuk terus datang ke aplikasi dan menonton konten baru setiap saat," ujar Febrian.
Ke depannya, Vision+ berencana untuk sepenuhnya memanfaatkan penggunaan AI. Nantinya para pengguna ketika membuka aplikasi, akan mendapatkan konten yang benar-benar sesuai dengan keinginannya.
Di sini tugas AI adalah membaca minat dari perilaku penguna, sehingga akan memberikan rekomendasi sesuai kesukaan pengguna tersebut.
(nnz)
Lihat Juga :