Tak Sekadar Ambil Rapor, Ini Pentingnya Keterlibatan Ayah dalm Pengasuhan Anak Sejak Dini
Minggu, 21 Desember 2025 - 06:48 WIB
loading...
Peran ayah sangat penting dalam perkembangan anak. Foto/vestacreate
A
A
A
JAKARTA - Gerakan Ayah Ambil Rapor sedang jadi tren. Gerakan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Mendukbangga/Kepala BKKBN) No 14 Tahun 2025.
Tentu saja gakan ini sangat postif, mengingat selama ini ibulah yang selalu aktif dalam kegiatan sekolah anak, termasuk mengambil rapor. Dengan Gerakan Ayah Ambil Rapor ini setidaknya para ayah akan tahu bagaimana perkembangan anak di sekolah yang selama ini selalu dijalankan para ibu.
Tak hanya ibu, ayah memiliki peran yang sangat penting bagi perkembangan anak. Peran ayah dalam pengasuhan anak sangat memengaruhi perkembangan dan kondisi mental anak.
Baca Juga : Sayang Anak, Ikutan Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah Yuk!
Banyak manfaat positif yang didapatkan anak-anak yang tumbuh dengan keterlibatan ayah selama masa kanak-kanak dan remaja. Oleh karena itu, peran ayah dalam pengasuhan anak sangat dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak agar bisa tercapai secara maksimal.
Maka dari itu, perlu diingat bahwa peran ayah tidak terbatas mencari nafkah untuk keluarga, tetapi juga memiliki peran aktif dalam pengasuhan anak.Agar anak bisa tumbuh dan berkembang dengan maksimal, peran ayah dalam pengasuhan dan mendidik anak sebaiknya dimulai sedini mungkin.
Dilansir dari parents.com, sebuah penelitian membuktian bahwa anak yang dekat dengan ayahnya sejak usia 9 bulan cenderung lebih aktif dan kreatif ketika mereka berusia 5 tahun.
Baca Juga : Viral Bapak-bapak Ambil Rapor Anak di Sekolah, Netizen: Momen Langka!
Peneltian dilakukan dengan melibatkan kelompok anak-anak yang lahir pada tahun 2000 hingga 2001.Waktu pengambilan data dibagi menjadi tiga waktu, yaitu ketika anak berusia 9 bulan hingga 3 tahun, 3 tahun hingga 5 tahun, dan saat anak beranjak 5 tahun hingga 7 tahun.
Para peneliti menggunakan beberapa tes untuk melihat perilaku serta kesehatan psikologis anak, yang kemudian dianalisis berdasarkan kelompok usia anak yang diteliti.
Untuk mebangun kedekatan dengan anak, ayah dapat melakukannya melalui hal-hal yang sederhana, misal menggendong, memeluk, dan mengajak main anak.Selain itu, jika ayah ikut merawat, memberikan perhatian, serta membantu mengasuh anak sejak anak berusia 9 bulan, anak akan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengontrol emosi yang dialami.
Penelitian lain menyatakan bahwa peran asuh ayah terhadap anak membentuk ikatan batin antara ayah dengan anak. Ini turut membentuk perilaku serta kondisi psikologis anak hingga ia dewasa.
Sementara itu, anak yang tidak merasakan peran ayahnya sejak dini, cenderung memiliki emosi yang tidak stabil dan banyak masalah dalam pergaulan ketika remaja.
Sementara, anak yang baru mendapat perhatian dari ayahnya saat berusia 5 tahun cenderung memiliki masalah perilaku yang lebih banyak dibandingkan dengan anak yang telah mendapatkannya sejak usia 9 bulan.
Tentu saja gakan ini sangat postif, mengingat selama ini ibulah yang selalu aktif dalam kegiatan sekolah anak, termasuk mengambil rapor. Dengan Gerakan Ayah Ambil Rapor ini setidaknya para ayah akan tahu bagaimana perkembangan anak di sekolah yang selama ini selalu dijalankan para ibu.
Tak hanya ibu, ayah memiliki peran yang sangat penting bagi perkembangan anak. Peran ayah dalam pengasuhan anak sangat memengaruhi perkembangan dan kondisi mental anak.
Baca Juga : Sayang Anak, Ikutan Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah Yuk!
Banyak manfaat positif yang didapatkan anak-anak yang tumbuh dengan keterlibatan ayah selama masa kanak-kanak dan remaja. Oleh karena itu, peran ayah dalam pengasuhan anak sangat dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak agar bisa tercapai secara maksimal.
Maka dari itu, perlu diingat bahwa peran ayah tidak terbatas mencari nafkah untuk keluarga, tetapi juga memiliki peran aktif dalam pengasuhan anak.Agar anak bisa tumbuh dan berkembang dengan maksimal, peran ayah dalam pengasuhan dan mendidik anak sebaiknya dimulai sedini mungkin.
Dilansir dari parents.com, sebuah penelitian membuktian bahwa anak yang dekat dengan ayahnya sejak usia 9 bulan cenderung lebih aktif dan kreatif ketika mereka berusia 5 tahun.
Baca Juga : Viral Bapak-bapak Ambil Rapor Anak di Sekolah, Netizen: Momen Langka!
Peneltian dilakukan dengan melibatkan kelompok anak-anak yang lahir pada tahun 2000 hingga 2001.Waktu pengambilan data dibagi menjadi tiga waktu, yaitu ketika anak berusia 9 bulan hingga 3 tahun, 3 tahun hingga 5 tahun, dan saat anak beranjak 5 tahun hingga 7 tahun.
Para peneliti menggunakan beberapa tes untuk melihat perilaku serta kesehatan psikologis anak, yang kemudian dianalisis berdasarkan kelompok usia anak yang diteliti.
Untuk mebangun kedekatan dengan anak, ayah dapat melakukannya melalui hal-hal yang sederhana, misal menggendong, memeluk, dan mengajak main anak.Selain itu, jika ayah ikut merawat, memberikan perhatian, serta membantu mengasuh anak sejak anak berusia 9 bulan, anak akan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengontrol emosi yang dialami.
Penelitian lain menyatakan bahwa peran asuh ayah terhadap anak membentuk ikatan batin antara ayah dengan anak. Ini turut membentuk perilaku serta kondisi psikologis anak hingga ia dewasa.
Sementara itu, anak yang tidak merasakan peran ayahnya sejak dini, cenderung memiliki emosi yang tidak stabil dan banyak masalah dalam pergaulan ketika remaja.
Sementara, anak yang baru mendapat perhatian dari ayahnya saat berusia 5 tahun cenderung memiliki masalah perilaku yang lebih banyak dibandingkan dengan anak yang telah mendapatkannya sejak usia 9 bulan.
(wur)
Lihat Juga :