Ini Faktor Risiko dan Gejala Kanker Paru seperti yang Dialami Ibunda Raisa
Minggu, 30 November 2025 - 13:15 WIB
loading...
Kanker paru masih menjadi penyakit penyebab kematian terbesar di dunia. Foto/moffit cancer center
A
A
A
JAKARTA - Kabar duka datang dari penyanyi Raisa Andriana . Sang ibunda, Ria Mariaty meninggal dunia di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, Sabtu (29/11/2025) dan menyisakan duka mendalam.
Ibunda Raisa sebelumnya berjuang melawan kanker paru yang diidapnya. Sang ibunda menderita kanker paru-paru stadium lanjut sebelum meninggal dunia.
Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum dan menjadi penyebab utama kematian terkait kanker di seluruh dunia. Meski dikenal sebagai penyakit yang berbahaya, banyak orang masih belum memahami apa itu kanker paru, bagaimana gejalanya, serta apa saja faktor risikonya. Pemahaman mendalam penting agar masyarakat bisa melakukan pencegahan sejak dini.
Baca Juga : Innalillahi, Ibunda Raisa Meninggal Dunia
Mengenal Kanker Paru
Kanker paru adalah kondisi ketika sel-sel abnormal di paru-paru tumbuh secara tidak terkendali. Sel-sel ini dapat membentuk tumor, mengganggu fungsi pernapasan, dan berpotensi menyebar ke organ lain (metastasis).
Kanker paru-paru masih menjadi ancaman serius bagikesehatan global. Dikenal sebagai “silent killer”, penyakit inisering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak pasien baru menyadari kondisinya setelahmemasuki fase lanjut. Kanker parudapat berkembang cepat dan menyerang bagian lain dari tubuh, menjadikannya salah satu jenis kankerpaling mematikan di dunia.
Baca Juga : Studi: Vitamin C dan Karotenoid Bisa Menunda Menopause hingga Satu Tahun
Penyebab dan Faktor Risiko
Berdasarkan data Global Cancer Observatory (Globocan) 2022, dalam lima tahun terakhir (2018–2022), terdapat 2.48juta kasus kanker paru atau sekitar 12,5% dari total kasuskanker di dunia, menjadikannya jenis kanker dengan jumlahkasus tertinggi secara global.
Adapun beberapa faktor penyebab yang meningkatkan risiko kanker paru. Berikut di antaranya yang wajib diwaspadai oleh masyarakat:
1. Merokok
Merupakan faktor terbesar penyebab kanker paru. Baik perokok aktif maupun perokok pasif memiliki peningkatan risiko signifikan.
2. Polusi Udara
Paparan jangka panjang terhadap udara tercemar, termasuk asap kendaraan dan industri, dapat meningkatkan risiko.
3. Paparan Bahan Kimia Berbahaya
Misalnya radon, asbestos, arsenik, atau zat beracun lainnya di lingkungan kerja.
4. Riwayat Keluarga
Genetika juga berperan. Seseorang memiliki risiko lebih tinggi bila anggota keluarga dekat pernah mengidap kanker paru.
5. Riwayat Penyakit Paru
Penyakit paru kronis seperti PPOK dapat meningkatkan kerentanan.
Gejala Kanker Paru
Pada tahap awal, kanker paru sering tidak menunjukkan gejala yang khas. Seiring perkembangan, beberapa gejala yang umum muncul antara lain:
Batuk terus-menerus atau batuk yang semakin parah
Batuk berdarah
Sesak napas
Nyeri dada
Suara serak
Penurunan berat badan tanpa sebab
Mudah lelah
Infeksi paru berulang (misalnya pneumonia)
Ibunda Raisa sebelumnya berjuang melawan kanker paru yang diidapnya. Sang ibunda menderita kanker paru-paru stadium lanjut sebelum meninggal dunia.
Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum dan menjadi penyebab utama kematian terkait kanker di seluruh dunia. Meski dikenal sebagai penyakit yang berbahaya, banyak orang masih belum memahami apa itu kanker paru, bagaimana gejalanya, serta apa saja faktor risikonya. Pemahaman mendalam penting agar masyarakat bisa melakukan pencegahan sejak dini.
Baca Juga : Innalillahi, Ibunda Raisa Meninggal Dunia
Mengenal Kanker Paru
Kanker paru adalah kondisi ketika sel-sel abnormal di paru-paru tumbuh secara tidak terkendali. Sel-sel ini dapat membentuk tumor, mengganggu fungsi pernapasan, dan berpotensi menyebar ke organ lain (metastasis).
Kanker paru-paru masih menjadi ancaman serius bagikesehatan global. Dikenal sebagai “silent killer”, penyakit inisering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak pasien baru menyadari kondisinya setelahmemasuki fase lanjut. Kanker parudapat berkembang cepat dan menyerang bagian lain dari tubuh, menjadikannya salah satu jenis kankerpaling mematikan di dunia.
Baca Juga : Studi: Vitamin C dan Karotenoid Bisa Menunda Menopause hingga Satu Tahun
Penyebab dan Faktor Risiko
Berdasarkan data Global Cancer Observatory (Globocan) 2022, dalam lima tahun terakhir (2018–2022), terdapat 2.48juta kasus kanker paru atau sekitar 12,5% dari total kasuskanker di dunia, menjadikannya jenis kanker dengan jumlahkasus tertinggi secara global.
Adapun beberapa faktor penyebab yang meningkatkan risiko kanker paru. Berikut di antaranya yang wajib diwaspadai oleh masyarakat:
1. Merokok
Merupakan faktor terbesar penyebab kanker paru. Baik perokok aktif maupun perokok pasif memiliki peningkatan risiko signifikan.
2. Polusi Udara
Paparan jangka panjang terhadap udara tercemar, termasuk asap kendaraan dan industri, dapat meningkatkan risiko.
3. Paparan Bahan Kimia Berbahaya
Misalnya radon, asbestos, arsenik, atau zat beracun lainnya di lingkungan kerja.
4. Riwayat Keluarga
Genetika juga berperan. Seseorang memiliki risiko lebih tinggi bila anggota keluarga dekat pernah mengidap kanker paru.
5. Riwayat Penyakit Paru
Penyakit paru kronis seperti PPOK dapat meningkatkan kerentanan.
Gejala Kanker Paru
Pada tahap awal, kanker paru sering tidak menunjukkan gejala yang khas. Seiring perkembangan, beberapa gejala yang umum muncul antara lain:
Batuk terus-menerus atau batuk yang semakin parah
Batuk berdarah
Sesak napas
Nyeri dada
Suara serak
Penurunan berat badan tanpa sebab
Mudah lelah
Infeksi paru berulang (misalnya pneumonia)
(wur)
Lihat Juga :