Kronologi Epy Kusnandar yang Meninggal Dunia karena Pecah Pembuluh Darah di Otak
Rabu, 03 Desember 2025 - 21:01 WIB
loading...
Artis Epy Kusnandar meninggal dunia, Rabu (3/12/2025) karena mengalami pembuluh darah di bagian otak pecah. Foto/IG Epy Kusnandar.
A
A
A
JAKARTA - Artis Epy Kusnandar menghembuskan nafas terakhir pada Rabu siang tadi. Pihak keluarga menyampaikan bahwa Epy mengalami pembuluh darah di bagian otak pecah .
“Memang betul ada penyumbatan pembuluh darah di belakang otak. Katanya ukurannya cuma segini. Batang otak itu katanya ukurannya cuma segini. Yang tersumbatnya hanya satu tapi itu pusat kontrol kehidupan. Gerak, napas,” kata putra Epy Kusnandar, Damar Rizal Marzuki kepada wartawan, Rabu (3/12/2025).
Dia menceritakan kejadian bermula pada waktu subuh. Ia menerima kabar pada pukul 05.30 WIB dan langsung bergegas menuju rumah sakit di Cawang. Saat ditemukan oleh istrinya, Karina Ranau, Epy Kusnandar sudah dalam kondisi kritis.
“Kronologisnya begitu cepat kalau kata dokter. Karena, penyakitnya berhubungan dengan alat yang paling vital, otak manusia ya. Sama kayak jantung,” ujar dia.
Baca juga: Detik-detik Jenazah Epy Kusnandar Dibawa ke Rumah Duka, Istri Tak Kuasa Menahan Tangis
Ketika tiba di rumah sakit, kondisi bintang sinetron ‘Preman Pensiun’ itu sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan, pihak medis sudah memberi tahu keluarga untuk menunggu keajaiban.
"Penyakit jantung, penyakit otak, itu bisa tiba-tiba. Bisa dalam hitungan detik, tidak sampai berhari-hari atau berbulan-bulan. Itu di situ udah mulai menunggu keajaiban gitu," cerita Damar.
Sementara itu, adik Epy Kusnandar, Deniar Hendarsah mengatakan kondisi kritis yang dialami Epy sudah tahap semi-koma dan tensi tinggi yang tak kunjung turun, tindakan operasi pun tidak mungkin dilakukan
Ia menuturkan, pihak rumah sakit juga sudah memberikan upaya maksimal, termasuk alat bantu oksigen dan obat-obatan untuk menaikkan kesadaran. Namun, kondisi Epy Kusnandar justru semakin memburuk ketika tensinya mulai turun.
“Akhirnya dengan bertahan beberapa jam, beberapa menit, sampai di suatu saat di ruangan itu udah dipenuhi sama keluarga, sama kerabat, terus menyemangati, ya akhirnya di pukul 14:24 dinyatakan detak jantung berhenti dan napas... nafas berpulang," ujar Deniar.
“Memang betul ada penyumbatan pembuluh darah di belakang otak. Katanya ukurannya cuma segini. Batang otak itu katanya ukurannya cuma segini. Yang tersumbatnya hanya satu tapi itu pusat kontrol kehidupan. Gerak, napas,” kata putra Epy Kusnandar, Damar Rizal Marzuki kepada wartawan, Rabu (3/12/2025).
Dia menceritakan kejadian bermula pada waktu subuh. Ia menerima kabar pada pukul 05.30 WIB dan langsung bergegas menuju rumah sakit di Cawang. Saat ditemukan oleh istrinya, Karina Ranau, Epy Kusnandar sudah dalam kondisi kritis.
“Kronologisnya begitu cepat kalau kata dokter. Karena, penyakitnya berhubungan dengan alat yang paling vital, otak manusia ya. Sama kayak jantung,” ujar dia.
Baca juga: Detik-detik Jenazah Epy Kusnandar Dibawa ke Rumah Duka, Istri Tak Kuasa Menahan Tangis
Ketika tiba di rumah sakit, kondisi bintang sinetron ‘Preman Pensiun’ itu sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan, pihak medis sudah memberi tahu keluarga untuk menunggu keajaiban.
"Penyakit jantung, penyakit otak, itu bisa tiba-tiba. Bisa dalam hitungan detik, tidak sampai berhari-hari atau berbulan-bulan. Itu di situ udah mulai menunggu keajaiban gitu," cerita Damar.
Sementara itu, adik Epy Kusnandar, Deniar Hendarsah mengatakan kondisi kritis yang dialami Epy sudah tahap semi-koma dan tensi tinggi yang tak kunjung turun, tindakan operasi pun tidak mungkin dilakukan
Ia menuturkan, pihak rumah sakit juga sudah memberikan upaya maksimal, termasuk alat bantu oksigen dan obat-obatan untuk menaikkan kesadaran. Namun, kondisi Epy Kusnandar justru semakin memburuk ketika tensinya mulai turun.
“Akhirnya dengan bertahan beberapa jam, beberapa menit, sampai di suatu saat di ruangan itu udah dipenuhi sama keluarga, sama kerabat, terus menyemangati, ya akhirnya di pukul 14:24 dinyatakan detak jantung berhenti dan napas... nafas berpulang," ujar Deniar.
(nnz)
Lihat Juga :