Hong Kong Kebakaran, MAMA Awards 2025 Tetap Digelar
Kamis, 27 November 2025 - 17:58 WIB
loading...
MAMA Awards 2025 tetap digelar di tengah kebakaran Hong Kong. Foto/Allkpop
A
A
A
HONG KONG - Setelah sempat menghadapi ketidakpastian karena kebakaran di Hong Kong , ajang musik bergengsi MAMA Awards 2025 dipastikan tetap berlangsung pada 28–29 Novemberdi Kai Tak Stadium, Hong Kong. Keputusan ini diambil di tengah tragedi kebakaran besar yang melanda kawasan Tai Po, menyebabkan puluhan korban jiwa dan ratusan orang masih dinyatakan hilang.
Sebelumnya, penyelenggara dilaporkan mengadakan rapat darurat untuk mempertimbangkan kemungkinan penundaan acara, mengingat situasi darurat yang terjadi hanya sekitar 20 kilometer dari lokasi penyelenggaraan. Kebakaran besar itu memicu kekhawatiran publik, setelah otoritas Hong Kong mengonfirmasi setidaknya 44 korban meninggal, puluhan dalam kondisi kritis, dan ratusan lainnya belum ditemukan.
Namun menurut laporan media Korea, pihak MAMA Awards akhirnya memutuskan untuk tidak membatalkan acara, melainkan menyelenggarakannya dalam suasana yang jauh lebih tenang dan penuh penghormatan. Banyak artis K-Pop terkemuka yang telah terbang menuju Hong Kong sejak sehari sebelumnya, membuat perubahan besar dalam jadwal dirasa tidak memungkinkan.
Baca Juga : Kebakaran Dahsyat Melanda 7 Gedung Tinggi Hong Kong, 44 Orang Tewas, China Berduka
Penyelenggara melalui pernyataan resmi menegaskan bahwa mereka sangat memahami situasi kritis yang sedang berlangsung. Komite menegaskan bahwa seluruh elemen acara mulai dari penampilan artis, alur acara, hingga naskah pembawa acara—sedang ditinjau ulang agar tetap menghormati kondisi darurat yang terjadi.
“Kami sangat menyadari situasi kebakaran besar yang terjadi di wilayah Tai Po. Komite penyelenggara sedang membahas langkah respons dan menyesuaikan format acara dengan lebih hati-hati,” tulis pihak MAMA Awards dalam pernyataannya.
Mereka juga meminta agar seluruh publik dan media mengarahkan setiap pertanyaan resmi melalui tim komunikasi CJ ENM dan Mnet, demi mencegah kesimpangsiuran informasi.
Baca Juga : Korban Tewas Kebakaran Gedung di Hong Kong Bertambah Jadi 55 Orang
Kebakaran yang terjadi pada 26 November waktu setempat membuat pemerintah Hong Kong meningkatkan status peringatan kebakaran ke level tertinggi, Level 5—yang terakhir kali digunakan saat tragedi Mong Kok tahun 2008. Kondisi ini membuat perhatian publik terbelah antara duka nasional dan penyelenggaraan acara internasional yang sudah terjadwal.
Meski berlangsung dalam bayang-bayang tragedi, penyelenggara menegaskan bahwa acara akan tetap memperhatikan keamanan seluruh pihak. Sejumlah penyesuaian diperkirakan akan diumumkan sebelum acara dimulai, termasuk pengurangan elemen hiburan tertentu untuk menyesuaikan suasana duka.
Dengan keputusan ini, MAMA Awards 2025 tidak hanya menjadi acara musik terbesar tahun ini, tetapi juga salah satu yang paling penuh perhatian dan kehati-hatian, mengingat situasi darurat yang belum sepenuhnya terkendali di Hong Kong.M/G Nesya Naila Naulia
Sebelumnya, penyelenggara dilaporkan mengadakan rapat darurat untuk mempertimbangkan kemungkinan penundaan acara, mengingat situasi darurat yang terjadi hanya sekitar 20 kilometer dari lokasi penyelenggaraan. Kebakaran besar itu memicu kekhawatiran publik, setelah otoritas Hong Kong mengonfirmasi setidaknya 44 korban meninggal, puluhan dalam kondisi kritis, dan ratusan lainnya belum ditemukan.
Namun menurut laporan media Korea, pihak MAMA Awards akhirnya memutuskan untuk tidak membatalkan acara, melainkan menyelenggarakannya dalam suasana yang jauh lebih tenang dan penuh penghormatan. Banyak artis K-Pop terkemuka yang telah terbang menuju Hong Kong sejak sehari sebelumnya, membuat perubahan besar dalam jadwal dirasa tidak memungkinkan.
Baca Juga : Kebakaran Dahsyat Melanda 7 Gedung Tinggi Hong Kong, 44 Orang Tewas, China Berduka
Penyelenggara melalui pernyataan resmi menegaskan bahwa mereka sangat memahami situasi kritis yang sedang berlangsung. Komite menegaskan bahwa seluruh elemen acara mulai dari penampilan artis, alur acara, hingga naskah pembawa acara—sedang ditinjau ulang agar tetap menghormati kondisi darurat yang terjadi.
“Kami sangat menyadari situasi kebakaran besar yang terjadi di wilayah Tai Po. Komite penyelenggara sedang membahas langkah respons dan menyesuaikan format acara dengan lebih hati-hati,” tulis pihak MAMA Awards dalam pernyataannya.
Mereka juga meminta agar seluruh publik dan media mengarahkan setiap pertanyaan resmi melalui tim komunikasi CJ ENM dan Mnet, demi mencegah kesimpangsiuran informasi.
Baca Juga : Korban Tewas Kebakaran Gedung di Hong Kong Bertambah Jadi 55 Orang
Kebakaran yang terjadi pada 26 November waktu setempat membuat pemerintah Hong Kong meningkatkan status peringatan kebakaran ke level tertinggi, Level 5—yang terakhir kali digunakan saat tragedi Mong Kok tahun 2008. Kondisi ini membuat perhatian publik terbelah antara duka nasional dan penyelenggaraan acara internasional yang sudah terjadwal.
Meski berlangsung dalam bayang-bayang tragedi, penyelenggara menegaskan bahwa acara akan tetap memperhatikan keamanan seluruh pihak. Sejumlah penyesuaian diperkirakan akan diumumkan sebelum acara dimulai, termasuk pengurangan elemen hiburan tertentu untuk menyesuaikan suasana duka.
Dengan keputusan ini, MAMA Awards 2025 tidak hanya menjadi acara musik terbesar tahun ini, tetapi juga salah satu yang paling penuh perhatian dan kehati-hatian, mengingat situasi darurat yang belum sepenuhnya terkendali di Hong Kong.M/G Nesya Naila Naulia
(wur)
Lihat Juga :