Drama Perjalanan Ari Lasso Konser ke Tanjung Pinang Usai Putus dari Dearly Djoshua
Rabu, 17 Desember 2025 - 21:09 WIB
loading...
Ari Lasso tetap menunjukkan profesionalismenya sebagai musisi dengan melanjutkan konser ke Tanjung Pinang, meski baru-baru ini mengumumkan kandasnya hubungan asmaranya dengan Dearly Djoshua. Foto/IG Ari Lasso.
A
A
A
JAKARTA - Penyanyi Ari Lasso tetap menunjukkan profesionalismenya sebagai musisi dengan melanjutkan konser ke Tanjung Pinang, Kepulauan Riau meski baru-baru ini mengumumkan kandasnya hubungan asmaranya dengan Dearly Djoshua.
Di tengah kondisi emosional yang berat, Ari bahkan harus melalui perjalanan panjang dan melelahkan demi memenuhi komitmennya kepada para penggemar.
Baca juga: Putus Tanpa Drama, Ari Lasso Hapus Foto Bareng Dearly Djoshua
Melalui unggahan di akun Instagramnya @ari_lasso, Ari Lasso mengungkapkan bahwa hari tersebut menjadi salah satu hari terberat dalam hidupnya. Ia menyebut momen itu sebagai hari yang “terberat, termemalukan, dan ternorak”, menyusul keputusan besar yang harus ia ambil terkait kehidupan pribadinya.
“Teman-teman, mungkin hari ini merupakan hari yang terberat, termemalukan, juga ternorak. Setelah mengambil keputusan yang tidak ringan buat saya, saya manggung di Tanjung Pinang malam ini,” ungkap Ari.
Baca juga: Diterpa Isu Perselingkuhan, Ari Lasso Tunjuk Kuasa Hukum Hadapi Ade Tya
Masalah mulai terjadi saat Ari terlambat tiba di bandara. Ia mengaku hanya terlambat sekitar dua hingga tiga menit, namun pintu pesawat sudah ditutup dan kapten menolak untuk membukanya kembali. Tak ingin mengecewakan penonton, Ari segera mencari alternatif perjalanan.
Ia sempat membeli tiket menuju Singapura dengan rute Jakarta–Singapura. Dari Singapura, rencananya ia akan melanjutkan perjalanan menggunakan feri ke Batam selama sekitar 40 menit, lalu naik speedboat menuju Tanjung Pinang. Namun, nasib kurang berpihak karena tiket pesawat berikutnya yang dijadwalkan pukul 11.20 WIB mendadak habis tepat saat hendak dibayar.
Situasi tersebut membuat manajernya, Odi, mengambil keputusan cepat. Mereka memilih langsung terbang ke Batam pada pukul 05.00 WIB dan melanjutkan perjalanan dengan speedboat selama kurang lebih 45 menit menuju Tanjung Pinang.
“Akhirnya manajer saya, Odi, mengambil keputusan. Bos, langsung saja ambil Batam jam 5, kita naik speedboat 45 menit ke Tanjung Pinang. Di hotel sekarang jam 8, masih ada waktu 1,5 jam,” cerita Ari.
Tak hanya kelelahan fisik akibat perjalanan panjang, Ari Lasso juga mengungkapkan bahwa dirinya baru saja mengalami cedera. Sehari sebelumnya, ia terjatuh hingga kepalanya terbentur dan mengalami keseleo cukup parah pada kakinya.
“Kemarin saya jatuh, kepala saya terbentur, kaki saya keseleo berat. Tapi saya yakin akan tetap memberikan yang terbaik untuk teman-teman di Tanjung Pinang,” tegasnya.
Di tengah kondisi emosional yang berat, Ari bahkan harus melalui perjalanan panjang dan melelahkan demi memenuhi komitmennya kepada para penggemar.
Baca juga: Putus Tanpa Drama, Ari Lasso Hapus Foto Bareng Dearly Djoshua
Melalui unggahan di akun Instagramnya @ari_lasso, Ari Lasso mengungkapkan bahwa hari tersebut menjadi salah satu hari terberat dalam hidupnya. Ia menyebut momen itu sebagai hari yang “terberat, termemalukan, dan ternorak”, menyusul keputusan besar yang harus ia ambil terkait kehidupan pribadinya.
“Teman-teman, mungkin hari ini merupakan hari yang terberat, termemalukan, juga ternorak. Setelah mengambil keputusan yang tidak ringan buat saya, saya manggung di Tanjung Pinang malam ini,” ungkap Ari.
Baca juga: Diterpa Isu Perselingkuhan, Ari Lasso Tunjuk Kuasa Hukum Hadapi Ade Tya
Masalah mulai terjadi saat Ari terlambat tiba di bandara. Ia mengaku hanya terlambat sekitar dua hingga tiga menit, namun pintu pesawat sudah ditutup dan kapten menolak untuk membukanya kembali. Tak ingin mengecewakan penonton, Ari segera mencari alternatif perjalanan.
Ia sempat membeli tiket menuju Singapura dengan rute Jakarta–Singapura. Dari Singapura, rencananya ia akan melanjutkan perjalanan menggunakan feri ke Batam selama sekitar 40 menit, lalu naik speedboat menuju Tanjung Pinang. Namun, nasib kurang berpihak karena tiket pesawat berikutnya yang dijadwalkan pukul 11.20 WIB mendadak habis tepat saat hendak dibayar.
Situasi tersebut membuat manajernya, Odi, mengambil keputusan cepat. Mereka memilih langsung terbang ke Batam pada pukul 05.00 WIB dan melanjutkan perjalanan dengan speedboat selama kurang lebih 45 menit menuju Tanjung Pinang.
“Akhirnya manajer saya, Odi, mengambil keputusan. Bos, langsung saja ambil Batam jam 5, kita naik speedboat 45 menit ke Tanjung Pinang. Di hotel sekarang jam 8, masih ada waktu 1,5 jam,” cerita Ari.
Tak hanya kelelahan fisik akibat perjalanan panjang, Ari Lasso juga mengungkapkan bahwa dirinya baru saja mengalami cedera. Sehari sebelumnya, ia terjatuh hingga kepalanya terbentur dan mengalami keseleo cukup parah pada kakinya.
“Kemarin saya jatuh, kepala saya terbentur, kaki saya keseleo berat. Tapi saya yakin akan tetap memberikan yang terbaik untuk teman-teman di Tanjung Pinang,” tegasnya.
(nnz)
Lihat Juga :