Jangan Tertipu! 5 Makanan yang Diklaim Sehat Ini Ternyata Tinggi Gula dan Kalori
Minggu, 14 Desember 2025 - 06:45 WIB
loading...
Protein bar. Foto/Health
A
A
A
JAKARTA - Belakangan ini berbagai produk makanan berlomba-lomba melabeli dan mengklaim produknya sehat dan memberi tanda “nutritious”. Akhirnya masyarakat tergoda dengan embel-embel sehat yang disematkan di makanan yang beredar di supermarket.
Namun ternyata tidak semua makanan yang diklaim atau terlihat sehat itu benar-benar baik. Beberapa justru bisa menyembunyikan kalori, gula, atau bahan olahan yang tidak terduga.
Baca Juga : Air Kelapa Punya Banyak Manfaat, Bolehkah Diminum Setiap Hari?
Dilansir dari Verywell Health, berikut ini enam contoh makanan populer yang terlihat sehat, tetapi sebenarnya perlu diwaspadai:
1. Granola dan Protein Bar
Granola dan protein bar sering dijual sebagai camilan tinggi energi dan baik untuk olahraga. Tapi faktanya, banyak produk ini mengandung pemanis, sirup, atau bahan pengisi yang justru membuatnya tinggi kalori.Kalori dan gula yang tersembunyi malah membuatnya lebih mirip permen dibandingkan camilan sehat.
2. Snack Sayuran
Produk seperti veggie chips atau stik sayur yang dipanggang sering dipromosikan sebagai alternatif sehat dari keripik kentang. Namun banyak dari camilan ini hanya sedikit mengandung sayuran asli, dan secara nutrisi bisa hampir sama dengan keripik biasa karena proses penggorengan, garam, atau minyak yang ditambahkan.
3. Smoothie Kemasan
Smoothie kemasan yang sering dijual sebagai minuman atau makanan boost nutrisi seringnya mengandung gula dan kalori tinggi. Apalagi jika dibuat dari jus buah bukan buah utuh yang berarti kandungan seratnya berkurang.
Baca Juga : WHO Bantah Rumor soal Vaksin Akibatkan Autisme
4. Produk dengan Klaim Tanpa Lemak atau Tanpa Gula
Banyak makanan yang dipasarkan sebagai fat-free atau sugar-free otomatis dianggap lebih sehat. Namun sering kali di balik label itu terdapat bahan tambahan buatan, seperti perisa, pengental, atau bahan lain untuk menggantikan tekstur yang hilang setelah kandungan aslinya diubah.
5. Produk Gluten Free
Produk bebas gluten memang penting bagi orang dengan intoleransi gluten atau penyakit celiac. Namun untuk yang tidak punya kebutuhan medis, makanan gluten-free sering dibuat dari tepung olahan yang lebih tinggi kalori dan rendah nutrisi dibanding versi gandum utuhnya.
Intinya klaim "sehat" di kemasan tidak selalu mencerminkan nilai gizi sebenarnya. Banyak makanan yang terlihat menguntungkan justru penuh dengan gula, kalori tersembunyi, atau bahan tambahan yang tidak diperlukan tubuh dan jika dikonsumsi tanpa sadar bisa menghambat tujuan hidup sehat.
Untuk itu, penting agar selalu membaca label nutrisi dan daftar bahan. Fokus pada makanan utuh seperti buah, sayur, dan kacang-kacangan.
Namun ternyata tidak semua makanan yang diklaim atau terlihat sehat itu benar-benar baik. Beberapa justru bisa menyembunyikan kalori, gula, atau bahan olahan yang tidak terduga.
Baca Juga : Air Kelapa Punya Banyak Manfaat, Bolehkah Diminum Setiap Hari?
Dilansir dari Verywell Health, berikut ini enam contoh makanan populer yang terlihat sehat, tetapi sebenarnya perlu diwaspadai:
1. Granola dan Protein Bar
Granola dan protein bar sering dijual sebagai camilan tinggi energi dan baik untuk olahraga. Tapi faktanya, banyak produk ini mengandung pemanis, sirup, atau bahan pengisi yang justru membuatnya tinggi kalori.Kalori dan gula yang tersembunyi malah membuatnya lebih mirip permen dibandingkan camilan sehat.
2. Snack Sayuran
Produk seperti veggie chips atau stik sayur yang dipanggang sering dipromosikan sebagai alternatif sehat dari keripik kentang. Namun banyak dari camilan ini hanya sedikit mengandung sayuran asli, dan secara nutrisi bisa hampir sama dengan keripik biasa karena proses penggorengan, garam, atau minyak yang ditambahkan.
3. Smoothie Kemasan
Smoothie kemasan yang sering dijual sebagai minuman atau makanan boost nutrisi seringnya mengandung gula dan kalori tinggi. Apalagi jika dibuat dari jus buah bukan buah utuh yang berarti kandungan seratnya berkurang.
Baca Juga : WHO Bantah Rumor soal Vaksin Akibatkan Autisme
4. Produk dengan Klaim Tanpa Lemak atau Tanpa Gula
Banyak makanan yang dipasarkan sebagai fat-free atau sugar-free otomatis dianggap lebih sehat. Namun sering kali di balik label itu terdapat bahan tambahan buatan, seperti perisa, pengental, atau bahan lain untuk menggantikan tekstur yang hilang setelah kandungan aslinya diubah.
5. Produk Gluten Free
Produk bebas gluten memang penting bagi orang dengan intoleransi gluten atau penyakit celiac. Namun untuk yang tidak punya kebutuhan medis, makanan gluten-free sering dibuat dari tepung olahan yang lebih tinggi kalori dan rendah nutrisi dibanding versi gandum utuhnya.
Intinya klaim "sehat" di kemasan tidak selalu mencerminkan nilai gizi sebenarnya. Banyak makanan yang terlihat menguntungkan justru penuh dengan gula, kalori tersembunyi, atau bahan tambahan yang tidak diperlukan tubuh dan jika dikonsumsi tanpa sadar bisa menghambat tujuan hidup sehat.
Untuk itu, penting agar selalu membaca label nutrisi dan daftar bahan. Fokus pada makanan utuh seperti buah, sayur, dan kacang-kacangan.
(wur)
Lihat Juga :