Siap-siap, 2026 Singapura akan Terapkan Pajak Baru untuk Penumpang Pesawat
Rabu, 10 Desember 2025 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Seluruh maskapai diwajibkan menampilkan biaya ini sebagai “line item” terpisah pada tiket pesawat. Dan perlu dicatat bahwa biaya tambahan ini tidak dikenakan kepada penumpang yang hanya transit di Singapura.
Baca juga: 3.000 Resto di Singapura Bangkrut Massal, 250 Tempat Makan Tutup setiap Bulan
Langkah Singapura ini menjadi wujud dari target International Civil Aviation Organization (ICAO) yang menargetkan emisi nol bersih pada 2050 untuk penerbangan internasional. Pemerintah Singapura menegaskan bahwa mereka berkomitmen untuk mencapai target tersebut dengan cara bertahap.
Direktur Jenderal CAAS, Han Kok Juan menilai mekanisme ini memastikan bahwa seluruh pengguna layanan penerbangan ikut berperan dalam upaya keberlanjutan. Namun tetap dalam batas biaya yang dianggap terjangkau bagi industri, pelaku bisnis, dan publik.
“Kita harus mulai dari suatu titik, kami melakukannya dengan cara yang terukur, memberi waktu bagi industri dan masyarakat untuk menyesuaikan diri," ujarnya.
Kabar ini muncul di tengah diskusi internasional pada KTT Iklim Cop30. Pemerintah Prancis, Spanyol, dan Kenya mendorong agar penumpang premium mendapat perhatian khusus agar dana yang terkumpul bisa dialokasikan untuk investasi berkelanjutan.
Baca juga: 3.000 Resto di Singapura Bangkrut Massal, 250 Tempat Makan Tutup setiap Bulan
Langkah Singapura ini menjadi wujud dari target International Civil Aviation Organization (ICAO) yang menargetkan emisi nol bersih pada 2050 untuk penerbangan internasional. Pemerintah Singapura menegaskan bahwa mereka berkomitmen untuk mencapai target tersebut dengan cara bertahap.
Direktur Jenderal CAAS, Han Kok Juan menilai mekanisme ini memastikan bahwa seluruh pengguna layanan penerbangan ikut berperan dalam upaya keberlanjutan. Namun tetap dalam batas biaya yang dianggap terjangkau bagi industri, pelaku bisnis, dan publik.
“Kita harus mulai dari suatu titik, kami melakukannya dengan cara yang terukur, memberi waktu bagi industri dan masyarakat untuk menyesuaikan diri," ujarnya.
Kabar ini muncul di tengah diskusi internasional pada KTT Iklim Cop30. Pemerintah Prancis, Spanyol, dan Kenya mendorong agar penumpang premium mendapat perhatian khusus agar dana yang terkumpul bisa dialokasikan untuk investasi berkelanjutan.
(nnz)
Lihat Juga :