Tora Sudiro Bangkitkan Kekuatan Sewu Dino di Film Janur Ireng, Awal Pertarungan Keluarga Paling Kejam
Jum'at, 19 Desember 2025 - 18:36 WIB
loading...
Tora Sudiro dikenal sebagai aktor yang kerap tampil kocak. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Tora Sudiro dikenal sebagai aktor yang kerap tampil kocak. Namun, ketika menjalani debut di genre horor lewat film Janur Ireng, karakternya sebagai Arjo Kuncoro, membuatnya berubah drastis.
Tora Sudiro menjadi psikopat, sosok serius dan bengis. Namun, ada satu adegan yang membuat penonton tertawa. Pada premiere film Janur Ireng pada Kamis, 18 Desember 2025, Tora Sudiro membuat penonton tertawa saat dia menari, tetapi menari yang dilakukan ini tidak lazim.
"Jadi kan kalau (tarian) Surabaya ternyata... Aku pikir kan kalau Jawa kan luwes gitu, ini kan yang geruntang-geruntung, itu lumayan sih, lumayan menguras tenaga," kata Tora Sudiro.
Ketegangan film garapan MD Pictures ini sudah terjadi sejak pertama dimulai, diawali dari kakak beradik, Sabdo (Marthino Lio) dan Intan (Ratu Rafa) yang mengalami musibah karena rumahnya kebakaran, ditolong oleh sang paman, Arjo Kuncoro (Tora Sudiro).
Mereka akhirnya tinggal di rumah Arjo Kuncoro yang megah dan besar. Namun, tak membuat Sabdo dan Intan nyaman. Mereka menemukan keanehan yang terjadi di bangunan megah tersebut.
Ketegangan terus berlanjut saat Intan merasakan seperti melihat makhluk aneh di kamarnya hingga Sabdo diminta melakukan ritual aneh oleh Arjo Kuncoro. Namun, layaknya film horor, Janur Ireng menawarkan jumpscare, di mana penonton tiba-tiba dikejutkan sosok hantu dan didukung musik yang seram.
Kengerian, mulai semakin jadi ketika sosok hantu merasuki Intan hingga muncul semprotan darah dalam tubuh hingga aksi bagian tubuh yang keluar, dari mata hingga jantung.
Janur Ireng yang siap tayang di bioskop mulai 24 Desember 2025 ini merupakan prekuel film Sewu Dino yang dirilis pada 2023 yang mencetak box office dengan peroleah 4,8 jutaan penonton.
“Sebelum Sewu Dino, inilah awal pertarungan keluarga paling kejam di Tanah Jawa. Horornya mengandung semua unsur. Dramanya kuat, ceritanya kuat,” kata Kimo Stamboel.
Sutradara film Ivanna dan Badarawuhi di Desa Penari itu menyebut, Sewu Dino memperkenalkan dunia Simpleman kepada publik. Janur Ireng mengajak para pencinta sinema Tanah Air masuk lebih dalam lagi dan seru.
“Kalau Sewu Dino itu kita memperkenalkan dunia Simpleman, Janur Ireng itu masuk lebih dalam lagi. Kita menceritakan alasan Sewu Dino itu terjadi, menurut saya itu saja sudah menarik. Dan lebih seru, karena setting-nya bukan hanya di satu gubuk lagi. Jadi secara drama dan cerita lebih luas dalam universe ini. Kalau Sewu Dino itu level 1, mungkin diJanur Ireng ini meningkat jadi level 3 atau 4,” ucap dia lagi.
Selain Tora Sudiro, film Janur Ireng diperkuat pemain kenamaan, seperti Rio Dewanto, Marthino Lio, Karina Suwandi, Givina, dan Gisellma, serpa pemain baru, seperti Ratu Rafa, Masayu Anastasia dan Faradina Mufti.
Tora Sudiro menjadi psikopat, sosok serius dan bengis. Namun, ada satu adegan yang membuat penonton tertawa. Pada premiere film Janur Ireng pada Kamis, 18 Desember 2025, Tora Sudiro membuat penonton tertawa saat dia menari, tetapi menari yang dilakukan ini tidak lazim.
"Jadi kan kalau (tarian) Surabaya ternyata... Aku pikir kan kalau Jawa kan luwes gitu, ini kan yang geruntang-geruntung, itu lumayan sih, lumayan menguras tenaga," kata Tora Sudiro.
Ketegangan film garapan MD Pictures ini sudah terjadi sejak pertama dimulai, diawali dari kakak beradik, Sabdo (Marthino Lio) dan Intan (Ratu Rafa) yang mengalami musibah karena rumahnya kebakaran, ditolong oleh sang paman, Arjo Kuncoro (Tora Sudiro).
Mereka akhirnya tinggal di rumah Arjo Kuncoro yang megah dan besar. Namun, tak membuat Sabdo dan Intan nyaman. Mereka menemukan keanehan yang terjadi di bangunan megah tersebut.
Ketegangan terus berlanjut saat Intan merasakan seperti melihat makhluk aneh di kamarnya hingga Sabdo diminta melakukan ritual aneh oleh Arjo Kuncoro. Namun, layaknya film horor, Janur Ireng menawarkan jumpscare, di mana penonton tiba-tiba dikejutkan sosok hantu dan didukung musik yang seram.
Kengerian, mulai semakin jadi ketika sosok hantu merasuki Intan hingga muncul semprotan darah dalam tubuh hingga aksi bagian tubuh yang keluar, dari mata hingga jantung.
Janur Ireng yang siap tayang di bioskop mulai 24 Desember 2025 ini merupakan prekuel film Sewu Dino yang dirilis pada 2023 yang mencetak box office dengan peroleah 4,8 jutaan penonton.
“Sebelum Sewu Dino, inilah awal pertarungan keluarga paling kejam di Tanah Jawa. Horornya mengandung semua unsur. Dramanya kuat, ceritanya kuat,” kata Kimo Stamboel.
Sutradara film Ivanna dan Badarawuhi di Desa Penari itu menyebut, Sewu Dino memperkenalkan dunia Simpleman kepada publik. Janur Ireng mengajak para pencinta sinema Tanah Air masuk lebih dalam lagi dan seru.
“Kalau Sewu Dino itu kita memperkenalkan dunia Simpleman, Janur Ireng itu masuk lebih dalam lagi. Kita menceritakan alasan Sewu Dino itu terjadi, menurut saya itu saja sudah menarik. Dan lebih seru, karena setting-nya bukan hanya di satu gubuk lagi. Jadi secara drama dan cerita lebih luas dalam universe ini. Kalau Sewu Dino itu level 1, mungkin diJanur Ireng ini meningkat jadi level 3 atau 4,” ucap dia lagi.
Selain Tora Sudiro, film Janur Ireng diperkuat pemain kenamaan, seperti Rio Dewanto, Marthino Lio, Karina Suwandi, Givina, dan Gisellma, serpa pemain baru, seperti Ratu Rafa, Masayu Anastasia dan Faradina Mufti.
(dra)
Lihat Juga :