Dari LUP ke No Money No LUP: Evolusi Jati Diri dan Manifesto Baru Modern Rock Makassar
Selasa, 23 Desember 2025 - 06:00 WIB
loading...
Band modern rock asal Makassar, No Money No LUP (NMNL), kembali menegaskan eksistensinya di industri musik Indonesia setelah hampir dua dekade perjalanan. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Band modern rock asal Makassar, No Money No LUP (NMNL), kembali menegaskan eksistensinya di industri musik Indonesia setelah hampir dua dekade perjalanan. Band yang sebelumnya dikenal dengan nama LUP ini menandai fase baru dengan identitas musikal yang lebih matang, reflektif, dan relevan dengan realitas pendengar dewasa.
No Money No LUP pertama kali terbentuk pada 2006 melalui ajang pencarian bakat Dreamband 3. Dalam perjalanannya, band ini mengalami berbagai dinamika, mulai dari perubahan formasi, masa jeda, hingga proses pendewasaan personal para personelnya. Setelah melalui fase tersebut, formasi awal kembali utuh dengan Gunawan (vokal), Idhiel FR (bass), Dudy (gitar), Acha (gitar), dan Andre (drum).
Perubahan nama dari LUP menjadi No Money No LUP tidak sekadar penyesuaian identitas, melainkan representasi dari cara pandang baru dalam bermusik. Secara musikal, NMNL kini bergerak di ranah modern rock dan pop-rock alternatif, dengan pendekatan lirik yang menjauh dari romantisasi berlebihan. Tema yang diangkat mencakup ego, jarak emosional, relasi yang tidak selalu ideal, hingga proses menerima kenyataan hidup.
Arah tersebut tercermin dalam empat single terbaru mereka, yakni “Lose Your Ego”, “Bukan Rama Sinta”, “Menunggu Tanpa Akhir”, dan “Tak Akan Kembali”. Keempat lagu ini merekam potret kehidupan usia dewasa, ketika banyak keputusan tidak lagi sederhana dan emosi sering kali harus dihadapi secara sunyi.
Gunawan, vokalis sekaligus salah satu pendiri band, menyampaikan bahwa perjalanan panjang tersebut mengubah cara pandang No Money No LUP terhadap musik. Menurutnya, band kini tidak lagi berfokus pada ambisi popularitas instan.
“Kami tidak ingin terlihat heroik atau membuat cerita cinta yang berlebihan. Kami hanya ingin jujur, karena banyak orang dewasa berada di fase hidup yang sama—mencoba memahami diri sendiri. Jika lagu-lagu kami bisa menemani proses itu, itu sudah cukup,” ujar Gunawan.
Sejak kembali aktif pada 2021 dan mulai menggarap materi baru pada 2023, No Money No LUP memantapkan langkah melalui distribusi digital serta memperluas jangkauan publikasi nasional. Di tengah industri musik yang kerap menuntut sensasi dan kecepatan, band ini memilih berjalan dengan ritme sendiri—menjadikan kejujuran sebagai fondasi utama karya mereka.
No Money No LUP pertama kali terbentuk pada 2006 melalui ajang pencarian bakat Dreamband 3. Dalam perjalanannya, band ini mengalami berbagai dinamika, mulai dari perubahan formasi, masa jeda, hingga proses pendewasaan personal para personelnya. Setelah melalui fase tersebut, formasi awal kembali utuh dengan Gunawan (vokal), Idhiel FR (bass), Dudy (gitar), Acha (gitar), dan Andre (drum).
Perubahan nama dari LUP menjadi No Money No LUP tidak sekadar penyesuaian identitas, melainkan representasi dari cara pandang baru dalam bermusik. Secara musikal, NMNL kini bergerak di ranah modern rock dan pop-rock alternatif, dengan pendekatan lirik yang menjauh dari romantisasi berlebihan. Tema yang diangkat mencakup ego, jarak emosional, relasi yang tidak selalu ideal, hingga proses menerima kenyataan hidup.
Arah tersebut tercermin dalam empat single terbaru mereka, yakni “Lose Your Ego”, “Bukan Rama Sinta”, “Menunggu Tanpa Akhir”, dan “Tak Akan Kembali”. Keempat lagu ini merekam potret kehidupan usia dewasa, ketika banyak keputusan tidak lagi sederhana dan emosi sering kali harus dihadapi secara sunyi.
Gunawan, vokalis sekaligus salah satu pendiri band, menyampaikan bahwa perjalanan panjang tersebut mengubah cara pandang No Money No LUP terhadap musik. Menurutnya, band kini tidak lagi berfokus pada ambisi popularitas instan.
“Kami tidak ingin terlihat heroik atau membuat cerita cinta yang berlebihan. Kami hanya ingin jujur, karena banyak orang dewasa berada di fase hidup yang sama—mencoba memahami diri sendiri. Jika lagu-lagu kami bisa menemani proses itu, itu sudah cukup,” ujar Gunawan.
Sejak kembali aktif pada 2021 dan mulai menggarap materi baru pada 2023, No Money No LUP memantapkan langkah melalui distribusi digital serta memperluas jangkauan publikasi nasional. Di tengah industri musik yang kerap menuntut sensasi dan kecepatan, band ini memilih berjalan dengan ritme sendiri—menjadikan kejujuran sebagai fondasi utama karya mereka.
(dra)
Lihat Juga :