Rentan Sakit! Ini Tips Mengatasi Demam pada Anak di Musim Hujan
Jum'at, 05 Desember 2025 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Musim Hujan Tiba, Waspadai Penyakit dan Terapkan Tips Kesehatan dari Pakar Epidemiologi
Pertama mengenali penyebab demam pada anak khususnya di musim hujan ini. Demam bukan penyakit, melainkan tanda tubuh sedang melawan infeksi.
Di musim hujan, penyebab yang sering muncul antara lain flu atau pilek, infeksi saluran pernapasan, diare karena kontaminasi makanan/minuman hingga infeksi virus musiman. Selama tidak ada gejala bahaya, demam biasanya dapat ditangani di rumah.
Anda juga dapat memberikan obat penurun demam seperti parasetamol atau ibuprofen untuk menenangkannya, dengan dosis yang sesuai dengan berat badannya. Segera temui dokter jika demam tinggi, terus-menerus, atau disertai gejala berat lainnya.
Kemudian memastikan suhu anak secara akurat. Gunakan termometer digital dan ukur suhu pada dahi, atau telinga untuk memastikan demam pada anak.
Demam ringan biasanya ada di kisaran 37,5–38°C, demam sedang/tinggi kisaran di atas 38° C dan demam sangat tinggi mencapai 39°C. Catat perubahan suhu setiap beberapa jam untuk memantau kondisinya.
Mengompres anak bisa jadi langkah pertama untuk menurunkan demam mereka. Kompres hangat membantu membuka pembuluh darah sehingga panas tubuh keluar lebih efektif.
Cara yang benar yakni menggynakan air hangat kuku (bukan dingin/es). Tempatkan di dahi, ketiak, atau lipatan paha dan ganti bila kain mulai dingin.
Satu lagi cara yang tepat ialah memastukan anak minum yang cukup. Saat demam, tubuh kehilangan lebih banyak cairan. Pastikan anak minum air putih lebih sering seperti sup hangat atau oralit bila diperlukan.
1. Kenali Penyebab Demam
Pertama mengenali penyebab demam pada anak khususnya di musim hujan ini. Demam bukan penyakit, melainkan tanda tubuh sedang melawan infeksi.
Di musim hujan, penyebab yang sering muncul antara lain flu atau pilek, infeksi saluran pernapasan, diare karena kontaminasi makanan/minuman hingga infeksi virus musiman. Selama tidak ada gejala bahaya, demam biasanya dapat ditangani di rumah.
Anda juga dapat memberikan obat penurun demam seperti parasetamol atau ibuprofen untuk menenangkannya, dengan dosis yang sesuai dengan berat badannya. Segera temui dokter jika demam tinggi, terus-menerus, atau disertai gejala berat lainnya.
2. Lakukan Pengukuran Suhu Secara Akurat
Kemudian memastikan suhu anak secara akurat. Gunakan termometer digital dan ukur suhu pada dahi, atau telinga untuk memastikan demam pada anak.
Demam ringan biasanya ada di kisaran 37,5–38°C, demam sedang/tinggi kisaran di atas 38° C dan demam sangat tinggi mencapai 39°C. Catat perubahan suhu setiap beberapa jam untuk memantau kondisinya.
3. Berikan Kompres Hangat
Mengompres anak bisa jadi langkah pertama untuk menurunkan demam mereka. Kompres hangat membantu membuka pembuluh darah sehingga panas tubuh keluar lebih efektif.
Cara yang benar yakni menggynakan air hangat kuku (bukan dingin/es). Tempatkan di dahi, ketiak, atau lipatan paha dan ganti bila kain mulai dingin.
4. Pastikan Anak Minum Cukup
Satu lagi cara yang tepat ialah memastukan anak minum yang cukup. Saat demam, tubuh kehilangan lebih banyak cairan. Pastikan anak minum air putih lebih sering seperti sup hangat atau oralit bila diperlukan.
(nnz)
Lihat Juga :