Operasi Lutut Makin Presisi Berkat Robot ROSA, Pasien Lebih Cepat Pulih
Minggu, 21 Desember 2025 - 21:39 WIB
loading...
Diskusi soal Robotic surgical asistant (ROSA) dalam acara Siloam Robotic Center. Foto/Annastasya Rizqa
A
A
A
JAKARTA - Perkembangan teknologi membawa perubahan besar dalam dunia kedokteran, termasuk di bidang ortopedi . Salah satu inovasi yang semakin banyak digunakan adalah operasi ortopedi dengan bantuan robot.
Robotic surgical asistant (ROSA) ini membantu dokter bedah melakukan tindakan bedah, khususnya masalah sendi lutut . Tak hanya memudahkan dokter, prosedur ini juga bermanfaat untuk para pasien.
“ROSA ini Robotik Surgical Assistant. Artinya itu alat yang memfasilitasi kita, membantu kita melihat, ada matanya, navigasi, dan ada tangannya yang membantu kita menstabilkan gerakan-gerakan,” ungkap Dr. dr. Franky Hartono, SpOT (K) dalam acara Siloam Robotic Center, beberapa waktu lalu.
Baca Juga : Prosedur Bedah Kompartemen yang Rusak pada Lutut Diperkenalkan
Dr. Franky menjelaskan alat bedah robotik ini dilengkapi sistem navigasi visual dan panduan lengan robotik yang membantu menentukan sudut, rotasi, serta kesejajaran sendi dengan tingkat akurasi tinggi.
Adapun beberapa manfaatnya pada pasien yakni akurasi yang lebih tepat, mengurangi risiko dislokasi atau ketidaksejajaran implan dan mobilisasi lebih cepat serta rasa nyeri pascaoperasi lebih rendah.
Baca Juga : Terpaksa Pakai Penyangga, Ariel Noah Alami Cedera Serius di Lutut
“Hasil akhirnya pasien merasa lebih nyaman. Rata-rata kita ambil patokan sekitar 4 harian sudah bisa kembali pulang,” papar Dr. Franky.
Alat robotik ini pun dapat mengumpulkam informasi anatomi lutut pasien secara langsung selama operasi. Adapun fitur Robotic Arm Guidance yang membantu menentukan sudut, rotasi, dan kesejajaran sendi dengan akurasi tinggi.
Kecanggihan robotik tersebut kini tersedia di Indonesia dan tentu membuat pasien tak perlu lagi melakukan prosesi bedah lutut ke luar negeri.
Robotic surgical asistant (ROSA) ini membantu dokter bedah melakukan tindakan bedah, khususnya masalah sendi lutut . Tak hanya memudahkan dokter, prosedur ini juga bermanfaat untuk para pasien.
“ROSA ini Robotik Surgical Assistant. Artinya itu alat yang memfasilitasi kita, membantu kita melihat, ada matanya, navigasi, dan ada tangannya yang membantu kita menstabilkan gerakan-gerakan,” ungkap Dr. dr. Franky Hartono, SpOT (K) dalam acara Siloam Robotic Center, beberapa waktu lalu.
Baca Juga : Prosedur Bedah Kompartemen yang Rusak pada Lutut Diperkenalkan
Dr. Franky menjelaskan alat bedah robotik ini dilengkapi sistem navigasi visual dan panduan lengan robotik yang membantu menentukan sudut, rotasi, serta kesejajaran sendi dengan tingkat akurasi tinggi.
Adapun beberapa manfaatnya pada pasien yakni akurasi yang lebih tepat, mengurangi risiko dislokasi atau ketidaksejajaran implan dan mobilisasi lebih cepat serta rasa nyeri pascaoperasi lebih rendah.
Baca Juga : Terpaksa Pakai Penyangga, Ariel Noah Alami Cedera Serius di Lutut
“Hasil akhirnya pasien merasa lebih nyaman. Rata-rata kita ambil patokan sekitar 4 harian sudah bisa kembali pulang,” papar Dr. Franky.
Alat robotik ini pun dapat mengumpulkam informasi anatomi lutut pasien secara langsung selama operasi. Adapun fitur Robotic Arm Guidance yang membantu menentukan sudut, rotasi, dan kesejajaran sendi dengan akurasi tinggi.
Kecanggihan robotik tersebut kini tersedia di Indonesia dan tentu membuat pasien tak perlu lagi melakukan prosesi bedah lutut ke luar negeri.
(wur)
Lihat Juga :