Kronologi Viralnya Petugas KAI yang Dipecat Perkara Tumbler Penumpang
Kamis, 27 November 2025 - 14:23 WIB
loading...
Cerita petugas KAI yang disebut dipecat karena tumbler penumpang tertinggal viral di media sosial. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Jagat maya baru-baru ini dihebohkan dengan cerita petugas KRL Commuter Line yang dipecat imbas penumpang kereta yang meninggalkan tas berisikan botol minum atau tumbler. Tas tersebut diamankan petugas KAI yang tak diungkap identitasnya, namun tumbler tersebut hilang dan menjadi perkara.
Kasus ini bermula dari media sosial setelah pemilik tumbler bernama Anita membuat sebuah tulisan di akun Thread pribadinya, @anitadewl. Dalam postingan ini, Anita menceritakan kejadian tumbler miliknya yang hilang usai tertinggal di kereta.
Menurut Anita, hilangnya botol minum miliknya itu merupakan kelalaian pihak petugas KAI dan memviralkannya di media sosial.
Baca juga: Perjalanan KRL Commuter Line Rangkasbitung Kembali Normal
Cerita itu pun viral di media sosial dan menjadi perbincangan netizen. Warganet pun murka lantaran beredar kabar petugas KAI tersebut terancam dipecat imbas cerita hilangnya tumbler milik penumpang tersebut.
Berikut adalah kronologi cerita viralnya petugas KAI yang terancam dipecat akibat hilangnya botol tumbler penumpang kereta ini, dirangkum iNews Media Group, Kamis (27/11/2025).
Pemilik tumbler bernama Anita ini mengungkap ceritanya di media sosial Thread. Ia menjelaskan kronologi saat tas atau cooler bag-nya tertinggal di bagasi KRL.
Baca juga:KAI Logistik Kembangkan Kawasan Ronggowarsito Pusat Logistik Terintegrasi
“Hari Senin pulang kerja aku naik commuter line St Tanah Abang - Rangkas Bitung sekitar pukul 19.00. Aku turun di St Rawa Buntu sekitar pukul 19.40. Setelah turun aku baru tersadar cooler bag ku tetinggal di bagasi commuter line,” tulis Anita di akun Threads-nya.
Anita menjelaskan dirinya langsung meghubungi petugas KAI untuk mengamankan barangnya yang tertinggal. Menurut kesaksikan Anita, cooler bag tersebut berisikan botol minum atau tumbler miliknya.
Cooler bag berisikan botol tumbler itu pun diamankan pihak keamanan dan diberikan pada petugas KAI. Saat Anita hendak mengambil tas tersebut, ia terkejut lantaran botol tumbler miliknya tak ada di dalam.
Anita pun bersikeras agar botol minumnya bisa kembali. Petugas KAI ini berusaha mencari jalan tengah hingga bersedia untuk mendampingi melihat rekaman CCTV. Pihak petugas ini menjelaskan membuka rekaman CCTV membutuhkan prosedur dan perizanan.
Berusaha menemukan titik terang, petugas KAI ini mengaku siap mengganti botol minum atau tumbler milik penumpang KRL tersebut. Diketahui petugas tersebut rela membeli botol minum seharga Rp300 ribu ini.
Alih-alih permasalahan selesai, nasib pekerjaan petugas KAI itu pun justru berada di ujung tanduk. Anita memutuskan memviralkan cerita hilangnya tumbler miliknya di media sosial. Cerita tersebut justru berdampak pada petugas KAI yang mengamankan barang miliknya yang dianggap lalai.
Beredar isi percakapan petugas KAI dengan suami Anita. Petugas itu mengungkap pekerjaannya terancam hilang imbas kisah Threads yang dibuat Anita.
Hingga kini, pihak KAI belum buka suara terkait kasua tersebut. Kisah tentang hilangnya tumbler penumpang KRL hingga mengancam pekerjaan petugas KAI itu pun viral dan menjadi perbincangan di media sosial.
Kasus ini bermula dari media sosial setelah pemilik tumbler bernama Anita membuat sebuah tulisan di akun Thread pribadinya, @anitadewl. Dalam postingan ini, Anita menceritakan kejadian tumbler miliknya yang hilang usai tertinggal di kereta.
Menurut Anita, hilangnya botol minum miliknya itu merupakan kelalaian pihak petugas KAI dan memviralkannya di media sosial.
Baca juga: Perjalanan KRL Commuter Line Rangkasbitung Kembali Normal
Cerita itu pun viral di media sosial dan menjadi perbincangan netizen. Warganet pun murka lantaran beredar kabar petugas KAI tersebut terancam dipecat imbas cerita hilangnya tumbler milik penumpang tersebut.
Berikut adalah kronologi cerita viralnya petugas KAI yang terancam dipecat akibat hilangnya botol tumbler penumpang kereta ini, dirangkum iNews Media Group, Kamis (27/11/2025).
Kronologi Petugas KAI Dipecat karena Tumbler Penumpang Hilang
Anita Membuat Utasan di Threads
Pemilik tumbler bernama Anita ini mengungkap ceritanya di media sosial Thread. Ia menjelaskan kronologi saat tas atau cooler bag-nya tertinggal di bagasi KRL.
Baca juga:KAI Logistik Kembangkan Kawasan Ronggowarsito Pusat Logistik Terintegrasi
“Hari Senin pulang kerja aku naik commuter line St Tanah Abang - Rangkas Bitung sekitar pukul 19.00. Aku turun di St Rawa Buntu sekitar pukul 19.40. Setelah turun aku baru tersadar cooler bag ku tetinggal di bagasi commuter line,” tulis Anita di akun Threads-nya.
Anita menjelaskan dirinya langsung meghubungi petugas KAI untuk mengamankan barangnya yang tertinggal. Menurut kesaksikan Anita, cooler bag tersebut berisikan botol minum atau tumbler miliknya.
Diamankan Pihak KAI
Cooler bag berisikan botol tumbler itu pun diamankan pihak keamanan dan diberikan pada petugas KAI. Saat Anita hendak mengambil tas tersebut, ia terkejut lantaran botol tumbler miliknya tak ada di dalam.
Anita pun bersikeras agar botol minumnya bisa kembali. Petugas KAI ini berusaha mencari jalan tengah hingga bersedia untuk mendampingi melihat rekaman CCTV. Pihak petugas ini menjelaskan membuka rekaman CCTV membutuhkan prosedur dan perizanan.
Petugas KAI Siap Mengganti
Berusaha menemukan titik terang, petugas KAI ini mengaku siap mengganti botol minum atau tumbler milik penumpang KRL tersebut. Diketahui petugas tersebut rela membeli botol minum seharga Rp300 ribu ini.
Diviralkan hingga Terancam Dipecat
Alih-alih permasalahan selesai, nasib pekerjaan petugas KAI itu pun justru berada di ujung tanduk. Anita memutuskan memviralkan cerita hilangnya tumbler miliknya di media sosial. Cerita tersebut justru berdampak pada petugas KAI yang mengamankan barang miliknya yang dianggap lalai.
Beredar isi percakapan petugas KAI dengan suami Anita. Petugas itu mengungkap pekerjaannya terancam hilang imbas kisah Threads yang dibuat Anita.
Hingga kini, pihak KAI belum buka suara terkait kasua tersebut. Kisah tentang hilangnya tumbler penumpang KRL hingga mengancam pekerjaan petugas KAI itu pun viral dan menjadi perbincangan di media sosial.
(nnz)
Lihat Juga :