Audi Marissa Sering Penasaran dengan Drama China meski Hobi Nonton Drakor
Rabu, 26 November 2025 - 23:12 WIB
loading...
Audi Marissa hadir di acara peluncuran Combo Asia di JHC iNews Tower (26/11/2025). Foto: IMG/Aziz Indra
A
A
A
JAKARTA - Aktris Audi Marissa yang berperan dalam film Pote di Vision+ turut antusias menanggapi paket langganan terbaru Combo Asia yang diluncurkan Vision+ dan iQIYI sebagai langkah besar di industri OTT.
Terlebih karena harga yang ditawarkan sangat terjangkau yaitu Rp 65 Ribu, namun layanan yang diberikan sangat lengkap. Baginya, terobosan tersebut membuka peluang baru bagi industri dan para talent.
“Ya pastinya excited banget ya, apalagi pasti banyak inovasi dan terobosan yang baru yang bakal mereka luncurin, yang bakal mereka ciptain juga. Jadi pastinya kita benar-benar nunggu sih apa yang bakal terjadi dan yang akan dilakukan sama pihak-pihak yang bersangkutan,” katanya.
Saat ditanya soal preferensi tontonan, Audi mengaku lebih familiar dengan drama Korea, namun tetap mencoba drama vertikal dan drama China. Apalagi saat ini drama China dikenal dengan format vertikalnya.
Baca Juga : Combo Asia Bentuk Kolaborasi Istimewa, Vision+ dan iQIYI Punya Kesamaan Visi
“Beberapa kali, aku nonton. Jadi tuh sebenarnya kalau drama vertikal itu tuh kayak udah nonton, nungguin kayak aduh harus beli nih episode selanjutnya gitu. Cuman ya masih masih agak-agak bingung ya karena aku anaknya Korean drama, jadi pas nonton drama China masih kayak ya so-so lah gitu,” tuturnya.
Audi juga menceritakan proyek Vision+ Original berjudul Pote yang dibintanginya. Drama ini mengangkat cerita tim dokter yang dikirim ke sebuah pulau untuk membantu mengatasi wabah dan menghadapi kejadian mistis.
Menurutnya, treatment yang diperlukan untuk film horor tidak jauh berbeda. Audi menjelaskan, hanya waktu saja yang membutuhkan waktu lebih lama dari series genre lainnya.
“Oh iya, drama kita di Vision+ Original ini lebih ke horor. Jadi memang jalan ceritanya itu horor dan ini adalah beberapa cast-cast dari Pote itu sendiri," jelas Audi.
"Sebenarnya untuk treatmentnya itu sama aja. Cuma mungkin waktunya yang mungkin lebih agak lama gitu. Cuma untuk treatmentnya itu sama aja sih," pungkas Audi.
Terlebih karena harga yang ditawarkan sangat terjangkau yaitu Rp 65 Ribu, namun layanan yang diberikan sangat lengkap. Baginya, terobosan tersebut membuka peluang baru bagi industri dan para talent.
“Ya pastinya excited banget ya, apalagi pasti banyak inovasi dan terobosan yang baru yang bakal mereka luncurin, yang bakal mereka ciptain juga. Jadi pastinya kita benar-benar nunggu sih apa yang bakal terjadi dan yang akan dilakukan sama pihak-pihak yang bersangkutan,” katanya.
Saat ditanya soal preferensi tontonan, Audi mengaku lebih familiar dengan drama Korea, namun tetap mencoba drama vertikal dan drama China. Apalagi saat ini drama China dikenal dengan format vertikalnya.
Baca Juga : Combo Asia Bentuk Kolaborasi Istimewa, Vision+ dan iQIYI Punya Kesamaan Visi
“Beberapa kali, aku nonton. Jadi tuh sebenarnya kalau drama vertikal itu tuh kayak udah nonton, nungguin kayak aduh harus beli nih episode selanjutnya gitu. Cuman ya masih masih agak-agak bingung ya karena aku anaknya Korean drama, jadi pas nonton drama China masih kayak ya so-so lah gitu,” tuturnya.
Audi juga menceritakan proyek Vision+ Original berjudul Pote yang dibintanginya. Drama ini mengangkat cerita tim dokter yang dikirim ke sebuah pulau untuk membantu mengatasi wabah dan menghadapi kejadian mistis.
Menurutnya, treatment yang diperlukan untuk film horor tidak jauh berbeda. Audi menjelaskan, hanya waktu saja yang membutuhkan waktu lebih lama dari series genre lainnya.
“Oh iya, drama kita di Vision+ Original ini lebih ke horor. Jadi memang jalan ceritanya itu horor dan ini adalah beberapa cast-cast dari Pote itu sendiri," jelas Audi.
"Sebenarnya untuk treatmentnya itu sama aja. Cuma mungkin waktunya yang mungkin lebih agak lama gitu. Cuma untuk treatmentnya itu sama aja sih," pungkas Audi.
(wur)
Lihat Juga :