Sambut Natal 2025, BIG Records Asia & JQ Composey Hadirkan Pesan Harapan Lewat Single FooDoMore Christmas Hope
Senin, 22 Desember 2025 - 23:22 WIB
loading...
Menyambut momen Natal dan Tahun Baru 2025, BIG Records Asia bersama JQ Composey secara resmi merilis single spesial bertajuk Christmas Hope dari FooDoMore. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menyambut momen Natal dan Tahun Baru 2025, BIG Records Asia bersama JQ Composey secara resmi merilis single spesial bertajuk “Christmas Hope” dari band pop/dream pop asal Bandung, FooDoMore. Lagu ini diproduksi secara khusus sebagai karya tematik akhir tahun yang membawa pesan harapan, refleksi, dan kehangatan bagi para pendengar.
Peluncuran “Christmas Hope” menjadi bagian dari rangkaian aktivitas BIG Records Asia dan JQ Composey menjelang penutupan tahun. Momen perkenalan lagu ini juga ditandai dengan sesi photo op yang dilakukan di Hotel Nikko Osaka, Jepang, bertepatan dengan kunjungan kerja manajemen bersama para mitra, sebagai simbol langkah global dan kolaboratif dalam perjalanan musik FooDoMore.
Isra Ruddin – CEO BIG Records Asia & JQ Composey, menyampaikan “Christmas Hope kami hadirkan sebagai lagu spesial penutup tahun yang merefleksikan semangat Natal dan harapan baru. Di BIG Records Asia dan JQ Composey, kami percaya musik memiliki peran penting dalam menemani momen-momen personal pendengar. Lagu ini menjadi wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan karya yang tidak hanya relevan secara musikal, tetapi juga memiliki kedalaman emosional. Atas nama IRCOMM Group, kami mengucapkan Selamat Natal 2025 dan Selamat Menyambut Tahun Baru 2026—semoga damai, harapan, dan kasih senantiasa menyertai setiap langkah kita.”
Dengan nuansa indie pop yang lembut berpadu sentuhan dream pop, “Christmas Hope” menghadirkan harmoni hangat dan atmosfer yang menenangkan. Lagu ini dirancang untuk menemani berbagai momen reflektif akhir tahun, mulai dari perjalanan pulang ke kampung halaman, malam Natal bersama keluarga, hingga saat-saat hening menyambut tahun yang baru. Melalui lirik yang emosional dan melodi yang intim, lagu ini mengajak pendengar berdamai dengan masa lalu dan menatap masa depan dengan keyakinan.
FooDoMore, mengungkapkan:“Christmas Hope kami tulis dari banyak cerita yang kami dengar dan alami—tentang kegelisahan hidup, tekanan yang tak selalu terlihat, hubungan yang merenggang, hingga momen ketika iman terasa rapuh. Lagu ini adalah tentang keberanian untuk percaya lagi. Kami ingin lagu ini menjadi tempat bernaung bagi siapa pun yang sedang berjuang, sekaligus pengingat bahwa Natal selalu membawa pesan: tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai.”
Sejak hari perilisannya, “Christmas Hope” langsung mendapatkan sambutan positif dari ekosistem digital. Lagu ini berhasil masuk ke sejumlah editorial playlist bergengsi, di antaranya Spotify New Music Friday, Spotify Suara Natal Indonesia, serta YouTube Music RELEASED, dan berbagai kurasi tematik akhir tahun lainnya. Pencapaian ini menegaskan posisi FooDoMore sebagai band yang konsisten menghadirkan karya relevan, sekaligus memperkuat rekam jejak BIG Records Asia dan JQ Composey dalam mendistribusikan rilisan berkualitas ke pasar musik global.
Sunu Prasasti Aji – A&R Director BIG Records Asia, menambahkan: “Pendekatan produksi di ‘Christmas Hope’ merepresentasikan arah musikal BIG Records Asia ke depan. Kami semakin menekankan kejujuran emosi, kekuatan lirik, dan ruang musikal yang intim agar pendengar benar-benar bisa terhubung dengan lagu. Strategi ini akan kami lanjutkan di tahun 2026, khususnya melalui pengembangan genre balada, di mana cerita dan rasa menjadi pusat karya. Kami ingin setiap rilisan bukan hanya terdengar baik, tetapi juga terasa dekat dan relevan dengan perjalanan hidup pendengarnya.”
