Cut Meyriska Rasakan Babak Baru Zeta, Destinasi Para Pencinta Fashion Kontemporer
Rabu, 17 Desember 2025 - 17:17 WIB
loading...
Sejumlah artis, seperti Natasha Rizki, Nycta Gina hingga Cut Meyriska begitu kagum dengan suasana estetik 11 tahun Zeta Bags di dunia fashion. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah artis, seperti Natasha Rizki, Nycta Gina hingga Cut Meyriska begitu kagum dengan suasana estetik 11 tahun Zeta Bags di dunia fashion.
Para artis ini merasakan kesan segar dari babak baru lni busana ini melalui Grand Re-Opening butik flagship bertema “House of Zeta.” Tonggak sejarah ini memang menandai transformasi Zeta sebagai destinasi bagi para pencinta fashion kontemporer yang menghargai koneksi, kurasi dan kesinambungan.
“Perjalanan 11 tahun ini mengajarkan kami bahwa fashion bukan sekadar kepemilikan, melainkan sebuah siklus kehidupan,” ujar Trisha Chas, Owner & Creative Director House of Zeta.
“Kami ingin menghadirkan ruang yang merayakan cerita, koneksi, dan kesinambungan—sebuah rumah bagi para pencinta fashion yang menghargai nilai lebih dari sekadar benda,” ujar dia lagi.
Di inti konsep yang dihadirkan, dirancang sebagai tempat kurasi, konsinyasi dan apresiasi kolektif. Konsep ini mengusung gagasan 360° fashion circle, bahwa setiap produk memiliki perjalanan yang terus berkembang, dimulai dari penemuan, diperkaya melalui pemakaian, dan berlanjut ketika dibagikan kembali.
“Setiap tas, setiap scarf, setiap lembar pakaian selalu membawa memori. Kami percaya bahwa keindahan fashion terletak pada bagaimana sebuah karya terus hidup—dipakai, dicintai, lalu menemukan pemilik baru. House of Zeta adalah tempat di mana perjalanan itu dirayakan sepenuhnya,” kata Trisha.
Selain koleksi preloved yang terkurasi, butik ini turut memperkenalkan Zeta Privé Ready-to-Wear dan Zeta Scarves, dua lini orisinal yang dirancang untuk melengkapi gaya hidup para kolektor modern. Para tamu diajak menjelajahi zona immersive yang disusun penuh detail, menghadirkan perjalanan yang menghormati cerita, rancang rupa, dan siklus kehidupan fashion yang terus berputar.
“Kehadiran Zeta Privé dan Zeta Scarves adalah langkah kami untuk memperluas cara komunitas menikmati Zeta. Kami menciptakannya sebagai pelengkap gaya hidup para kolektor modern—otentik, refined, dan timeless,” tutur Trisha.
Hadirnya lini fashion ini juga memberikan rumah digital yang lebih seamless bagi konsinyor dan kolektor, menawarkan akses penuh waktu untuk rilis terbaru dan penjadwalan titip jual. Pengembangan ini beriringan dengan peluncuran resmi Certificate of Authentication milik Zeta Bags, yang menjadi komitmen kuat dalam menegaskan transparansi dan kepercayaan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap transaksi dan setiap perjalanan produk berlangsung dengan integritas. Melalui platform digital baru dan Certificate of Authentication, kami memperkuat janji kami: kepercayaan adalah fondasi Zeta,” ujar dia.
Kemeriah acara juga terasa dengan menampilkan fashion shoot khusus bersama KOL, menggambarkan nuansa segar melalui sudut-sudut curated di dalam Bag Library. Suasana home-inspired yang dihadirkan lewat dekor dan visual storytelling memperkuat kehangatan ruang, sementara booth minuman spesial dari Nika menghadirkan racikan khusus untuk peresmian ini.
Secara keseluruhan, rangkaian ini menandai arah baru Zeta Bags yang menghormati warisan, memperkuat fokus komunitas, dan menghadirkan ruang yang dirancang untuk koneksi dan eksplorasi.
