Band POND Sebut Soundrenaline 2025 Kembalikan Roh Festival, Usung Konsep Sana Sini
Selasa, 23 Desember 2025 - 08:48 WIB
loading...
Penampilan band psychedelic rock asal Australia, POND di Soundrenaline 2025 tidak hanya meninggalkan kesan mendalam. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Penampilan band psychedelic rock asal Australia, POND di Soundrenaline 2025 tidak hanya meninggalkan kesan mendalam. Ajang ini dinilai telah mengembalikan roh salah satu festival musik di Indonesia ini.
Melalui konsep “Sana Sini”, Soundrenaline tahun ini menghadirkan format multi-kota dan multi-venue yang dinilai mampu menghidupkan kembali esensi pertunjukan musik yang lebih dekat dan personal, digelar di sejumlah kota di Indonesia, dimulai Makassar pada 16 November, berlanjut ke Medan pada 22 November, Bandung pada 29 November, Palembang pada 6 Desember, dan ditutup dengan perayaan puncak selama empat hari di Jakarta pada 18–21 Desember 2025.
Pendekatan ini menjadi upaya penyelenggara untuk keluar dari pola festival terpusat dan menciptakan pengalaman yang lebih relevan dengan karakter tiap kota.
Bagi POND, format tersebut menghadirkan ruang yang lebih hidup bagi musisi dan penonton. Jamie Terry, pemain bass POND, menilai pendekatan ini sebagai langkah berani yang mampu menjaga energi pertunjukan rock agar tidak tereduksi oleh skala panggung yang terlalu besar.
Nick Allbrook, vokalis POND mengatakan konsep baru festival Soundrenaline tahun ini memberikan perspektif segar mengenai bagaimana sebuah festival skala besar seharusnya beroperasi.
Dengan mengusung tema "Sana Sini", Soundrenaline berupaya mendobrak batasan festival konvensional melalui pendekatan desentralisasi yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Konsep multi-kota dan multi-lokasi yang diterapkan Soundrenaline tahun ini dirancang untuk menciptakan kedekatan yang lebih organik antara musisi dan audiens.
Bagi Jamie Terry, sang pemain bass POND, langkah ini adalah sebuah keberanian yang perlu diapresiasi karena mampu menangkap esensi sejati dari pertunjukan musik rock yang seringkali hilang di panggung-panggung terbuka yang terlalu luas.
Melalui konsep “Sana Sini”, Soundrenaline tahun ini menghadirkan format multi-kota dan multi-venue yang dinilai mampu menghidupkan kembali esensi pertunjukan musik yang lebih dekat dan personal, digelar di sejumlah kota di Indonesia, dimulai Makassar pada 16 November, berlanjut ke Medan pada 22 November, Bandung pada 29 November, Palembang pada 6 Desember, dan ditutup dengan perayaan puncak selama empat hari di Jakarta pada 18–21 Desember 2025.
Pendekatan ini menjadi upaya penyelenggara untuk keluar dari pola festival terpusat dan menciptakan pengalaman yang lebih relevan dengan karakter tiap kota.
Bagi POND, format tersebut menghadirkan ruang yang lebih hidup bagi musisi dan penonton. Jamie Terry, pemain bass POND, menilai pendekatan ini sebagai langkah berani yang mampu menjaga energi pertunjukan rock agar tidak tereduksi oleh skala panggung yang terlalu besar.
Nick Allbrook, vokalis POND mengatakan konsep baru festival Soundrenaline tahun ini memberikan perspektif segar mengenai bagaimana sebuah festival skala besar seharusnya beroperasi.
Dengan mengusung tema "Sana Sini", Soundrenaline berupaya mendobrak batasan festival konvensional melalui pendekatan desentralisasi yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Konsep multi-kota dan multi-lokasi yang diterapkan Soundrenaline tahun ini dirancang untuk menciptakan kedekatan yang lebih organik antara musisi dan audiens.
Bagi Jamie Terry, sang pemain bass POND, langkah ini adalah sebuah keberanian yang perlu diapresiasi karena mampu menangkap esensi sejati dari pertunjukan musik rock yang seringkali hilang di panggung-panggung terbuka yang terlalu luas.
Lihat Juga :