Michelle Ziudith Jalani Perawatan Invisalign, Perbaiki Posisi Gigi
Selasa, 23 Desember 2025 - 09:00 WIB
loading...
Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, perawatan gigi menjadi salah satu bagian penting. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, perawatan gigi menjadi salah satu bagian penting. Salah satunya dirasakan artis Michelle Ziudith.
Bintang film London Love Story ini baru saja menjalani Invisalign, metode perawatan ortodontik yang menggunakan alat aligner transparan dan dapat dilepas untuk memperbaiki posisi gigi yang tidak rata atau tidak sejajar.
Invisalign menjadi alternatif dari perawatan ortodontik tradisional yang menggunakan kawat dan bracket.
“Aku memutuskan menjalani Invisalign di Dokgi karena penjelasannya sangat jelas dan menyeluruh. Dari awal sudah dijelaskan rencana perawatannya secara detail. Sekarang baru berjalan 22 aligner, tapi aku sudah merasakan perubahan yang signifikan dan sesuai dengan yang direncanakan,” kata Michelle Ziudith.
Namun, Michelle Ziudith sempat mendapat evaluasi dari Dokgi Dental Clinic di BSD, Tangerang Selatan terkait kondisi gigi dan rahangnya dan dilakukan perencanaan perawatan yang disusun secara detail sejak awal.
Lebih lanjut, drg. Indriani Kusno, DiplClinDent (Orth), MSc Orth (UK), Invisalign Specialist di Indonesia sekaligus Head of Invisalign di Dokgi Dental Clinic menjelaskan bahwa pendekatan perawatan difokuskan tidak hanya pada kerapihan susunan gigi, tetapi juga pada fungsi rahang serta keseimbangan wajah melalui konsep face changing orthodontic.
“Susunan gigi yang tidak ideal dapat memengaruhi distribusi beban kunyah. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak pada sendi rahang dan kesehatan mulut secara keseluruhan. Karena itu, perawatan orthodontic seharusnya tidak berhenti pada tampilan, tetapimemastikan fungsi bekerja dengan baik,” tutur drg. Indriani Kusno.
Untuk mengatasi berbagai masalah yang ada, pihaknya memanfaatkan teknologi perencanaan digital Invisalign dalam menyusun rencana perawatan yang presisi dan efisien sejak awal, sehingga setiap pergerakan gigi dapat diprediksi dan dikontrol secara bertahap. Selain itu, aligner yang dapat dilepas pasang membantu pasien menjaga kebersihan gigi dan gusi dengan lebih optimal dibandingkan kawat gigi konvensional
Pendekatan ini menjadi salah satu alasan mengapa Dokgi Dental Clinic dikenal sebagai rujukan perawatan Invisalign di BSD dengan perencanaan yang terstruktur dan efisien, khususnya bagi pasien dengan kebutuhan kompleks maupun jadwal yang padat.
Pendekatan orthodontic berbasis fungsi ini juga relevan untuk berbagai kelompok usia—mulai dari anak-anak untuk membantu mengarahkan pertumbuhan rahang, hingga pasien dewasa dan lanjut usia yang ingin menjaga fungsi kunyah dan kenyamanan sehari-hari.
Melalui prinsip “Designed by technology, perfected by specialist," pihaknya berkomitmen menghadirkan perawatan orthodontic yang aman, nyaman, dan berdampak jangka panjang bagi kesehatan gigi dan rahang.
Bintang film London Love Story ini baru saja menjalani Invisalign, metode perawatan ortodontik yang menggunakan alat aligner transparan dan dapat dilepas untuk memperbaiki posisi gigi yang tidak rata atau tidak sejajar.
Invisalign menjadi alternatif dari perawatan ortodontik tradisional yang menggunakan kawat dan bracket.
“Aku memutuskan menjalani Invisalign di Dokgi karena penjelasannya sangat jelas dan menyeluruh. Dari awal sudah dijelaskan rencana perawatannya secara detail. Sekarang baru berjalan 22 aligner, tapi aku sudah merasakan perubahan yang signifikan dan sesuai dengan yang direncanakan,” kata Michelle Ziudith.
Namun, Michelle Ziudith sempat mendapat evaluasi dari Dokgi Dental Clinic di BSD, Tangerang Selatan terkait kondisi gigi dan rahangnya dan dilakukan perencanaan perawatan yang disusun secara detail sejak awal.
Lebih lanjut, drg. Indriani Kusno, DiplClinDent (Orth), MSc Orth (UK), Invisalign Specialist di Indonesia sekaligus Head of Invisalign di Dokgi Dental Clinic menjelaskan bahwa pendekatan perawatan difokuskan tidak hanya pada kerapihan susunan gigi, tetapi juga pada fungsi rahang serta keseimbangan wajah melalui konsep face changing orthodontic.
“Susunan gigi yang tidak ideal dapat memengaruhi distribusi beban kunyah. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak pada sendi rahang dan kesehatan mulut secara keseluruhan. Karena itu, perawatan orthodontic seharusnya tidak berhenti pada tampilan, tetapimemastikan fungsi bekerja dengan baik,” tutur drg. Indriani Kusno.
Untuk mengatasi berbagai masalah yang ada, pihaknya memanfaatkan teknologi perencanaan digital Invisalign dalam menyusun rencana perawatan yang presisi dan efisien sejak awal, sehingga setiap pergerakan gigi dapat diprediksi dan dikontrol secara bertahap. Selain itu, aligner yang dapat dilepas pasang membantu pasien menjaga kebersihan gigi dan gusi dengan lebih optimal dibandingkan kawat gigi konvensional
Pendekatan ini menjadi salah satu alasan mengapa Dokgi Dental Clinic dikenal sebagai rujukan perawatan Invisalign di BSD dengan perencanaan yang terstruktur dan efisien, khususnya bagi pasien dengan kebutuhan kompleks maupun jadwal yang padat.
Pendekatan orthodontic berbasis fungsi ini juga relevan untuk berbagai kelompok usia—mulai dari anak-anak untuk membantu mengarahkan pertumbuhan rahang, hingga pasien dewasa dan lanjut usia yang ingin menjaga fungsi kunyah dan kenyamanan sehari-hari.
Melalui prinsip “Designed by technology, perfected by specialist," pihaknya berkomitmen menghadirkan perawatan orthodontic yang aman, nyaman, dan berdampak jangka panjang bagi kesehatan gigi dan rahang.
(dra)
Lihat Juga :