“Re-opening ini adalah awal dari babak baru Zeta. Kami ingin terus berkembang tanpa melupakan nilai yang membawa kami ke titik ini—kehangatan, kepercayaan, dan komunitas. House of Zeta adalah rumah untuk semuanya,” ucap Trisha.
Para artis ini merasakan kesan segar dari babak baru lni busana ini melalui Grand Re-Opening butik flagship bertema “House of Zeta.” Tonggak sejarah ini memang menandai transformasi Zeta sebagai destinasi bagi para pencinta fashion kontemporer yang menghargai koneksi, kurasi dan kesinambungan.
“Perjalanan 11 tahun ini mengajarkan kami bahwa fashion bukan sekadar kepemilikan, melainkan sebuah siklus kehidupan,” ujar Trisha Chas, Owner & Creative Director House of Zeta.
“Kami ingin menghadirkan ruang yang merayakan cerita, koneksi, dan kesinambungan—sebuah rumah bagi para pencinta fashion yang menghargai nilai lebih dari sekadar benda,” ujar dia lagi.
Di inti konsep yang dihadirkan, dirancang sebagai tempat kurasi, konsinyasi dan apresiasi kolektif. Konsep ini mengusung gagasan 360° fashion circle, bahwa setiap produk memiliki perjalanan yang terus berkembang, dimulai dari penemuan, diperkaya melalui pemakaian, dan berlanjut ketika dibagikan kembali.
“Setiap tas, setiap scarf, setiap lembar pakaian selalu membawa memori. Kami percaya bahwa keindahan fashion terletak pada bagaimana sebuah karya terus hidup—dipakai, dicintai, lalu menemukan pemilik baru. House of Zeta adalah tempat di mana perjalanan itu dirayakan sepenuhnya,” kata Trisha.
Selain koleksi preloved yang terkurasi, butik ini turut memperkenalkan Zeta Privé Ready-to-Wear dan Zeta Scarves, dua lini orisinal yang dirancang untuk melengkapi gaya hidup para kolektor modern. Para tamu diajak menjelajahi zona immersive yang disusun penuh detail, menghadirkan perjalanan yang menghormati cerita, rancang rupa, dan siklus kehidupan fashion yang terus berputar.
“Kehadiran Zeta Privé dan Zeta Scarves adalah langkah kami untuk memperluas cara komunitas menikmati Zeta. Kami menciptakannya sebagai pelengkap gaya hidup para kolektor modern—otentik, refined, dan timeless,” tutur Trisha.
Hadirnya lini fashion ini juga memberikan rumah digital yang lebih seamless bagi konsinyor dan kolektor, menawarkan akses penuh waktu untuk rilis terbaru dan penjadwalan titip jual. Pengembangan ini beriringan dengan peluncuran resmi Certificate of Authentication milik Zeta Bags, yang menjadi komitmen kuat dalam menegaskan transparansi dan kepercayaan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap transaksi dan setiap perjalanan produk berlangsung dengan integritas. Melalui platform digital baru dan Certificate of Authentication, kami memperkuat janji kami: kepercayaan adalah fondasi Zeta,” ujar dia.
Kemeriah acara juga terasa dengan menampilkan fashion shoot khusus bersama KOL, menggambarkan nuansa segar melalui sudut-sudut curated di dalam Bag Library. Suasana home-inspired yang dihadirkan lewat dekor dan visual storytelling memperkuat kehangatan ruang, sementara booth minuman spesial dari Nika menghadirkan racikan khusus untuk peresmian ini.
Secara keseluruhan, rangkaian ini menandai arah baru Zeta Bags yang menghormati warisan, memperkuat fokus komunitas, dan menghadirkan ruang yang dirancang untuk koneksi dan eksplorasi.
“Re-opening ini adalah awal dari babak baru Zeta. Kami ingin terus berkembang tanpa melupakan nilai yang membawa kami ke titik ini—kehangatan, kepercayaan, dan komunitas. House of Zeta adalah rumah untuk semuanya,” ucap Trisha.
(dra)
Lihat Juga :