Sport Tourism Jadi Pilar Baru Ekonomi: Pemerintah Siapkan Roadmap Nasional
Minggu, 07 Desember 2025 - 20:40 WIB
loading...
BP BUMN Donny Oskaria dan Menpar Widiyanti Putri Wardhana. Foto/IMG-Mei Sada Sirait
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah mulai memposisikan sport tourism sebagai pilar baru pertumbuhan ekonomi nasional. Kepala BP BUMN Donny Oskaria menyebut tren pariwisata berbasis olahraga telah menjadi fenomena global yang kini harus dimanfaatkan Indonesia secara serius.
“Sport tourism hari ini sudah menjadi anchor baru dalam dunia pariwisata. Ke depan, ini diharapkan menjadi bagian dari kebijakan negara sebagai strategi pertumbuhan ekonomi,” kata Donny.
Pemerintah juga disebut tengah menyusun roadmap pengembangan sport tourism yang terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah. Salah satu fokusnya adalah penyusunan kalender nasional event olahraga yang berpotensi menarik arus wisatawan.
Baca Juga : Pemerintah Dorong Green Sport Tourism, Lombok dan Toba Jadi Prioritas
Menurut Donny, kalender ini akan menjadi dasar pengelolaan event oleh Kementerian Pariwisata dengan dukungan lintas kementerian guna memastikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
“Kita ingin event-event ini memberikan efek ekonomi riil, terutama di daerah destinasi,” ujarnya.
Donny mengaku pihaknya akan mendukung secara penuh dalam bentuk kerja sama dengan Kementerian Olahraga. Pihaknya akan mendukung seluruh penyelenggaraan event-event yang memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat.
"Kami sifatnya di data tentu mendukung komitmen kita sebagai bagian daripada negara tentu dan kita akan men-support dalam bentuk kerjasama dengan Kementerian Olahraga untuk mendukung seluruh penyelenggaraan daripada event-event yang memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat kita," jelasnya.
Baca Juga : MaiA Resmi Diluncurkan Kemenpar: Era Baru Pariwisata Cerdas di Indonesia Dimulai
Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilai peluang sport tourism sangat besar karena perubahan gaya hidup generasi muda yang semakin peduli pada kesehatan. Ia menyebut Lombok dan Danau Toba sebagai contoh destinasi prioritas pengembangan event olahraga yang memiliki daya tarik alam sekaligus nilai promosi pariwisata.
"Jadi kami bersepakat untuk melakukan event-event olahraga, menyelenggarakan event-event sports di destinasi-destinasi sekalian untuk mempromosikan destinasi Indonesia seperti di Lombok, di Toba, dan lain sebagainya," jelas Widiyanti.
“Sport tourism hari ini sudah menjadi anchor baru dalam dunia pariwisata. Ke depan, ini diharapkan menjadi bagian dari kebijakan negara sebagai strategi pertumbuhan ekonomi,” kata Donny.
Pemerintah juga disebut tengah menyusun roadmap pengembangan sport tourism yang terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah. Salah satu fokusnya adalah penyusunan kalender nasional event olahraga yang berpotensi menarik arus wisatawan.
Baca Juga : Pemerintah Dorong Green Sport Tourism, Lombok dan Toba Jadi Prioritas
Menurut Donny, kalender ini akan menjadi dasar pengelolaan event oleh Kementerian Pariwisata dengan dukungan lintas kementerian guna memastikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
“Kita ingin event-event ini memberikan efek ekonomi riil, terutama di daerah destinasi,” ujarnya.
Donny mengaku pihaknya akan mendukung secara penuh dalam bentuk kerja sama dengan Kementerian Olahraga. Pihaknya akan mendukung seluruh penyelenggaraan event-event yang memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat.
"Kami sifatnya di data tentu mendukung komitmen kita sebagai bagian daripada negara tentu dan kita akan men-support dalam bentuk kerjasama dengan Kementerian Olahraga untuk mendukung seluruh penyelenggaraan daripada event-event yang memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat kita," jelasnya.
Baca Juga : MaiA Resmi Diluncurkan Kemenpar: Era Baru Pariwisata Cerdas di Indonesia Dimulai
Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilai peluang sport tourism sangat besar karena perubahan gaya hidup generasi muda yang semakin peduli pada kesehatan. Ia menyebut Lombok dan Danau Toba sebagai contoh destinasi prioritas pengembangan event olahraga yang memiliki daya tarik alam sekaligus nilai promosi pariwisata.
"Jadi kami bersepakat untuk melakukan event-event olahraga, menyelenggarakan event-event sports di destinasi-destinasi sekalian untuk mempromosikan destinasi Indonesia seperti di Lombok, di Toba, dan lain sebagainya," jelas Widiyanti.
(wur)
Lihat Juga :