Komitmen BIG Records Asia & Arah Musik ke Depan
Selama periode 2024–2025, BIG Records Asia secara konsisten memproduksi dan mendistribusikan puluhan lagu ke seluruh digital streaming platform dunia melalui kerja sama dengan agregator musik asal Amerika Serikat, The Orchard. Sepanjang tahun 2025, berbagai rilisan BIG Records Asia juga berhasil menembus editorial playlist bergengsi di Spotify, YouTube Music, dan platform digital lainnya—menjadi indikator kuat atas kualitas produksi, konsistensi kurasi, serta relevansi karya para talent BIG Records Asia di tengah dinamika industri musik digital.
Memasuki tahun 2026, BIG Records Asia menetapkan arah strategis dengan memfokuskan pengembangan katalog pada genre musik balada—genre yang menekankan kekuatan emosi, lirik, dan kedekatan personal dengan pendengar. Pendekatan ini dipilih sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan audiens terhadap karya-karya yang reflektif, jujur, dan relevan dengan pengalaman hidup sehari-hari, terutama di era konsumsi musik berbasis cerita dan suasana.
Pada kuartal pertama 2026, BIG Records Asia telah menjadwalkan perilisan karya terbaru dari sejumlah talenta yang telah memberi warna kuat di industri musik sepanjang 2025, antara lain VITANOVA, CALMA, R-PRO, FooDoMore, serta solois ANNASTA dan FEBREE. Selain itu, BIG Records Asia juga akan memperkenalkan penyanyi solo pendatang baru perempuan, KEYSHARIQ, sebagai bagian dari regenerasi artistik label dan upaya menghadirkan suara baru yang segar namun tetap memiliki kedalaman musikal.
Satria Pinandita – Managing Director BIG Records Asia & JQ Composey, menutup “Arah musik BIG Records Asia ke depan kami bangun dengan kesadaran bahwa industri terus berubah, namun kebutuhan pendengar akan kejujuran emosional tetap sama. Fokus pada genre balada di 2026 adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan karya yang tidak sekadar mengikuti tren, tetapi memiliki umur panjang dan nilai artistik. Kami ingin BIG Records Asia menjadi rumah bagi musik yang tumbuh bersama pendengarnya—relevan hari ini, dan tetap bermakna di masa depan.”
Peluncuran “Christmas Hope” menjadi bagian dari rangkaian aktivitas BIG Records Asia dan JQ Composey menjelang penutupan tahun. Momen perkenalan lagu ini juga ditandai dengan sesi photo op yang dilakukan di Hotel Nikko Osaka, Jepang, bertepatan dengan kunjungan kerja manajemen bersama para mitra, sebagai simbol langkah global dan kolaboratif dalam perjalanan musik FooDoMore.
Isra Ruddin – CEO BIG Records Asia & JQ Composey, menyampaikan “Christmas Hope kami hadirkan sebagai lagu spesial penutup tahun yang merefleksikan semangat Natal dan harapan baru. Di BIG Records Asia dan JQ Composey, kami percaya musik memiliki peran penting dalam menemani momen-momen personal pendengar. Lagu ini menjadi wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan karya yang tidak hanya relevan secara musikal, tetapi juga memiliki kedalaman emosional. Atas nama IRCOMM Group, kami mengucapkan Selamat Natal 2025 dan Selamat Menyambut Tahun Baru 2026—semoga damai, harapan, dan kasih senantiasa menyertai setiap langkah kita.”
Dengan nuansa indie pop yang lembut berpadu sentuhan dream pop, “Christmas Hope” menghadirkan harmoni hangat dan atmosfer yang menenangkan. Lagu ini dirancang untuk menemani berbagai momen reflektif akhir tahun, mulai dari perjalanan pulang ke kampung halaman, malam Natal bersama keluarga, hingga saat-saat hening menyambut tahun yang baru. Melalui lirik yang emosional dan melodi yang intim, lagu ini mengajak pendengar berdamai dengan masa lalu dan menatap masa depan dengan keyakinan.
