Dampak Positif Konser Musik Dorong Pergerakan Ekonomi Nasional

Rabu, 26 November 2025 - 20:28 WIB
loading...
Dampak Positif Konser...
Synchronize Fest 2025. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Industri musik Indonesia kian diminati masyarakat. Gelaran seperti konser atau festival musik pun kerap dianggap menjadi pelepas penat di tengah rutinitas dan kesibukan sehari-hari.

Namun, tak bijak rasanya bila sebuah pertunjukan musik hanya bicara perihal euforia semata. Di lapangan, banyak aspek yang perlu diperhatikan pihak penyelenggara, seperti dampak langsung kemajuan ekonomi maupun pelestarian lingkungan itu sendiri.

iNews Media Group (IMG) berusaha mencari jawaban atas rasa penasaran publik apakah sebuah konser atau festival musik dapat memberikan efek positif yang konkret bagi masyarakat.

Baca Juga : KDI 2025 Kembali Hadir dengan Wajah Baru, Panggung Dangdut Terbesar, dan Paling Bergengsi di Indonesia

Dalam jumpa pers di acara Indonesian Music Awards (IMA) 2025 beberapa waktu lalu, Agustini Rahayu selaku Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif menegaskan bahwa industri musik menjadi satu dari 17 subsektor yang diurus pihaknya.

"Musik ini yang pertumbuhannya paling pesat dalam memberi kontribusi pergerakan ekonomi nasional," lanjutnya.

"Jadi itu yang menjadi konsen kami, kami juga bekerja sama dengan berbagai pihak, jadi ini salah satu penggerak ekonomi nasional," tambah Agustini Rahayu.

Agustini menilai musik tak hanya bicara soal karya, tetapi juga berkaitan dengan peluang pertumbuhan ekonomi nasional.Merujuk hal itu, pihaknya pun berkomitmen melebarkan jalan bagi pelaku di industri musik dari akses distribusi hingga aspek komersil lewat berbagai ajang penghargaan seperti IMA.

"Kategori baru di Indonesian Music Awards yaitu Sinergi Suara Awards adalah salau satu program yang diperuntukan mencari talenta kreatif atau skill up dari talenta-talenta yang sebelumnya sudah dijaring oleh teman-teman IMA maupun Indonesian Idol misalnya, agar akses distribusi dan komersialnya makin terbuka lebar," jelas dia.

Di lini festival musik, Synchronize Fest 2025 juga membuktikan gelarannya dapat berkontribusi dalam kemajuan ekonomi maupun pelestarian lingkungan hidup.

Tahun ini, mereka meramu ide kreatif dari tatanan panggung hingga dekorasi area konser lewat pemanfaatan limbah plastik.

Lorong pintu masuk utama dihiasi sederet karya instalasi buatan seniman rupa dengan tema pencemaran bawah laut. Ya, karya instalasi itu menjadi salah satu kritik sosial yang disuarakan dalam festival tersebut.

Dekorasi ini merupakan hasil kolaborasi Synchronize Fest dengan salah satu merek lokal yang bergerak di bidang produk tas artistik, Stuffo, sejak 2022.

"Yang tahun ini cukup spesial karena sampah plastik yang terkumpul cukup besar yaitu, 291 kilogram, yang dikirimkan oleh warga-wargi (penonton Synchronize Fest)," kata Aldila Karina Putri selaku Director of Communications di Synchronize Fest, saat kepada iNews Media Group.

"Harapannya sebenarnya ketika orang datang ke sebuah festival tidak hanya hura-hura dan senang-senang, tetapi kita juga berpikir atau mendalami disekitar kita, bahwa apapun yang kita lakukan itu memiliki dampak," katanya.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baskara Putra Raih Penghargaan...
Baskara Putra Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Jepang Lewat Lagu 'everything u are'
Pianis Dunia Rueibin...
Pianis Dunia Rueibin Chen Akan Tampil di Jakarta, Bawakan Mahakarya Brahms
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Rafi Sudirman Sambangi...
Rafi Sudirman Sambangi 5 Kota Indonesia, Hadirkan Konser Intim dan Personal
Ziva Magnolya Keluar...
Ziva Magnolya Keluar dari Zona Nyaman di Java Jazz Festival 2026, Nyanyikan 'Spain'
Pecah! Hari Pertama...
Pecah! Hari Pertama Java Jazz Festival 2026 Diserbu Ribuan Penonton
Suaraga 2026 Hadir di...
Suaraga 2026 Hadir di Solo, Padukan Musik, Wellness, dan Budaya dalam Satu Festival
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Konser HS Slank Malang...
Konser HS Slank Malang Pecah, Puluhan Ribu Penonton Serbu Lapangan Rampal
Rekomendasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
FIFA Larang Suporter...
FIFA Larang Suporter Iran Bawa Bendera Pra-Revolusi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 72: Ketegangan Memuncak! Sena Nekat Terjun ke Operasi Penyergapan di Tengah Demam Tinggi!
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
Jadi Anak Pejabat, Okie...
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved