Libur Nataru, Ini Rekomendasi 9 Desa Wisata yang Layak Dikunjungi

Senin, 22 Desember 2025 - 18:48 WIB
loading...
Libur Nataru, Ini Rekomendasi...
Libur Nataru menjadi waktu tepat berkumpul bersama orang-orang tercinta. Salah satu destinasi yang sayang untuk dilewatkan adalah mengunjungi desa-desa wisata. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Libur Nataru menjadi kesempatan keluarga untuk menghilangkan penat sekaligus waktu tepat berkumpul bersama orang-orang tercinta. Banyak destinasi yang bisa dijadikan tempat refreshing, tentu tak harus yang mahal, yang penting otak bisa fresh.

Salah satu destinasi yang sayang untuk dilewatkan adalah mengunjungi desa-desa wisata . Berikut desa wisata yang direkomendasikan dapat dikunjungi.

1. Wisata Wayang Desa Wukirsari, Yogyakarta
Menyajikan perpaduan menarik antara keindahan alam dan kekayaan budaya. Di kampung ini, pengunjung dapat mempelajari proses pembuatan wayang kulit (menatah), menyaksikan pertunjukan wayang, bermain gamelan, hingga menikmati keseruan sepak bola sawah khas masyarakat setempat.

2. Desa Wisata Pentingsari, Yogyakarta
Desa Wisata Pentingsari menawarkan pengalaman unik yang memadukan keindahan alam, dan kearifan budaya. Pengunjung dapat tinggal bersama masyarakat setempat untuk merasakan kehidupan desa secara autentik melalui beragam aktivitas, mulai dari membatik, membuat wayang suket, hingga bercocok tanam. Keterlibatan aktif warga dalam pengembangan pariwisata berhasil mengantarkan Desa Wisata Pentingsari meraih penghargaan ASEAN Tourism Award 2023 dalam kategori community-based tourism. Baca juga: 12 Desa Wisata Unik di Indonesia, Nomor 3 Situs Kekayaan Dunia UNESCO

3. Wirawisata Goa Pindul, Yogyakarta
Wirawisata Goa Pindul membangkitkan jiwa petualang pengunjung dengan menyusuri gua dengan stalaktit dan stalagmit yang memukau sambil mengapung di atas sungai bawah tanah menggunakan ban pelampung sambil mengapung di atas sungai bawah tanah menggunakan ban pelampung. Destinasi ini juga menghadirkan pengalaman edukatif melalui program
Rumah Pangan Hidup yang mengajak pengunjung untuk belajar menanam bibit memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur mayur konsumsi sehari-hari, dan memanfaatkan sampah rumah tangga untuk diolah menjadi pupuk dan dijadikan media tanam.

4. Desa Wisata Hijau Bilebante, Lombok
Dulunya dikenal sebagai area tambang pasir, Desa Wisata Hijau Bilebante di Nusa Tenggara Barat kini telah bertransformasi menjadi destinasi yang asri dan menenangkan.

Di tengah hamparan sawah yang hijau, pengunjung dapat menikmati spa dan pijat tradisional dengan sentuhan rempah-rempah alami khas desa. Bagi pecinta petualangan, sensasi menjelajah persawahan dengan ATV atau sepeda menambah keseruan pengalaman.

Desa Wisata Hijau Bilebante berhasil meraih berbagai penghargaan, termasuk Best Tourism Villages Upgrade Program dari UNWTO pada 2023, ASEAN Tourism Awards 2025, serta predikat Juara Umum dalam kategori Desa Wisata di Wonderful Indonesia Award 2025 dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

5. Desa Wisata Taro, Bali
Desa Wisata Taro menyimpan cerita menarik di setiap sudutnya yang memadukan keindahan alam, budaya, dan nilai spiritual. Rumah-rumah tradisional di Delodsema Village, Pura Agung Gunung Raung, hingga rumah konservasi lembu putih menjadi simbol yang tak dapat dilewatkan dari desa ini.

Wisatawan dapat menikmati beragam aktivitas, mulai dari trekking ke Air Terjun Yeh Pikat, belajar proses pembuatan perhiasan perak, dan menyaksikan ribuan kunang-kunang menari di The Fireflies Garden pada malam hari. Desa Wisata Taro juga telah diganjar penghargaan Best Tourism Villages Upgrade Program dari UNWTO pada 2023 danASEAN Tourism Awards 2025.

6. Desa Wisata Kreatif Terong, Belitung
Terletak di jalur utama pariwisata Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Desa Wisata Kreatif Terong menjadi bukti transformasi kawasan bekas tambang timah menjadi destinasi wisata yang memadukan alam dan edukasi.