FooDoMore, mengungkapkan:“Christmas Hope kami tulis dari banyak cerita yang kami dengar dan alami—tentang kegelisahan hidup, tekanan yang tak selalu terlihat, hubungan yang merenggang, hingga momen ketika iman terasa rapuh. Lagu ini adalah tentang keberanian untuk percaya lagi. Kami ingin lagu ini menjadi tempat bernaung bagi siapa pun yang sedang berjuang, sekaligus pengingat bahwa Natal selalu membawa pesan: tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai.”
Sejak hari perilisannya, “Christmas Hope” langsung mendapatkan sambutan positif dari ekosistem digital. Lagu ini berhasil masuk ke sejumlah editorial playlist bergengsi, di antaranya Spotify New Music Friday, Spotify Suara Natal Indonesia, serta YouTube Music RELEASED, dan berbagai kurasi tematik akhir tahun lainnya. Pencapaian ini menegaskan posisi FooDoMore sebagai band yang konsisten menghadirkan karya relevan, sekaligus memperkuat rekam jejak BIG Records Asia dan JQ Composey dalam mendistribusikan rilisan berkualitas ke pasar musik global.
Sunu Prasasti Aji – A&R Director BIG Records Asia, menambahkan: “Pendekatan produksi di ‘Christmas Hope’ merepresentasikan arah musikal BIG Records Asia ke depan. Kami semakin menekankan kejujuran emosi, kekuatan lirik, dan ruang musikal yang intim agar pendengar benar-benar bisa terhubung dengan lagu. Strategi ini akan kami lanjutkan di tahun 2026, khususnya melalui pengembangan genre balada, di mana cerita dan rasa menjadi pusat karya. Kami ingin setiap rilisan bukan hanya terdengar baik, tetapi juga terasa dekat dan relevan dengan perjalanan hidup pendengarnya.”
Komitmen BIG Records Asia & Arah Musik ke Depan
Selama periode 2024–2025, BIG Records Asia secara konsisten memproduksi dan mendistribusikan puluhan lagu ke seluruh digital streaming platform dunia melalui kerja sama dengan agregator musik asal Amerika Serikat, The Orchard. Sepanjang tahun 2025, berbagai rilisan BIG Records Asia juga berhasil menembus editorial playlist bergengsi di Spotify, YouTube Music, dan platform digital lainnya—menjadi indikator kuat atas kualitas produksi, konsistensi kurasi, serta relevansi karya para talent BIG Records Asia di tengah dinamika industri musik digital.
Memasuki tahun 2026, BIG Records Asia menetapkan arah strategis dengan memfokuskan pengembangan katalog pada genre musik balada—genre yang menekankan kekuatan emosi, lirik, dan kedekatan personal dengan pendengar. Pendekatan ini dipilih sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan audiens terhadap karya-karya yang reflektif, jujur, dan relevan dengan pengalaman hidup sehari-hari, terutama di era konsumsi musik berbasis cerita dan suasana.
Pada kuartal pertama 2026, BIG Records Asia telah menjadwalkan perilisan karya terbaru dari sejumlah talenta yang telah memberi warna kuat di industri musik sepanjang 2025, antara lain VITANOVA, CALMA, R-PRO, FooDoMore, serta solois ANNASTA dan FEBREE. Selain itu, BIG Records Asia juga akan memperkenalkan penyanyi solo pendatang baru perempuan, KEYSHARIQ, sebagai bagian dari regenerasi artistik label dan upaya menghadirkan suara baru yang segar namun tetap memiliki kedalaman musikal.
Satria Pinandita – Managing Director BIG Records Asia & JQ Composey, menutup “Arah musik BIG Records Asia ke depan kami bangun dengan kesadaran bahwa industri terus berubah, namun kebutuhan pendengar akan kejujuran emosional tetap sama. Fokus pada genre balada di 2026 adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan karya yang tidak sekadar mengikuti tren, tetapi memiliki umur panjang dan nilai artistik. Kami ingin BIG Records Asia menjadi rumah bagi musik yang tumbuh bersama pendengarnya—relevan hari ini, dan tetap bermakna di masa depan.”
(dra)
Lihat Juga :