Raisa Peluk Foto Ibunda usai Pemakaman, Tak Kuasa Tahan Tangis
Sabtu, 29 November 2025 - 15:21 WIB
loading...
Raisa yang diselimuti duka mendalam mengaku ikhlas atas kepergian sang ibunda yang sejak lama berjuang melawan kanker. Foto/Mei Sada.
A
A
A
JAKARTA - Suasana haru menyelimuti pemakaman ibunda penyanyi Raisa Andriana di Pemakaman Umum Cinere, Depok pada Sabtu (29/11/2025). Seusai prosesi pemakaman, Raisa memberikan keterangan singkat kepada awak media.
Raisa menyampaikan rasa terima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan kepadanya dan keluarga. Ia tampak memeluk foto sang ibunda dan matanya tampak sembab.
Raisa yang diselimuti duka mendalam mengaku ikhlas atas kepergian sang ibunda yang sejak lama berjuang melawan kanker. Ia mengungkapkan bahwa sang ibu meninggal dunia dengan tenang tanpa merasakan penderitaan pada saat-saat terakhirnya.
Baca juga: Innalillahi, Ibunda Raisa Meninggal Dunia
Raisa juga mengenang kesempatan minggu lalu di mana dia mendoakan para pejuang kanker saat AMI Awards. Tak disangka, hari ini dia harus kehilangan sosok ibunda tercinta yang selama ini berjuang melawan kanker.
“Minggu lalu, saat AMI Awards, aku ngedoain teman-teman pejuang kanker karena ibuku juga kanker. Dan pagi ini dipanggil sama Allah SWT,” ujarnya dengan suara bergetar.
“Kepergiannya juga sangat indah, terus juga enggak ada kesakitan ataupun sesuatu yang gimana-gimana gitu. Jadi alhamdulillah semuanya lancar," jelas Raisa.
Baca juga: Kakak Raisa Bagikan Momen Terakhir sebelum Ibunda Meninggal Dunia
Sambil mengusap foto ibunya, Raisa berkali-kali menyampaikan rasa terima kasih kepada publik, rekan media, dan para penggemar yang telah memberikan dukungan serta doa sejak ibunya menjalani perawatan.
"Aku ya berharap doanya aja buat ibu, semoga diterima di sisi Allah SWT. Terima kasih buat teman-teman yang sudah ikut doain ibu dari kemarin pas lagi sakitnya,” katanya.
Ia juga memohon agar masyarakat dapat menghormati privasi keluarganya selama masa berkabung. Saat ditanya soal bagaimana sosok ibunya, Raisa tak mampu menahan tangis
Sambil menitikkan air mata, ia menyebut ibunya sebagai figur hangat yang mudah membuat orang lain merasa dekat.
“Ibu tuh semua orang yang pernah ketemu aku pasti tahu deh. Ibu tuh orangnya sangat hangat, sangat bawel juga, dan suka bercanda,” kenangnya.
Baginya, kedekatan dengan sang ibu bukan hanya dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan ada dua lagu ciptaannya yang terinspirasi dari sang ibunda.
Raisa mengatakan bahwa banyak nilai hidup yang ia pelajari dari ibunya, termasuk kebaikan hati dan kebiasaan berbagi cerita.
Raisa menyampaikan rasa terima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan kepadanya dan keluarga. Ia tampak memeluk foto sang ibunda dan matanya tampak sembab.
Raisa yang diselimuti duka mendalam mengaku ikhlas atas kepergian sang ibunda yang sejak lama berjuang melawan kanker. Ia mengungkapkan bahwa sang ibu meninggal dunia dengan tenang tanpa merasakan penderitaan pada saat-saat terakhirnya.
Baca juga: Innalillahi, Ibunda Raisa Meninggal Dunia
Raisa juga mengenang kesempatan minggu lalu di mana dia mendoakan para pejuang kanker saat AMI Awards. Tak disangka, hari ini dia harus kehilangan sosok ibunda tercinta yang selama ini berjuang melawan kanker.
“Minggu lalu, saat AMI Awards, aku ngedoain teman-teman pejuang kanker karena ibuku juga kanker. Dan pagi ini dipanggil sama Allah SWT,” ujarnya dengan suara bergetar.
“Kepergiannya juga sangat indah, terus juga enggak ada kesakitan ataupun sesuatu yang gimana-gimana gitu. Jadi alhamdulillah semuanya lancar," jelas Raisa.
Baca juga: Kakak Raisa Bagikan Momen Terakhir sebelum Ibunda Meninggal Dunia
Sambil mengusap foto ibunya, Raisa berkali-kali menyampaikan rasa terima kasih kepada publik, rekan media, dan para penggemar yang telah memberikan dukungan serta doa sejak ibunya menjalani perawatan.
"Aku ya berharap doanya aja buat ibu, semoga diterima di sisi Allah SWT. Terima kasih buat teman-teman yang sudah ikut doain ibu dari kemarin pas lagi sakitnya,” katanya.
Ia juga memohon agar masyarakat dapat menghormati privasi keluarganya selama masa berkabung. Saat ditanya soal bagaimana sosok ibunya, Raisa tak mampu menahan tangis
Sambil menitikkan air mata, ia menyebut ibunya sebagai figur hangat yang mudah membuat orang lain merasa dekat.
“Ibu tuh semua orang yang pernah ketemu aku pasti tahu deh. Ibu tuh orangnya sangat hangat, sangat bawel juga, dan suka bercanda,” kenangnya.
Baginya, kedekatan dengan sang ibu bukan hanya dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan ada dua lagu ciptaannya yang terinspirasi dari sang ibunda.
Raisa mengatakan bahwa banyak nilai hidup yang ia pelajari dari ibunya, termasuk kebaikan hati dan kebiasaan berbagi cerita.
(nnz)
Lihat Juga :