Menurunkan Tekanan Darah Bisa Dilakukan Tanpa Obat, Begini Caranya!
Kamis, 04 Desember 2025 - 07:10 WIB
loading...
Tekanan darah tinggi bisa memicu munculnya penyakit kardiovaskular. Foto/WebMD
A
A
A
JAKARTA - Kasus hipertensi alias tekanan darah tinggi di Indonesia jumlahnya terus meningkat. Tak hanya menyerang orang dewasa, hipertensi juga sudah mulai diderita usia muda.
Gaya hidup sedentary disebut-sebut menjadi salah satu penyebab penyakit ini. Darah tinggi sebaiknya diwaspadai, karena bisa memicu munculnya penyakit lain lain seperti stroke, gagal ginjal, dan jantung.
Seperti dilansir di Webmd, di Amerika penyakit ini menyebabkan lebih dari 1000 kematian perharinya.
Baca Juga : Waspada! Angka Hipertensi pada Anak dan Remaja Meningkat Dua Kali Lipat
Memang penyakit ini terkesan susah untuk disembuhkan. Padahal bila disiplin, penyakit ini setidaknya bisa dikendalikan. Para ahli kesehatan mengungkap bahwa 50 sampai 90 persen tekanan darah tinggi bisa diturunkan dengan penerapan gaya hidup sehat.
1. Olahraga Tak harus melakukan olahraga berat. Mulailah dengan olahraga ringan saja. Mulailah dengan melakukan olahraga yang Anda sukai lima sampai 10 menit perhari. Secara bertahap tingkatkan kuantitasnya hingga 30 menit perhari.
Baca Juga : Benarkah Daging Kambing Jadi Penyebab Hipertensi? Ini Penjelasan Ahli IPB University
2. Pola makan sehat Mulailah menjalani pola makan makan sehat dengan mengurangi konsumsi makanan berproses, kemasan, dan junkfood. Pasalnya makanan tersebut mengandung garam yang cukup tinggi. Ubah mindset berpikir Anda bahwa mengurangi garam bukan berarti mengurangi garam pada masakan. Tapi ingat bahwa kandungan garam banyak bertebaran di makan kemasan, junkfood, dan makanan di restoran.
3. Menurunkan berat badan Mengurangi berat badan 5 persen saja akan cukup berpengaruh pada tekanan darah Anda. Apalagi bila Anda berhasil menurunkan 10 persen dari berat badan Anda, ingin akan berdampak besar bagi penurunan tekanan darah dan risiko terkena penyakit kardiovaskular.
4. Kurangi asupan alkohol. Sebuah studi pernah mengungkapkan bahwa 53 persen orang yang mengonsumsi 7-13 gelas alkohol perminggj bisa terkena hipertensi ringan. Sedangkan orang yang mengonsumsi alkohol 14 gelas perminggu memiliki risiko 69 persen terkena hipertensi.
5. Berhenti merokok. Berhenti merokok efektif menurunkan tekanan darah tinggi dan menurunkan risiko penyakit serangan jantung.
Gaya hidup sedentary disebut-sebut menjadi salah satu penyebab penyakit ini. Darah tinggi sebaiknya diwaspadai, karena bisa memicu munculnya penyakit lain lain seperti stroke, gagal ginjal, dan jantung.
Seperti dilansir di Webmd, di Amerika penyakit ini menyebabkan lebih dari 1000 kematian perharinya.
Baca Juga : Waspada! Angka Hipertensi pada Anak dan Remaja Meningkat Dua Kali Lipat
Memang penyakit ini terkesan susah untuk disembuhkan. Padahal bila disiplin, penyakit ini setidaknya bisa dikendalikan. Para ahli kesehatan mengungkap bahwa 50 sampai 90 persen tekanan darah tinggi bisa diturunkan dengan penerapan gaya hidup sehat.
Gaya hidup sehat seperti apa yang bisa menurunkan hipertensi? Berikut ini rekomendasi seperti dikutip di Webmd:
1. Olahraga Tak harus melakukan olahraga berat. Mulailah dengan olahraga ringan saja. Mulailah dengan melakukan olahraga yang Anda sukai lima sampai 10 menit perhari. Secara bertahap tingkatkan kuantitasnya hingga 30 menit perhari.
Baca Juga : Benarkah Daging Kambing Jadi Penyebab Hipertensi? Ini Penjelasan Ahli IPB University
2. Pola makan sehat Mulailah menjalani pola makan makan sehat dengan mengurangi konsumsi makanan berproses, kemasan, dan junkfood. Pasalnya makanan tersebut mengandung garam yang cukup tinggi. Ubah mindset berpikir Anda bahwa mengurangi garam bukan berarti mengurangi garam pada masakan. Tapi ingat bahwa kandungan garam banyak bertebaran di makan kemasan, junkfood, dan makanan di restoran.
3. Menurunkan berat badan Mengurangi berat badan 5 persen saja akan cukup berpengaruh pada tekanan darah Anda. Apalagi bila Anda berhasil menurunkan 10 persen dari berat badan Anda, ingin akan berdampak besar bagi penurunan tekanan darah dan risiko terkena penyakit kardiovaskular.
4. Kurangi asupan alkohol. Sebuah studi pernah mengungkapkan bahwa 53 persen orang yang mengonsumsi 7-13 gelas alkohol perminggj bisa terkena hipertensi ringan. Sedangkan orang yang mengonsumsi alkohol 14 gelas perminggu memiliki risiko 69 persen terkena hipertensi.
5. Berhenti merokok. Berhenti merokok efektif menurunkan tekanan darah tinggi dan menurunkan risiko penyakit serangan jantung.
(wur)
Lihat Juga :