Libur Nataru, Ini Rekomendasi 9 Desa Wisata yang Layak Dikunjungi
Senin, 22 Desember 2025 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
5. Desa Wisata Taro, Bali
Desa Wisata Taro menyimpan cerita menarik di setiap sudutnya yang memadukan keindahan alam, budaya, dan nilai spiritual. Rumah-rumah tradisional di Delodsema Village, Pura Agung Gunung Raung, hingga rumah konservasi lembu putih menjadi simbol yang tak dapat dilewatkan dari desa ini.
Wisatawan dapat menikmati beragam aktivitas, mulai dari trekking ke Air Terjun Yeh Pikat, belajar proses pembuatan perhiasan perak, dan menyaksikan ribuan kunang-kunang menari di The Fireflies Garden pada malam hari. Desa Wisata Taro juga telah diganjar penghargaan Best Tourism Villages Upgrade Program dari UNWTO pada 2023 danASEAN Tourism Awards 2025.
6. Desa Wisata Kreatif Terong, Belitung
Terletak di jalur utama pariwisata Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Desa Wisata Kreatif Terong menjadi bukti transformasi kawasan bekas tambang timah menjadi destinasi wisata yang memadukan alam dan edukasi.
Di Wisata Aik Rusa Berehun, pengunjung dapat merasakan pengalaman desa yang autentik. Seperti menangkap udang, ikan, dan kepiting menggunakan cara tradisional masyarakat lokal, dan menjelajahi jalur hiking menuju Bukit Tebalu Simpor Laki untuk menikmati panorama memukau khas Belitung dari ketinggian. Desa ini berhasil meraih penghargaan ASEAN Tourism Awards 2025 dalam kategori ASEAN Community-Based Tourism Award.
7. Kawasan Pecinan Glodok, Jakarta
Di jantung kota Jakarta, Kawasan Pecinan Glodok hadir sebagai jendela waktu yang menggabungkan tradisi, sejarah, dan cita rasa perpaduan Tionghoa-Betawi. Pengalaman ini bisa didapatkan pengunjung dengan menyusuri lorong-lorong penuh toko klasik hingga mengunjungi kelenteng bersejarah seperti Vihara Dharma Bhakti.
Selain itu, pengunjung juga akan dimanjakan dengan ramuan herbal, pernak-pernik budaya, dan jajanan legendaris yang menggugah selera di setiap sudut pasar. Kawasan yang berlokasi di Jakarta Barat ini telah meraih penghargaan ASEAN Tourism Awards 2025 dalam kategori ASEAN Public Toilet Award dan Wonderful Indonesia Award 2025 dalam kategori Toilet.
8. Desa Wisata Limbongan, Belitung Timur
Desa Wisata Limbongan di Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung menyuguhkan pesona alam yang memikat sekaligus tradisi lokal yang kaya. Magnet utama dari desa ini adalah Gunung Lumut yang telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark sejak 2021.
Masyarakat juga melakukan budi daya tanaman dan hewan melalui program Rumah Pangan Hidup yang bertujuan untuk memaksimalkan swasembada pangan rumah tangga.
Desa Wisata Taro menyimpan cerita menarik di setiap sudutnya yang memadukan keindahan alam, budaya, dan nilai spiritual. Rumah-rumah tradisional di Delodsema Village, Pura Agung Gunung Raung, hingga rumah konservasi lembu putih menjadi simbol yang tak dapat dilewatkan dari desa ini.
Wisatawan dapat menikmati beragam aktivitas, mulai dari trekking ke Air Terjun Yeh Pikat, belajar proses pembuatan perhiasan perak, dan menyaksikan ribuan kunang-kunang menari di The Fireflies Garden pada malam hari. Desa Wisata Taro juga telah diganjar penghargaan Best Tourism Villages Upgrade Program dari UNWTO pada 2023 danASEAN Tourism Awards 2025.
6. Desa Wisata Kreatif Terong, Belitung
Terletak di jalur utama pariwisata Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Desa Wisata Kreatif Terong menjadi bukti transformasi kawasan bekas tambang timah menjadi destinasi wisata yang memadukan alam dan edukasi.
Di Wisata Aik Rusa Berehun, pengunjung dapat merasakan pengalaman desa yang autentik. Seperti menangkap udang, ikan, dan kepiting menggunakan cara tradisional masyarakat lokal, dan menjelajahi jalur hiking menuju Bukit Tebalu Simpor Laki untuk menikmati panorama memukau khas Belitung dari ketinggian. Desa ini berhasil meraih penghargaan ASEAN Tourism Awards 2025 dalam kategori ASEAN Community-Based Tourism Award.
7. Kawasan Pecinan Glodok, Jakarta
Di jantung kota Jakarta, Kawasan Pecinan Glodok hadir sebagai jendela waktu yang menggabungkan tradisi, sejarah, dan cita rasa perpaduan Tionghoa-Betawi. Pengalaman ini bisa didapatkan pengunjung dengan menyusuri lorong-lorong penuh toko klasik hingga mengunjungi kelenteng bersejarah seperti Vihara Dharma Bhakti.
Selain itu, pengunjung juga akan dimanjakan dengan ramuan herbal, pernak-pernik budaya, dan jajanan legendaris yang menggugah selera di setiap sudut pasar. Kawasan yang berlokasi di Jakarta Barat ini telah meraih penghargaan ASEAN Tourism Awards 2025 dalam kategori ASEAN Public Toilet Award dan Wonderful Indonesia Award 2025 dalam kategori Toilet.
8. Desa Wisata Limbongan, Belitung Timur
Desa Wisata Limbongan di Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung menyuguhkan pesona alam yang memikat sekaligus tradisi lokal yang kaya. Magnet utama dari desa ini adalah Gunung Lumut yang telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark sejak 2021.
Masyarakat juga melakukan budi daya tanaman dan hewan melalui program Rumah Pangan Hidup yang bertujuan untuk memaksimalkan swasembada pangan rumah tangga.
Lihat Juga :