Netflix Akuisisi Warner Bros Rp1,3 Triliun, Hollywood Kelabakan
Senin, 08 Desember 2025 - 16:55 WIB
loading...
Netflix umumkan rencana akuisisi Warner Bros. Foto/France24
A
A
A
JAKARTA - Netflix telah resmi mengumumkan rencananya untuk mengakuisisi Warner Bros senilai $82,7 miliar atau sekitar Rp1,3 triliun. Sebelumnya Netflix telah pembicaraan eksklusif dengan Warner Bros. Negoisasai penawaran dilakukan selama berminggu-minggu. Dan akhirnya Netflix bisa mengalahkan para pesainya.
Paramount Skydance, di bawah CEO studio yang baru diangkat, David Ellison, telah berupaya mengakuisisi seluruh Warner Bros. Discovery dalam kesepakatan tunai, sementara Netflix dan Comcast hanya mengajukan penawaran untuk studio dan bisnis streaming perusahaan tersebut. Tetapi Netflix yang akhirnya jadi pemenang.
Baca Juga : Sinopsis Drakor Cashero: Ketika Uang Selamatkan Dunia
Dilansir Variety, rencana akuisisi ini menimbulkan reaksi keras dari industri hiburan. Melansir laman Tech Crunch, Kesepakatan ini dianggap berpotensi mengubah lanskap Hollywood, bahkan sejumlah pengamat menyebutnya sebagai “akhir dari Hollywood” dan dapat berdampak signifikan pada produksi film bioskop.
Serikat pekerja Writers Guild of America (WGA) adalah salah satu yang langsung bereaksi keras terhadap akuisisi ini. WGA menyatakan kekhawatiran bahwa akusisi bisa berdampak pada turunnya upah, mengurangi lapangan kerja, memperburuk kondisi pekerja, menaikkan harga bagi penonton, serta menurunkan keragaman konten.
Baca Juga : Maraton Movie Back-to-Back Makin Seru, GTV Hadir di Channel 30 dengan Kualitas Super Jernih!
CEO Netflix, Ted Sarandos, menegaskan kesepakatan ini “pro-konsumen, pro-inovasi, pro-pekerja, pro-kreator, dan pro-pertumbuhan". Netflix juga berkomitmen untuk mempertahankan HBO, memastikan produksi acara Warner Bros tetap berjalan, dan menjaga merek HBO tetap relevan bagi penonton.
Sarandos juga menekankan, semua film Warner Bros akan tetap tayang di bioskop, dengan penyesuaian jendela tayang agar penonton bisa mengakses film lebih cepat melalui streaming tanpa mengurangi pengalaman bioskop.
Paramount Skydance, di bawah CEO studio yang baru diangkat, David Ellison, telah berupaya mengakuisisi seluruh Warner Bros. Discovery dalam kesepakatan tunai, sementara Netflix dan Comcast hanya mengajukan penawaran untuk studio dan bisnis streaming perusahaan tersebut. Tetapi Netflix yang akhirnya jadi pemenang.
Baca Juga : Sinopsis Drakor Cashero: Ketika Uang Selamatkan Dunia
Dilansir Variety, rencana akuisisi ini menimbulkan reaksi keras dari industri hiburan. Melansir laman Tech Crunch, Kesepakatan ini dianggap berpotensi mengubah lanskap Hollywood, bahkan sejumlah pengamat menyebutnya sebagai “akhir dari Hollywood” dan dapat berdampak signifikan pada produksi film bioskop.
Serikat pekerja Writers Guild of America (WGA) adalah salah satu yang langsung bereaksi keras terhadap akuisisi ini. WGA menyatakan kekhawatiran bahwa akusisi bisa berdampak pada turunnya upah, mengurangi lapangan kerja, memperburuk kondisi pekerja, menaikkan harga bagi penonton, serta menurunkan keragaman konten.
Baca Juga : Maraton Movie Back-to-Back Makin Seru, GTV Hadir di Channel 30 dengan Kualitas Super Jernih!
CEO Netflix, Ted Sarandos, menegaskan kesepakatan ini “pro-konsumen, pro-inovasi, pro-pekerja, pro-kreator, dan pro-pertumbuhan". Netflix juga berkomitmen untuk mempertahankan HBO, memastikan produksi acara Warner Bros tetap berjalan, dan menjaga merek HBO tetap relevan bagi penonton.
Sarandos juga menekankan, semua film Warner Bros akan tetap tayang di bioskop, dengan penyesuaian jendela tayang agar penonton bisa mengakses film lebih cepat melalui streaming tanpa mengurangi pengalaman bioskop.
(wur)
Lihat Juga :