Di Wisata Aik Rusa Berehun, pengunjung dapat merasakan pengalaman desa yang autentik. Seperti menangkap udang, ikan, dan kepiting menggunakan cara tradisional masyarakat lokal, dan menjelajahi jalur hiking menuju Bukit Tebalu Simpor Laki untuk menikmati panorama memukau khas Belitung dari ketinggian. Desa ini berhasil meraih penghargaan ASEAN Tourism Awards 2025 dalam kategori ASEAN Community-Based Tourism Award.

7. Kawasan Pecinan Glodok, Jakarta
Di jantung kota Jakarta, Kawasan Pecinan Glodok hadir sebagai jendela waktu yang menggabungkan tradisi, sejarah, dan cita rasa perpaduan Tionghoa-Betawi. Pengalaman ini bisa didapatkan pengunjung dengan menyusuri lorong-lorong penuh toko klasik hingga mengunjungi kelenteng bersejarah seperti Vihara Dharma Bhakti.

Selain itu, pengunjung juga akan dimanjakan dengan ramuan herbal, pernak-pernik budaya, dan jajanan legendaris yang menggugah selera di setiap sudut pasar. Kawasan yang berlokasi di Jakarta Barat ini telah meraih penghargaan ASEAN Tourism Awards 2025 dalam kategori ASEAN Public Toilet Award dan Wonderful Indonesia Award 2025 dalam kategori Toilet.

8. Desa Wisata Limbongan, Belitung Timur
Desa Wisata Limbongan di Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung menyuguhkan pesona alam yang memikat sekaligus tradisi lokal yang kaya. Magnet utama dari desa ini adalah Gunung Lumut yang telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark sejak 2021.

Masyarakat juga melakukan budi daya tanaman dan hewan melalui program Rumah Pangan Hidup yang bertujuan untuk memaksimalkan swasembada pangan rumah tangga.

9. Desa Wisata Kelubi, Belitung Timur
Desa Wisata Kelubi menjadi destinasi ideal bagi penggemar aktivitas outdoor. Rasakan aktivitas yang memacu adrenalin seperti trekking, trail running, hingga camping di alam terbuka yang asri.

Bagi pecinta petualangan malam, desa ini juga menawarkan paket “wildlife” untuk mengamati satwa nokturnal seperti tarsius, musang, kelaras, dan kunang-kunang. Selain itu, wisatawan juga bisa mendapatkan pengalaman unik dengan mengikuti tradisi Makan Bedulang, aktivitas makan bersama beralaskan daun yang menyajikan nasi randau dan beragam lauk pauk nan kaya cita rasa.

Sembilan desa wisata tersebut di atas merupakan Desa Bakti BCA mendapatkan promo spektakuler untuk tiket masuk melalui fitur Lifestyle di aplikasi myBCA. Program diskon 30% masuk destinasi Desa Bakti BCA ini berlaku untuk periode 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Baca juga: Puncak Arus Mudik Nataru, Bandara Soetta Dipadati 194 Ribu Penumpang dengan 1.146 Penerbangan

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, desa wisata memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Mereka secara konsisten menjalankan serangkaian program pembinaan dan pemberdayaan, termasuk promosi, di Desa Bakti BCA agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

”Sebagai bagian dari upaya ini, BCA menghadirkan diskon spesial paket wisata di Desa Bakti BCA untuk memudahkan masyarakat menikmati pengalaman wisata yang berkesan, terutama pada momen liburan akhir tahun,” katanya, Senin (22/12/2025)

Menurutnya, tren kunjungan wisata ke desa-desa wisata terus menunjukkan peningkatan. Secara khusus, pertumbuhan angka wisatawan di Desa Bakti BCA tumbuh sekitar 11% YoY sepanjang 2024.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Liburan Sekolah, Berbagai...
Liburan Sekolah, Berbagai Hotel dan Resor Ini Hadirkan Program Unik bagi Keluarga
Liburan ke Eropa Makin...
Liburan ke Eropa Makin Terjangkau, Ini Destinasi Favorit dan Tips Hemat untuk Pemula
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Bukan Sekadar Tempat...
Bukan Sekadar Tempat Liburan, Tanjung Lesung Punya Potensi Jadi Sanctuary
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
Rekomendasi
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Namanya Dicatut BEM...
Namanya Dicatut BEM Bersatu, FISIP Unas Tegaskan Tak Punya BEM Fakultas
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Berita Terkini
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Pernikahan Jennifer...
Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Digarap EO Milik Thariq Halilintar
Rahasia Kelam di Balik...
Rahasia Kelam di Balik Vila Terpencil dalam Microdrama The Villa Girl's Secret V+Short
Wakili Kaum Muda, Joshua...
Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
Kisah Seru Benci Jadi...
Kisah Seru Benci Jadi Cinta di Microdrama The Scholarship Boy Stole My Heart V+Short
Tom Holland Akhirnya...
Tom Holland Akhirnya Buka Suara, Akui Sudah Menikah dengan Zendaya
Infografis
Bersiap Perang, Ini...
Bersiap Perang, Ini 9 Rudal Iran yang Mampu Hajar Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved