Begini Momen Pertemuan Harris, Anita, dan Argi Akhiri Viral Tumbler yang Hilang di KRL
Jum'at, 28 November 2025 - 08:48 WIB
loading...
Pertemuan pasutri pemilik tumbler Alvin dan Anita bersama petugas stasiun, Argi berlangsung di Kantor KAI Wisata, Stasiun Gondangdia, Jakarta, pada Kamis (27/11/2025) malam. Foto/PT KAI.
A
A
A
JAKARTA - Pasangan suami istri Harris dan Anita, pemilik tumbler Tuku yang sempat viral karena hilang di KRL , akhirnya dipertemukan dengan petugas Stasiun Rangkasbitung bernama Argi dalam proses mediasi yang difasilitasi PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Pertemuan berlangsung di Kantor KAI Wisata, Stasiun Gondangdia, Jakarta, pada Kamis (27/11/2025) malam.
Momen mediasi ini digelar setelah peristiwa tumbler yang tertinggal di kereta menjadi perbincangan hangat di media sosial. PT KAI kemudian mengambil langkah proaktif dengan mempertemukan seluruh pihak dalam suasana kekeluargaan untuk meluruskan informasi sekaligus mencari titik tengah penyelesaian.
Baca juga: KAI Tegaskan Tak Pecat Petugas Kereta yang Viral Karena Tumbler Penumpang Hilang
Dalam pertemuan itu, Harris tampak mengenakan kemeja kuning, sementara Anita hadir dengan kemeja Panjang berwarna abu-abu dan kerudung biru.
Petugas Argi, yang sebelumnya terlibat dalam penanganan laporan barang tertinggal, tampak menggunakan kemeja pendek berwarna abu-abu gelap.
Ketiganya terlihat berdiri Bersama. Sambil tersenyum Harris dan Argi bersalaman menggambarkan situasi yang sudah jauh lebih kondusif.
Baca juga: Kronologi Viralnya Petugas KAI yang Dipecat Perkara Tumbler Penumpang
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin juga memastikan bahwa KAI tidak memecat Argi karena kasus ini. "Argi tetap menjadi karyawan KAI Group serta bagian dari garda terdepan pelayanan. Terus semangat bertugas dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggan,” katanya, melalui siaran pers, Jumat (28/11/2025)
Vice President Corporate Communications KAI Anne Purba dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa langkah penyelesaian secara kekeluargaan ini merupakan bentuk keterbukaan KAI Group terhadap setiap masukan pelanggan.
“KAI memastikan seluruh proses pelayanan pelanggan berjalan sesuai ketentuan. Kami juga menegaskan bahwa tidak ada pemecatan terhadap petugas terkait sebagaimana isu yang sebelumnya beredar,” jelas Anne.
Pertemuan berlangsung di Kantor KAI Wisata, Stasiun Gondangdia, Jakarta, pada Kamis (27/11/2025) malam.
Momen mediasi ini digelar setelah peristiwa tumbler yang tertinggal di kereta menjadi perbincangan hangat di media sosial. PT KAI kemudian mengambil langkah proaktif dengan mempertemukan seluruh pihak dalam suasana kekeluargaan untuk meluruskan informasi sekaligus mencari titik tengah penyelesaian.
Baca juga: KAI Tegaskan Tak Pecat Petugas Kereta yang Viral Karena Tumbler Penumpang Hilang
Dalam pertemuan itu, Harris tampak mengenakan kemeja kuning, sementara Anita hadir dengan kemeja Panjang berwarna abu-abu dan kerudung biru.
Petugas Argi, yang sebelumnya terlibat dalam penanganan laporan barang tertinggal, tampak menggunakan kemeja pendek berwarna abu-abu gelap.
Ketiganya terlihat berdiri Bersama. Sambil tersenyum Harris dan Argi bersalaman menggambarkan situasi yang sudah jauh lebih kondusif.
Baca juga: Kronologi Viralnya Petugas KAI yang Dipecat Perkara Tumbler Penumpang
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin juga memastikan bahwa KAI tidak memecat Argi karena kasus ini. "Argi tetap menjadi karyawan KAI Group serta bagian dari garda terdepan pelayanan. Terus semangat bertugas dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggan,” katanya, melalui siaran pers, Jumat (28/11/2025)
Vice President Corporate Communications KAI Anne Purba dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa langkah penyelesaian secara kekeluargaan ini merupakan bentuk keterbukaan KAI Group terhadap setiap masukan pelanggan.
“KAI memastikan seluruh proses pelayanan pelanggan berjalan sesuai ketentuan. Kami juga menegaskan bahwa tidak ada pemecatan terhadap petugas terkait sebagaimana isu yang sebelumnya beredar,” jelas Anne.
(nnz)
Lihat Juga :