10 Hari sebelum Meninggal, Putri Diana Ungkap Penyesalan Terdalam untuk William dan Harry
Selasa, 25 November 2025 - 17:31 WIB
loading...
A
A
A

Putri Diana bersama William dan Harry. Foto/The New Yorker
Wawancara Panorama tahun 1995 menjadi salah satu siaran yang paling banyak diteliti dalam sejarah modern. Pengakuan Diana tentang perselingkuhan dalam pernikahannya, perjuangannya melawan bulimia, dan kehidupannya di dalam monarki memberikan dampak yang sangat besar bagi keluarga kerajaan.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, asal-usul wawancara tersebut telah diperiksa ulang. Hasil penyelidikan menyimpulkan bahwa jurnalis Martin Bashir menggunakan dokumen palsu dan penipuan untuk mendapatkan akses kepada sang putri. Sebuah skema yang kemudian coba ditutup-tutupi oleh para eksekutif BBC.
Baca Juga : Patung Lilin Putri Diana dalam 'Gaun Balas Dendam' Diresmikan di Paris, Keanggunananya Tak Pernah Pudar
Bashir meyakinkannya bahwa berbicara di Panorama adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kembali suaranya, menyulut ketakutannya dengan klaim-klaim palsu, termasuk bahwa Pangeran Charles ingin dia dibunuh dan bahwa jam tangan putranya, Pangeran William, telah diubah menjadi alat mata-mata.
"Dia lemah dan itu membuatnya terperdaya Bashir," kata Monckton, menambahkan bahwa yang tidak membantu adalah Diana "terus-menerus terlibat".
"Dia bilang dia tidak boleh membicarakannya. Karena itu, Diana menjauhi orang-orang," tambahnya.
Lihat Juga :